Menonton Film Wide Awake, Kim Myung Min

Menonton Film Wide Awake, Kim Myung Min

Film Wide Awake adalah film asal Korea yang rilis pada tahun 2007 dan dibintangi oleh Kim Myung Min. Film ini bercerita tentang seorang bocah yang berusia 9 tahun yang dioperasi. Namanya Sang U. Namun pada saat itu dokter yang bertugas kurang teliti dan membius Sang U tidak sempurna. Sehingga Sang U yang dibius hanya mati gerak tapi tidak mati rasa. Sehingga pada saat operasi Sang U masih merasa sakit dan mendengar semua bunyi. Baik itu bunyi mesin bahkan candaan dokter-dokter yang sedang mengoperasi. Bisa-bisanya ya operasi sambil bercanda?

Sang U akhirnya sembuh. Namun dia menjadi psikopat. Dia juga menaruh dendam pada dokter-dokter yang mengoperasi dia kala itu. Akhirnya dia memutuskan menjadi dokter sekaligus hipnoterapis. Dan ketika dia menjadi dokter yang sekaligus hipnoterapis itulah dia kemudian membunuh banyak orang yang terkait dengan keluarga dokter yang mengoperasi dia saat berusia 9 tahun. Kim Myung Min di film ini menjadi dr. Jaeng U, anak dari dokter Ryu yang mengoperasi Sang U.

Wide Awake memberi pelajaran moral yang sangat dalam. Pesan instrinsik yang disampaikan dalam film ini adalah bahwa kesalahan sekecil apapun bisa berdampak luar biasa. Jika tidak kepada diri sendiri akan berdampak pada orang lain. Seperti halnya harga banyaknya nyawa yang harus dibayar dr. Ryu di masa yang akan datang atas kelalaian kecilnya atau ketidaktelitiannya.

Kita mungkin sering kali bersikap abai dan menyepelekan kesalahan yang kita perbuat. Berdalih bahwa orang lain juga melakukan kesalahan yang sama bahkan merasa kesalahan kita jauh lebih kecil dibanding orang lain. Kita mungkin sering kali hilang kendali saat lidah memainkan kata. Tapi sebenarnya kita menyadari bahwa sebenarnya kita melakukan kesalahan, atau kita menyadari bahwa kita tidak berkata jujur, namun kita mengatakan pada diri sendiri, “cuma gitu aja kok, nggak masalah” padahal itu berdampak pada orang lain.

Ada lagi film berjudul The Miracle in Cell Number Seven. Film ini bercerita tentang seorang juru parkir yang gagap yang dihukum mati karena dituduh membunuh dan memperkosa gadis di bawah umur.

Kejadiannya berawal ketika dia melihat seorang gadis kecil tergeletak di ujung gang. Gadis kecil tersebut aslinya terpeleset dan tertimpa batu penahan atap, dan meninggal. Lelaki itu segera memberinya pertolongan dengan memberi nafas buatan. Namun seorang perempuan baruh baya melihatnya dan mengira lelaki itu sedang berbuat mesum. Wanita itu lantas berteriak minta tolong sambil men-judge si lelaki adalah kriminal. Dan pada akhirnya, karena lelaki itu gagap, dia tidak bisa menjelaskan kejadian yang sebenarnya, lantas dia dihukum mati. Padahal dia sendiri memiliki anak TK dan istrinya sudah meninggal. Bagaimana nasib anaknya? Bukankah si wanita paruh baya tadi telah menghancurkan nasib anak si lelaki gagap? 

Film ini juga memberi pelajaran moral yang sangat bagus. Jangan sampai karena mulut kita berkombinasi dengan ketidaktahuan dilanjutkan kesewenang-wenangan menyimpulkan sekehendak persepsi sendiri, menjadi jalan kehancuran orang lain. Bagaimana kita akan mempertanggungjawabkan di akhirat kelak?

Mungkin karena itulah, akhirat kekal, untuk meminta pertanggungjawaban kita. Atas setiap setiap apa yang kita perbuat, apa yang kita katakan, baik yang kita sengaja, atau karena kebodohan kita, kita berbuat dzolim pada orang lain. Di dunia ini dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk kita, tapi kita akan tetap membayarnya. Semoga Allah melindungi kita dan membimbing kita agar menjadi manusia yang berguna, bukan menjadi manusia yang menjadi jalan kesusahan orang lain. Amin YRA.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengenal Pendidikan Vokasi ; Trend Pendidikan Masa Depan

Pendidikan adalah bekal masa depan yang paling utama. Tanpa pendidikan,  orang sulit meraih masa depan yang baik. Sayangnya kebanyakan orang menganggap remeh dengan pendidikannya,...

Ustadz Cilik Wildan, Ternyata Baru Klas 6 SD Muhammadiyah Plus Salatiga

Ketika membaca pengumuman Hari Bermuhammadiyah yang rutin diselenggarakan oleh PDM Kota Semarang  dengan menghadirkan  penceramah Ustadz Cilik Wildan, dalam hati saya bertanya,  Apakah sudah...

Pembubaran PT: Prosedur dan Akibat Hukum Pembubaran Berdasar RUPS

Pada tahun 2007 Audi, Aryanda dan Chico mendirikan sebuah Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT AAC, yang bergerak di bidang perdagangan. Namun karena kesibukan...

Cara Mudah Redakan Sakit Gigi dengan Terapi Sujok

Sakit gigi sering datang tiba-tiba dan sangat mengganggu. Kalau posisi jauh dari fasilitas layanan kesehatan atau dalam perjalanan misalnya, sering harus menahan nyeri yang menyebabkan aktifitas terganggu. Sebenarnya ada cara mudah redakan sakit gigi dengan terapi SuJok yang bisa dilakukan sebagai langkah darurat.
close