Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Viral Bocah Bunuh Diri Vs Bocah Penata Sandal

WARGASERUJI – Bocah laki-laki diduga nekat bunuh diri dengan memegang kabel listrik menjadi viral di dunia maya. Dalam waktu yang berdekatan, viral pula bocah perempuan pemulung menjadi relawan penata sandal di sebuah masjid.

Dua peristiwa yang saling tak terkait, namun kontras dalam sisi moral dan spiritual. Bocah laki-laki tersebut menggambarkan jiwa yang rapuh atas masalah hidup. Sedangkan bocah perempuan mencerminkan ketegaran dan kebaikan hati.

Keduanya viral, dengan jalan yang berbeda. Bocah bunuh diri menjadi viral karena menggunakan cara ekstrim, sehingga menarik perhatian orang. Sedangkan bocah perempuan penata sandal menjadi viral lantaran orang lain yang menyebarkannya sebagai sebuah inspirasi kehidupan di tengah tersebarnya gaya hidup yang individualistik.

Memang seperti tidak disengaja dua hal terjadi dalam jeda waktu yang tidak lama. Barangkali, Tuhan sedang memberi pelajaran bagi manusia zaman ini tentang hakikat hidup di dunia.

Kalau hanya urusan dunia yang jadi akhir tujuan hidupnya, nasib bisa setragis bocah laki-laki yang bunuh diri. Namun, bila urusan dunia hanya jadi tempat persinggahan sementara, maka hidup menjadi bahagia walau hanya sebagai seorang pemulung yang hanya bisa bersedekah dengan menata sandal orang-orang.

Di tengah deru industrialisasi yang menawarkan hidup megah dan mewah, manusia terasa ditimang-timang untuk merasai nikmat dunia. Tidak sadar, kerakusan atas segala fasilitas hidup membuat bagian bumi yang lain terdera kerusakan alam. Pasti ada yang menjadi korban efek eksploitasi alam demi kemanjaan dunia.

Begitulah jika kehidupan meninggalkan fitrahnya. Tuhan sudah tidak dikenal. Alam dunia pun bertahap menuju kehancuran. Atau memang, hari kiamat sudah semakin dekat?

Tanda-tanda memang sudah bermunculan. Bagi orang yang mengimani hari kiamat, tentu sudah bersiap mengikat pinggang kencang-kencang. Termasuk menata hati secara spiritual agar mampu menghadapi fitnah dunia yang semakin asyik masyuk merayu jiwa.

Kesadaran spiritual membuat dua peristiwa tak terkait menjadi hikmah dan pertanda dari Tuhan. Demikian pula, peristiwa-peristiwa lain yang pasti menyampaikan pesan dari Tuhan, Yang Maha Pengasih dan Penyayang, kepada hambanya yang beriman.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.