Overshoot Day, Hari Penanda Habisnya Sumber Daya Bumi

Overshoot Day, Hari Penanda Habisnya Sumber Daya Bumi

WARGASERUJI – Untuk tidak merusak bumi dan kehidupannya, sumber daya yang digunakan setiap tahun tidak boleh melebihi batas tertentu. Setiap tahun, penggunaan sumber daya itu dihitung. Kalau habis sebelum akhir tahun, maka hari saat habis itulah disebut Overshoot Day.

Di tahun 2016, telah dihitung bahwa sumber daya yang digunakan sebenarnya habis pada tanggal 8 Agustus. Pada tahun 2019 ini, sudah maju seminggu. Artinya, laju penggunaan sumberdaya lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

Cakupan hitungan di atas melingkupi jumlah air, tanah, ikan dan hutan serta seberapa banyak CO2 dipompa ke atmosfer. Hasil hitungan ini bisa memperkirakan seberapa banyak sumber daya yang mampu menyokong ekosistem bumi aman ditinggali. Begitu menurut Global Footprint Network.

“Kami hanya memiliki satu Bumi – ini adalah konteks yang paling menentukan bagi keberadaan manusia. Kami tidak dapat menggunakan 1,75 tanpa konsekuensi yang merusak,” kata Mathis Wackernagel, pendiri Global Footprint Network dalam siaran pers.

Dampaknya sangat jelas. Adanya perubahan iklim serta gelombang panas yang melanda di beberapa wilayah, serta rusaknya habitat secara besar-besaran. Ancaman kepunahan massal ke-6 sepertinya sedang berlangsung dengan cepat.

Perilaku Penduduk Bumi

Gaya hidup di tiap negara berbeda. Standar hidup modern di negara seperti Amerika Serikat termasuk salah satu faktor mengapa Overshoot Day lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

Sedangkan di negara-negara ketiga yang miskin, hanya sedikit sumber daya yang terbuang. Penduduk negeri di sana lebih mampu hidup dengan lingkungan tanpa merusaknya.

Perhitungan yang dilakukan Global Footprint Network memberi gambaran bahwa hidup di muka bumi ini, tetap selalu terjadi ketimpangan keadilan. Tandanya, ada negara hebat dan maju, namun menyumbang kerusakan bumi paling besar.

Bagaimana? Pilih hidup enak merusak atau hidup apa adanya tapi menebar rahmat?

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Kudis, Penyakit Kulit Klasik yang Masih Mengusik

Kudis yang dalam bahasa medis disebut scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit yang bernama  Sarcoptes Scabeiei varian Hominis. Kudis bisa...

BPJS Naik, Rakyat Tercekik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas I dan kelas II, naik 100 persen. Rencananya, kenaikan iuran...

Ada Tawaran Menarik dari Ustadz Adi Hidayat, Anda Berminat?

Menurut ustadz yang pernah bermimpi bertemu Rasulullah SAW ini, argumentasi sebaiknya dijawab dengan argumentasi, ilmiah dengan ilmiah, jadi elegan, jangan ilmiah dengan golok.