Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Gelandangan Bahagia

WARGASERUJI – Bahkan, gelandangan pun bisa bahagia. Bahagia bukan diukur dari banyaknya fasilitas hidup yang diterima. Bahagia itu ketika apa yang diharapkan tercukupi. Maka, tak heran, ada gelandangan bahagia. Berikut, cuplikan kisah dua gelandangan yang bahagia tanpa menjadi kaya.

Amy Joe, tunawisma di Amerika ini tidak meminta-minta. Ia senang dengan penghasilan ala kadarnya. Ketika ada orang yang mengiba kasihan dan akan memberinya uang, ia memilih menolaknya dan hanya minta diajari membaca.

Akhirnya, Greg Smith, seorang pengusaha di sana, mau mengajarinya setelah merasa kagum dengan sikap Amy Joe. Mereka pun bersahabat. Amy Joe sudah merasa bahagia karena bisa membaca.

Kedua, Simon Lee. Pria Hongkong ini sengaja memilih hidup menggelandang setelah memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Menurutnya, dia bisa menjalani hidup bebas tanpa tekanan.

Simon Lee merasa tak perlu sewa atau membeli rumah, bisa tidur di mana saja. Bahkan katanya, hal itu mengatasi banyak masalahnya.

Untuk urusan hidup sehari-hari, dirinya merasa tak butuh uang, karena cukup dengan sisa-sisa makanan di restoran yang ia dapatkan. Karena tak butuh uang, ia senang karena tak perlu bekerja. Ia juga tidak mengejar popularitas atau kekayaan.

Masalah pakaian juga terselesaikan, karena banyak orang yang menyumbangkan pakaian sisa. Katanya, di Hongkong banyak orang kaya membuang sampah yang masih bisa ia manfaatkan. Ia sudah merasa cukup dengan hidupnya yang seperti itu.

Kalau ukuran bahagia itu telah mencapai apa yang diharapkan, kedua tunawisma di atas termasuk orang bahagia. Tapi, tak semua orang seperti itu. Ada orang yang sedang merintis harapan, dan belum merasa bahagia. Ada pula yang sudah mencapai apa yang diharapkan, namun tak juga membuatnya bahagia. Ada lagi yang datar-datar saja, hidup mengalir tanpa tujuan, seperti robot yang tak punya keinginan.

Kalau ada orang yang sudah mencapai harapannya namun merasa tidak bahagia, bisa saja karena sudah jadi budak kesenangan. Padahal, kesenangan selalu ada batas bosannya. Orang seperti ini tak akan pernah puas, dan tak akan pernah benar-benar bahagia.

Ada yang lebih baik daripada dua orang tunawisma tersebut. Siapa itu? Mereka orang yang beriman. Ketika mendapat musibah, mereka bisa bersabar bahkan bersyukur. Apalagi saat mendapat nikmat, berlipat-lipat bahagianya. Mengapa bisa begitu? Mereka bisa bahagia karena punya harapan tertinggi, yakni keyakinan akan bertemu dengan sumber kebahagiaan, Tuhan Pencipta.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.