Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia barat, serta kode etik yang mengikat. Begitu pula menurut dr. Ririn Ahdiyati, sebelum akhirnya dipertemukan dengan pengobatan totok punggung dengan takdir Allah.

Pada April, 2016, dr. Ririn Ahdiyati, seorang dokter yang saat itu sedang melanjutkan studi dokter spesialis di FK UI, tiba-tiba merasa mudah sesak, walau hanya sekedar naik turun tangga. Akhirnya, atas desakan beberapa kolega, ia periksakan diri ke sebuah rumah sakit. Kemudian oleh dokter diminta untuk cek MRI jantung, karena diduga terkena penyakit jantung.

Gejala penyakit jantung sebenarnya sudah dirasakan sepuluh tahun sebelumnya, berupa rasa berdebar-debar tanpa sebab, namun dianggap hanya sekedar gejala biasa. Termasuk ketika kemudian rasa nyeri di dada sebelah kiri saat kuliah kedokteran.

Dokter yang memeriksa, spesialis jantung lulusan Jerman dan kebanggaan rumah sakit, memvonis dr. Ririn Ahdiyati terkena penyakit jantung genetik. Penyakit langka yang membuat ventrikel jantung sebelah kiri hanya berfungsi 37%, sedang yang kanan masih 90%. Tidak bisa disembuhkan, bahkan dengan operasi sekalipun. Si penderita divonis bisa mati kapanpun secara mendadak.

Sang Dokter, karena penyakit langka, meminta dr. Ririn Ahdiyati menjadi sukarelawan untuk diteliti penyakitnya. Tentu saja dr. Ririn menolak, dan memutuskan berhenti berobat.

Di tengah vonis dokter yang seakan menentukan nasib hidup mati seseorang, dr. Ririn kemudian teringat bahwa kesembuhan itu datangnya dari Allah. Manusia hanya bisa berikhtiar, berusaha semampunya. Jika dunia kedokteran sudah “putus asa”, apakah tidak ada ikhtiar lainnya?

Maka, dr. Ririn Ahdiati mencoba pengobatan alternatif. Walau tidak sejalan dengan logika kedokteran di kepalanya, tetap ia coba. Toh, vonis sudah dijatuhkan.

dr. Ririn kemudian diterapi totok punggung oleh Ustadz Abdurrahman. Pertama kali ditotok, rasa sakit bekas totokan tidak hilang sampai tiga hari tiga malam lamanya. Namun, badan terasa enak. Maka, ia teruskan sampai delapan kali terapi.

Pada kali ke delapan, setelah diterapi rutin dua kali seminggu, berdebarnya hilang, nyeri di dada berkurang jauh, juga sesak berkurang jauh. Hingga hari ini, dr. Ririn Ahdiyati bisa beraktifitas seperti biasa, bahkan membuat klinik yang memadukan ilmu kedokteran yang dimilikinya dengan terapi totok punggung.

Keberanian dr. Ririn Ahdiyati memadukan terapi totok punggung dengan ilmu kedokteran karena selain mengalami sendiri, juga berdasarkan riset yang dilakukan, sehingga terapi totok punggung bisa diterima secara logika kedokteran modern.

Secara anatomi, punggung adalah pangkal peredaran darah dan syaraf sebelum ke organ-organ di seluruh tubuh. Oleh karena itu, jika terjadi gangguan berupa sumbatan pembuluh darah di punggung, maka fungsi organ yang berada di ujung akan terganggu.

Penyumbatan pembuluh darah itu sendiri sudah dikenal di dunia kedokteran. Contoh yang dikenal masyarakat adalah penyakit stroke, berupa penyumbatan pembuluh darah ke otak yang menyebabkan lumpuh sebelah. Sedangkan penyumbatan pembuluh darah yang menuju organ-organ lain juga mengakibatkan penyakit lain, seperti gagal ginjal, diabetes (pangkreas), dan lain-lain.

Mengapa bisa tersumbat? Banyak hal penyebabnya. Cara hidup (life style) yang tidak sehat sehingga terlalu banyak menumpuk lemak dan gula menjadi salah satu sebabnya. Sebab-sebab lain juga banyak.

Sedangkan totok punggung yang bisa mengobati penyakit-penyakit berat, bisa dijelaskan melalui konsep self healing mechanism (mekanisme penyembuhan diri sendiri). Tubuh manusia secara otomatis akan memperbaiki diri sendiri jika sel-selnya rusak, seperti saat luka di kulit yang berangsur-angsur pulih. Self healing mechanism dapat terjadi asalkan nutrisi dan oksigen dapat tersalur dengan baik melalui pembuluh darah yang lancar tanpa tersumbat.

Sebaliknya, organ-organ juga akan tidak berfungsi atau bekerja normal apabila kekurangan energi yang berasal dari nutrisi dan oksigen yang diantar melalui darah. Akibatnya, akan timbul gangguan. Semakin lama terjadi, organ akan rusak karena tidak terpakai dan tidak mendapat asupan untuk mengganti sel-sel yang rusak.

Tidak hanya teori, beberapa pasien dr. Ririn dengan penyakit berat seperti diabetes melitus, berangsur membaik dengan terapi totok punggung di titik pembuluh darah yang menuju pangkreas. Tentu, tidak seketika penyakit hilang, ada proses yang perlu kesabaran. Selain itu, pasien yang terkena penyakit akibat gaya hidup yang tidak sehat perlu memotivasi diri untuk merubah diri. Jika tidak, penyakit akan kembali lagi.

Bagaimana dengan penyakit yang datangnya dari luar seperti virus dan bakteri? Terapi totok punggung bisa membantu dengan memberi rangsangan di titik-titik yang membangkitkan daya imunitas tubuh lebih kuat.

Dari beberapa uraian tersebut, bisa disimpulkan bahwa terapi totok punggung menjadi pilihan yang sangat masuk akal dari sisi logika kedokteran. Namun bukan hanya itu, terapi totok punggung punya keunggulan dibandingkan dengan terapi-terapi lainnya.

Keunggulan yang pertama, totok punggung sangat minim efek samping. Bisa untuk siapa saja, usia berapa saja, kondisi apapun bahkan bagi ibu hamil atau orang tua renta. Keunggulan yang kedua, terapi totok punggung sangat mudah dipelajari, dan oleh penemunya  (Ustadz Abdurrahman) dianjurkan disebarluaskan tidak boleh disembunyikan. Keunggulan yang ketiga, bisa mendeteksi penyakit atau potensi penyakit sebelum semakin berat.

Dari ketiga keunggulan ini, tidak ada salahnya jika dipelajari semua keluarga di Indonesia, sebagai salah satu cara ikhtiar untuk hidup sehat dan berkualitas.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.