Alam Diatur Untuk Manusia

Alam Diatur Untuk Manusia

WARGASERUJI – Bagi penganut teori Darwin, manusia adalah wujud puncak dari evolusi. Artinya, kondisi dan keadaan yang menyebabkan akhirnya muncul spesies manusia. Berlawanan dengan anggapan ajaran Islam bahwa alam diatur untuk manusia.

Menurut Al Quran, kondisi dan keadaanlah yang diciptakan agar menjadi tempat tinggal manusia. Bahkan, seluruh alam semesta ini memang diciptakan untuk tujuan itu.

Hingga saat ini, astronom seluruh dunia baru menemukan sedikit planet di luar angkasa yang punya kondisi mendekati bumi. Namun, Itu pun belum cukup membuat seperti bumi, karena diperlukan tingkat presisi yang tinggi dari semua faktor untuk membentuknya.

Misal, kandungan air dalam planet, lama rotasi bumi, tingkat kekuatan cahaya matahari, besar massa dan kandungan bumi, dan lain sebagainya. Bahkan, untuk bisa ditempati makhluk hidup, bumi harus melalui masa yang panjang tanpa kehidupan sampai semua kondisi tercapai.

Dalam Al Quran, disinggung sedikit, tapi memberi makna yang dalam bahwa alam semesta diciptakan untuk manusia.

فَالِقُ الْإِصْبَاحِ وَجَعَلَ اللَّيْلَ سَكَنًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui.

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ النُّجُومَ لِتَهْتَدُوا بِهَا فِي ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagi kalian, agar kalian menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.

Manusia butuh istirahat, maka diciptakan situasi malam dan siang yang seimbang dan tepat waktunya. Juga adanya revolusi bumi terhadap matahari yang mempengaruhi musim, revolusi bulan yang menjadikan tanda perhitungan bulan. Hanya manusia makhluk yang bisa berhitung.

Dan hanya manusia yang memanfaatkan bintang sebagai alat navigasi di darat dan di laut. Semua hanya tanda bahwa alam diatur untuk manusia.

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Kudis, Penyakit Kulit Klasik yang Masih Mengusik

Kudis yang dalam bahasa medis disebut scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit yang bernama  Sarcoptes Scabeiei varian Hominis. Kudis bisa...

BPJS Naik, Rakyat Tercekik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas I dan kelas II, naik 100 persen. Rencananya, kenaikan iuran...

Ada Tawaran Menarik dari Ustadz Adi Hidayat, Anda Berminat?

Menurut ustadz yang pernah bermimpi bertemu Rasulullah SAW ini, argumentasi sebaiknya dijawab dengan argumentasi, ilmiah dengan ilmiah, jadi elegan, jangan ilmiah dengan golok.