Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Disinyalir Gizi Buruk, Remaja ini Tergeletak Selama 14 Tahun

Kotawaringin Barat – Toni Ardiyanto (14) anak pertama dari tiga bersaudara, pasangan suami istri Suyatno (53) dan Suyati (36) Warga Jalan Ahmad Yani, Semanggang Desa Pangkalan Banteng RT 8 RW 2, Kecamatan Pangkalan Banteng Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah tergeletak selama 14 tahun di tempat tidur.

“Sejak lahir Toni belum bisa berbicara dan berjalan. Ada yang bilang ini gizi buruk, tapi ada juga yang bilang Toni meminum air ketuban waktu lahir,” ucap Suyati saat ditemui awak media di rumahnya, Kamis (10/5).

Toni waktu berumur 13 tahun, sambung Suyati, meskipun tidak bisa berjalan badannya gemuk layaknya anak seusianya. Satu tahun terakhir ia terkena penyakit sesak nafas dan berat tubuhnya hingga tinggal 9 kilogram.

“Setahun yang lalu saya bawa ke Puskesmas dan dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Kata dokter penyakitnya infeksi paru,” imbuhnya.

Suyati juga mengatakan jika selama ini belum ada bantuan atau perhatian dari Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan. Bahkan, kata dia, sebelum mendaftar BPJS dan memilih kelas III dengan iuran 25.500 rupiah setiap bulan, setiap kali ke Rumah Sakit dirinya rela bayar dengan mencari hutang demi kesembuhan buah hatinya.

Ia juga mengatakan, anak nomor duanya terpaksa dititipkan kepada keponakannya agar bisa terawat dengan baik. Mengingat dirinya sendiri merasa tidak mampu lagi untuk merawat ketiga anaknya.

“Bagaimana bisa saya merawat ketiga anak sekaligus dengan usia yang masih dini. Yang kedua umur 3 tahun dan yang ketiga baru 20 bulan,” ujarnya sambil sesekali menyeka air matanya.

Suyatno, ayah Toni yang kesehariannya menjadi buruh sopir di salah satu perusahaan kelapa sawit seakan tidak bisa berbuat banyak. Dengan pendapatan yang serba pas-pasan ia rela pergi pagi pulang sore demi mencari sesuap nasi dan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Semanggang, dr. Tommy Mongdong memberikan keterangan jika pasien atas nama Toni bisa dirujuk lagi ke Rumah Sakit yang dituju. Tommy juga belum bisa memastikan jenis penyakit apa yang diderita oleh Toni.

“Pastinya akan kami priksa dahulu, setelah penyakitnya ketahuan maka akan segera kami berikan rujukan untuk pengobatan selanjutnya,” papar Tommy saat dikonfirmasi melalui telepon cellulernya dalam waktu yang sama.

Menurutnya, jenis penyakit yang diderita pasien perlu cek laborat serta pemeriksaan secara kontinew. Dengan demikian, tambahnya, pihak kesehatan bisa mencarikan jenis obat yang tepat dan memberikan penanganan kepada pasien secara maksimal.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...