Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Anis Matta: Para Pendiri Bangsa Ini Adalah Pembaca yang Tekun

Dalam cuitannya di twitter melalui akun @anismatta,Selasa (24/4), mantan presiden PKS ini memotivasi follower nya untuk meneladani kegemaran membaca buku para pemimpin politik dan ulama pada masa perjuangan NKRI.

Politikus yang juga ustadz ini juga mengatakan bahwa para pendiri bangsa ini adalah pembaca yang tekun, bahkan ketika mereka dipenjara atau diasingkan di tempat-tempat terpencil sekalipun, buku selalu menemani. Dalam pelariannya Tan Malaka selalu membawa peti-peti berisi buku, ada kisah dia harus membuang bukunya ke laut atau menguburnya ketika dikejar musuh. Bung Hatta menikahi Bu Rahmi dengan mas kawin buku “Alam Pikiran Yunani” yang ditulsnya selama masa pembuangan. Pemimpin politik pada masa itu juga para kutu yang bergulat dengan filsafat, sastra dan pemikiran-pemikiran besar, kisah mereka bisa dibaca dalam buku Risalah Sidang BPUPKI-PPKI.

Anis Matta memulai tweetnya dengan mengingatkan kita akan pentingnya hari buku sedunia untuk terus menjaga budaya membaca sebagai bagian dari membangun learning society. Selanjutnya Anis Matta menceritakan beberapa buku yang mengesankannya dan diakuinya mungkin telah mempengaruhinya. Buku-buku tersebut adalah

Buku pertama, “Berpikir dan Berjiwa Besar”, karya David J. Schwartz, yang aslinya diterbitkan tahun 1859 di Amerika. Buku yang dibeli Anis Matta sewaktu masih kelas 2 SMP ini ditemukan kalimat yang memotivasinya “Berpikirlah besar, maka hal-hal kecil tidak akan menahanmu, berpikir tentang hal-hal kecil adalah tanda orang picik, tumbuhlah besar dengan memelihara pikiran-pikiran besar”.

Dalam buku lainnya karya Schwartz didapatkan kalimat self development “ lakukan semuanya dengan bersemangat, bicara, jabat tangan, cara bejalan, itu akan membuat pikiran anda segar dan terbuka”.

Buku kedua, “Bung Karno: Penyambung lidah rakyat” karya Cindy Adams, dibacanya waktu kelas 3 SMP yang dipinjam dari temannya. Buku tersebut diberi judul Penyambung Lidah Rakyat sebab Bung Karno berkata: Apabila aku meninggal dunia, kuburkanlah aku sesuai agama islam, dan di sebuah batu kecil dan sederhana tulislah “Di sini Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat”.

Buku ketiga, “Pribadi & Martabat Buya Hamka”, sebuah memoar yang ditulis oleh anaknya, Rusydi Hamka. Buku ini dibelinya di toko buku ketika SMA. Dia mengatakan bahwa buku ini adalah biografi yang jernih, selain tentang keteladan pembaca juga diajak membaca pergulatan pemikiran umat islam saat itu. Anis Matta menilai bahwa pemikiran islam, kondisi umat, politik nasional dan global, dan ketegaran pribadi dijelaskan dibuku ini tanpa menggurui.

Menurutnya ada episode sejarah yang patut kita ingat yaitu kesediaan Buya Hamka mengimami sholat jenazah Bung Karno yang konon merupakan permintaan terakhir Bung karno. Tanpa ragu Buya Hamka mengabulkan permintaan itu, walau beliau pernah dipenjara oleh Bung Karno. Ketika tindakan Buya Hamka ini dikritik karena Bung Karno dianggap terlalu dekat dengan kalangan komunis, Buya Hamka Mengingatkan jasa Bung Karno pada umat islam. Diantaranya adalah masjid Baiturrahim di kompleks Istana Negara dan masjid Istiqlal Jakarta.

Anis Matta yang juga pengamat internasional ini kagum dengan pribadi Buya Hamka yang seperti samudra, yang menurutnya tak akan cukup waktu untuk menyelaminya. Selain kepribadian Buya Hamka, yang sangat mempengaruhinya adalah struktur pengetahuannya yang lintas disiplin, ahli tafsir, fiqh, tasawuf, sejarawan dan juga sastrawan.

“itu adalah struktur pengetahuan ulama-ulama islam sejak lama, ilmu adalah satu kesatuan yang tidak boleh disekat oleh spesialisasi,” tuturnya.

Buku keempat, adalah buku berbahasa arab yang pertama kali dia baca “Serial Para Jenius Islam” yang ditulis oleh Abbas Mahmoud Al ‘Aqqad, seorang wartawan dan penyair Mesir. Seri ini membahas tokoh-tokoh jenius islam mulai dari Nabi Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khalid bin walid. Buku ini dibacanya waktu kuliah yang dipinjamnya dari perpustakaan LIPIA tempat dia menuntut ilmu.

Terakhir dia mengajak para followernya untuk merayakan hari buku sedunia yang diperingati setiap tanggal 23 April dengan menularkan semangat membaca buku dan juga melontakan pertanyaan retoris “Bukankah ayat Alquran yang pertama kali turun adalah perintah membaca?”

 

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Endang S
Ibu rumah tangga yang dokter, bekerja di dalam dan di luar rumah. Sedang caper sama Allah melalui GMKM. Memimpikan kesetaraan pembangunan kesehatan di seluruh wilayah NKRI

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...