Follow SERUJI

96,205FansSuka
396PengikutMengikuti
6,748PengikutMengikuti
670PelangganBerlangganan

4 Ilmuwan Muslim Yang Berkontribusi Besar Dalam Bidang Ilmu Fisika

Islam pada masa abad pertengahan tidaklah lepas dari tradisi keilmuan yang begitu kental, begitu bertolak belakang dengan bangsa Eropa yang mengalami keterbelakangan dalam berbagai aspek kehidupan. Banyak Ilmuwan Muslim yang lahir dari berbagai penjuru dunia Islam saat itu.

 

Hebatnya, para Ilmuwan Muslim tersebut tidak hanya ahli dalam satu bidang ilmu saja, melainkan menguasai berbagai bidang disiplin ilmu sekaligus (Polymath). Bahkan karya-karya mereka merupakan tonggak berdirinya ilmu pengetahuan modern yang kita nikmati saat ini.

 

Tentunya karya-karya tersebut terdiri dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti dalam bidang ilmu fisika, ilmu astronomi, ilmu kedokteran, ilmu kimia, ilmu matematika dan berbagai macam bidang ilmu pengetahuan lainnya.

 

Berikut ini adalah 4 ilmuwan Muslim yang memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan fisika :

 

  1. Al Kindi (801 M – 873 M)

Abu Yūsuf Yaʻqūb ibn ʼIsḥāq aṣ-Ṣabbāḥ al-Kindī (801 M – 873 M), adalah ilmuwan Muslim pertama yang mengkaji tentang ilmu optik. Hasil kerja kerasnya mampu menghasilkan pemahaman baru tentang refleksi cahaya serta prinsip-prinsip persepsi visual.

 

Hasil pemikiran Al-Kindi tentang optik dituangkan dalam kitab berjudul De Radiis Stellarum. Buku yang ditulisnya itu sangat berpengaruh bagi sarjana Barat seperti Robert Grosseteste dan Roger Bacon.

 

Teori-teori yang dicetuskan Al-Kindi tentang ilmu optik telah menjadi hukum-hukum perspektif di era Renaisans Eropa. Al-Kindi juga menolak konsep tentang penglihatan yang dikemukakan oleh Aristoteles.

 

Menurut Aristoteles, penglihatan merupakan bentuk yang diterima mata dari obyek yang sedang dilihat. Namun, menurut Al-Kindi penglihatan justru ditimbulkan daya pencahayaan yang berjalan dari mata ke obyek dalam bentuk kerucut radiasi yang padat.

 

  1. Al Biruni (937-1042 M)

Abu Raihan Muhammad ibn Ahmad Al Biruni, lahir pada tahun 362 H (15 September 973 – 13 Desember 1048). Dikenal dengan nama Al Biruni yang berarti ”asing”, yang dinisbahkan pada wilayah tempat tanah kelahirannya, yakni Turkmenistan. Wilayah ini memang dikhususkan menjadi pemukiman bagi orang-orang asing.

 

Al-Biruni mengemukakan konsep bahwa cahaya lebih cepat dari suara, Al-Biruni membantah beberapa prinsip fisika Aristotelian seperti tentang gerak gravitasi langit, gerak edar langit, tempat alamiah benda serta masalah kontinuitas dan diskontinuitas materi dan ruang.

 

Dalam ilmu fisika, Al-Biruni memberikan sumbangan penting bagi pengukuran jenis berat (specific gravity) berbagai zat dengan hasil perhitungan yang cermat dan akurat. Konsep ini sesuai dengan prinsip dasar yang ia yakini bahwa seluruh benda ditarik oleh gaya gravitasi bumi.

 

Teori ini merupakan landasan hukum-hukum Newton yang ditemukan 500 tahun kemudian. Al Biruni juga mengajukan hipotesa tentang rotasi bumi disekeliling sumbunya. Konsep ini kemudian dimatangkan dan diformulasikan oleh Galileo Galilei 600 tahun setelah wafatnya Al Biruni.

 

  1. Ibnu Ismail Al Jazari (1136-1206 M)

Al Jazari merupakan ilmuan Muslim penemu konsep robotika modern, ia mengembangkan prinsip hidrolik dalam menggerakkan mesin yang kemudian dikenal sebagai mesin robot. Dalam bukunya yang berjudul Al-Jami’ bayn al-‘ilm wa-‘l-‘amal al-nafi’ fi sinat’at al-hiyal ia menjelaskan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin.

 

George Sarton, penulis Introduction to the History of Science di tahun 1927 menyebut buku tersebut sebagai “Bahan rujukan yang paling terperinci dari jenisnya dan dapat disebut sebagai klimaks dalam pencapaian (para ilmuwan) Muslim di bidangnya”.

 

Ia mendapat julukan bapak Engineering modern, berkat temuannya yang banyak mempengaruhi rancangan mesin modern saat ini. Diantaranya combustion engine, crankshaft, saction pump, programmable automation dan masih banyak lagi.

 

Ditahun 1206 ia membuat jam gajah yang bekerja dengan tenaga air dan berat benda yang menggerakkan secara otomatis sistem mekanis. Kini replika jam gajah tersebut ditiru oleh london science museum.

 

  1. Al Khazini (1121 M)

Abdurrahman al-Khazini hidup pada abad ke-12 M. Ia adalah ilmuwan yang menemukan metode ilmiah eksperimental dalam mekanik; perbedaan daya, masa dan berat; jarak gravitasi; serta energi potensial gravitasi.

 

Hasil pemikiran Al-Khazini dalam bidang fisika terangkum dalam kitab Mizan al-Hikmah yang ditulis pada tahun 1121. Dalam buku ini, ia menjelaskan tentang teori keseimbangan hidrostatika. Teori inilah yang telah mendorong penciptaan peralatan ilmiah.

 

Robert E. Hall dalam tulisannya yang bertajuk ”Al-Khazini”, dimuat dalam A Dictionary of Scientific Biography Volume VII (1973) menyebutkan bahwa, “Al-Khazini adalah salah seorang saintis terbesar sepanjang masa.” Sedangkan editor Dictionary of Scientific Bibliography, Charles C. Jilispe, menjuluki Al-Khazini sebagai Fisikawan terbesar sepanjang sejarah.

 

Al-Khazini juga menerangkan dalam bukunya tentang prinsip keseimbangan hidrostatika, dengan tingkat ketelitian obyek sampai ukuran mikrogram. Tingkat ketelitian seperti ini, menurut K. Ajram dalam The Miracle of Islamic Science, baru dapat tercapai pada abad ke-20 M.

 

Al-Khazini juga menjelaskan definisi “berat”. Menurutnya, berat merupakan gaya yang inheren dalam benda-benda padat yang menyebabkan mereka bergerak dalam satu garis lurus terhadap pusat bumi (gravitasi) dan terhadap pusat benda itu sendiri.

 

Besaran gaya ini tergantung dari kerapatan benda. Ia juga menerangkan pengaruh suhu (temperatur) terhadap kerapatan benda. Hal ini ia lakukan sebelum Roger Bacon menemukan dan membuktikan suatu hipotesis tentang kerapatan air saat ia berada dekat pusat bumi.

 

Sebagaimana para ilmuwan Muslim lainnya yang hidup di era keemasan Islam, Al-Khazini merupakan ilmuwan multidisiplin(Polymath). Selain pakar fisika, ia juga ahli di bidang biologi, kimia, matematika, astronomi, dan filsafat.

 

Al-Khazini juga telah berjasa meletakkan fondasi bagi pengembangan mekanika klasik di era Renaisans Eropa. Inilah salah satu bukti betapa para ilmuwan Muslim telah memberi kontribusi yang luar biasa bagi peradaban dunia.

 

Nama-nama yang disebutkan di artikel hanya sebagian kecil dari banyaknya Ilmuwan Muslim yang memiliki kontribusi yang begitu luar biasa dalam bidang ilmu Fisika. Semoga kita bisa melanjutkan tradisi keilmuan tersebut. Aamiin.

 

Dirangkum dari berbagai sumber

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
J Nasutionhttp://juliarnasution.blogspot.com
Bekerja di bidang IT(Programmer). Hidup nomaden. Semoga termasuk kedalam umat yg dirindukan Rasulullah.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Enam Tingkat Kewajiban Terhadap Alquran

Enam tingkat kewajiban terhadap Al Quran adalah mulai dari mengimani, membaca (tilawah), memahami, beramal, mengajarkan, dan terakhir membela ketika Al Quran diserang

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hal ini Wajib Dilakukan Pengendara Bila Mendengar Sirine Ambulance

Share menarik dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri berupa fliyer himbauan pada pengendara di jalan raya ketika mendengar sirine ambulance di belakang kendaraan kita....

Siapa di Belakang Jokowi, dan di Belakang Prabowo?

Kalau pilih calon presiden di 2019, apa yang ada dibenak pembaca budiman? Memilih orangnya, atau orang-orang di belakangnya? Dua-duanya, sih, tidak salah. Siapa di...

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...