Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Balik Nasib Ala Tottenham dan Liverpool

WARGASERUJI – Luar biasa. Diprediksi sulit lolos ke final, karena di leg pertama kalah tanpa memasukkan satu gol pun, namun bisa membalik keadaan. Apalagi Liverpool yang sudah ketinggalan 0-3, lawan Barcelona yang punya nama besar. Seperti mustahil kalau harus membalas minimal 4-0. Bisa jadi anekdot dengan judul balik nasib ala Tottenham dan Liverpool.

Pelatih Liverpool sendiri tak percaya apa yang terjadi. Anak asuhnya bermain secara luar biasa. Sampai-sampai speechless, tak bisa berbicara banyak saat diwawancara. Entah bagaimana perasaan para pemain dan pendukungnya.

Barangkali, apa yang dirasakan pemain Liverpool itu seperti sudah juara saja. Bagaimana tidak, ketika “kemustahilan” berhasil didobrak.

Begitulah, dalam sebuah permainan bernama sepak bola, bisa saja ada hikmah dibalik peristiwa. Walau kesempatan setipis apapun, bukan berarti tidak ada. Tak boleh berhenti sedikitpun dalam perjuangan.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering ditemui halangan seperti itu. Jika dihadapi dengan putus asa atau kemalasan, halangan menjadi seperti tembok yang tak pernah bisa dilewati. Namun, jika dihadapi dengan kepasrahan nasib, seperti bersikap “underdog”, namun melepaskan beban mental agar bisa melakukan hal yang optimal, tembok besar laksana arena panjat tebing yang mengasyikkan.

Entah apapun hasilnya, selalu berusaha menikmati prosesnya. Puas jika memang meraih hasil sempurna, namun jika tidak mencapai target pun tetap berbangga sudah berusaha semaksimal tenaga.

Di lain pihak, Barcelona seperti kehilangan daya. Beginilah kondisi ketika sudah merasa berjaya, namun lupa lawan sedang dalam posisi optimal. Pada momen yang menentukan, malah bingung melakukan tindakan yang tepat. Mental turun, mood menjadi buruk, kinerja anjlok.

Liverpool dan Tottenham akan berhadapan di final liga Eropa piala Champions, setelah tiga tahun berturut-turut sebelumnya didominasi oleh Real Madrid sebagai juara. Apa yang sudah dilakukan kedua kesebelasan asal Inggris ini memang fenomenal. Sekarang, keduanya menuju puncak untuk menikmatai hasilnya, setelah berhasil membalikkan keadaan. Juara atau runner-up sama saja, sebagai torehan hasil maksimal usahanya.

Semoga menjadi pelajaran, tidak hanya untuk klub-klub di Indonesia, juga untuk kehidupan keseharian yang penuh lika-liku kehidupan.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.