close

Follow SERUJI

53,299FansSuka
396PengikutMengikuti
7,064PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Mewujudkan Desa Sejahtera dan Mandiri lewat BUM Desa (Bag 1)

Bagi masyarakat yang tinggal desa-desa di wilayah Riau dan sekitarnya maupun di wilayah Indonesia lainnya, mungkin sudah pernah mendengar yang namanya BUM Desa atau Badan Usaha Milik Desa. BUM Desa adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Diantara sekian banyak payung hukum BUM Desa diantaranya adalah UU No.6 Tahun 2015 tentang Desa dan aturan teknisnya adalah Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No.4 tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa

Modal usaha BUM Desa diperoleh melalui dana Hibah maupun lewat akses permodalan lainnya dimana prioritas kerja BUM Desa ini adalah mengelola sumber daya alam yang ada di desa. Usaha yang dijalankan bisa disetiap sektor perekonomian dan pelayanan umum. Dapat juga dibentuk usaha antar desa dimana dibentuk satu BUM Desa untuk dua desa. BUM Desa juga dapat melakukan kerjasama dengan pihak ketiga demi mempercepat pembangunan ekonomi di desa.

BUM Desa dapat meciptakan lapangan pekerjaan, membantu perputaran perekonomian di desa bahkan bisa sebagai sentral perekonomian di desa yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Desa, serta meningkatkan pendapatan masyarakat Desa dan Pendapatan Asli Desa.

BUM Desa jika diperlukan dapat membentuk unit-unit usaha yang berbadan hukum, seperti Perseroan Terbatas dimana modal mayoritas haruslah dimiliki oleh BUM Desa. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa Organisasi pengelola BUM Desa terpisah dari organisasi Pemerintahan Desa.

Mengenai hal-hal tersebut secara rinci telah dijelaskan dalam peraturan perundang-undangan. Secara teori dan konsep, BUM Desa sangat bagus. Pemerintah telah memikirkan bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakat ditingkat desa yang nanti pada akhirnya secara otomatis akan meningkatkan perekonomian nasional. Dengan sendirinya masyarakat akan sejahtera yang ditandai dengan naiknya pendapatan perkapita secara nasional.

Dalam menggerakkan perekonomian desa, kondisi geografis, kondisi demografis, kondisi tanah dan kondisi cuaca di wilayah setempat, sangat menentukan sekali agar BUM Desa dapat berhasil dalam mencapai tujuannya. Bidang usaha yang dipilih harusnya disesuaikan dengan kondisi tersebut diatas.

Ada beberapa bidang perekonomian yang dapat digarap oleh BUM Desa, diantaranya yaitu:
1. Sektor Pertanian dan Perkebunan
2. Sektor Perikanan dan Kelautan
3. Sektor Perdagangan
4. Sektor Jasa
5. Sektor Produksi / Home Industri
6. Sektor Pemasaran

Lalu bagaimana secara konkret dan praktis membangun perekonomian nasional, dengan cara peningkatan kesejahteraan masyarakat desa lewat BUM Desa?

Sekedar contoh dan tips-tips praktis sederhana yang mungkin belum terpikirkan oleh BUM Desa akan saya jelaskan pada bagian selanjutnya tulisan ini yang dibuat secara bersambung.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Rory Anashttp://facebook.com/myunas78
Berprofesi sebagai Advokat/Konsultan Hukum/Penasehat Hukum, Mahasiswa Magister Hukum, aktif sebagai Sekretaris Organisasi PERSIS di Kabupaten Bengkalis, juga sebagai Petani yang kadang-kadang Menulis semampunya. Kirim masukan dan keluhan ke masroryyunas78@gmail.com

YANG LAGI PRO-KONTRA

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Perbincangan Bayi Kembar dalam Kandungan

Berikut ini sebuah perbincangan fiktif yang didapat dari tulisan berbahasa Ingris yang tak diketahui sumbernya, namun menginspirasi.

Nyaba Baduy untuk Kemenangan Prabowo Sandi

Gabungan kelompok relawan PADI yang terdiri dari Macan Padi Indonesia, Pilot Keren Prabowo Sandi, Koalisi NHI 02 serta Press Body melakukan kegiatan bersama di desa adat Baduy, Sabtu (16/2).

Sedekah Nasi Jumat, Komunitas KNB Muliakan Kaum Dhuafa

Komunitas Ketimbang Ngemis Bali berbagi nasi bungkus dalam sedekah Jumat.

Koalisi NHI 02 Siap Menangkan Prabowo-Sandi

WARGASERUJI - Kamis (14/2/2019), kelompok relawan pendukung Prabowo-Sandi kembali dideklarasikan.  Kali ini Komunitas Alumni NHI dukung Prabowo Sandi atau Koalisi NHI 02 yang menyatakan...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Koalisi NHI 02 Siap Menangkan Prabowo-Sandi

WARGASERUJI - Kamis (14/2/2019), kelompok relawan pendukung Prabowo-Sandi kembali dideklarasikan.  Kali ini Komunitas Alumni NHI dukung Prabowo Sandi atau Koalisi NHI 02 yang menyatakan...

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Nyaba Baduy untuk Kemenangan Prabowo Sandi

Gabungan kelompok relawan PADI yang terdiri dari Macan Padi Indonesia, Pilot Keren Prabowo Sandi, Koalisi NHI 02 serta Press Body melakukan kegiatan bersama di desa adat Baduy, Sabtu (16/2).

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.