Follow SERUJI

95,484FansSuka
396PengikutMengikuti
6,640PengikutMengikuti
718PelangganBerlangganan

Keong Sawah dan Cacing, Rakyat Harus Pilih Yang Mana

Banyak orang bilang era sekarang ini adalah era gemilang. Ada juga yang bilang era sekarang ini adalah era paling cemerlang. Bahkan dengan lantang, ada yang mengatakan pembangunan merata, ekonomi meroket, rakyat sejahtera, angka kemiskinan turun, hukum sangat adil, korupsi berkurang dan sebagainya.

Disisi lain juga banyak yang mengatakan bahwa semua yang terjadi itu sebaliknya. Era sekarang ini dianggap era serba susah dan membingungkan. Hampir disemua daerah ketimpangan makin terlihat nyata, mulai dari ekonomi, sosial dan juga keadilan.

Ketika rakyat mengadu mahalnya harga beras, ada yang mengatakan, porsi makan dikurangi dan diet saja. Ketika rakyat mengadu lagi tingginya harga cabai, ada juga yang bilang tanam sendiri saja. Tapi ketika rakyat mengadu, mengeluh dan mencari keadilan atas apa yang menimpanya, mereka seakan diam seribu bahasa.

Di jaman teknologi seperti sekarang ini, hampir setiap hari rakyat disuguhi tontonan yang menarik berupa video, gambar dan tulisan yang semua itu hanyalah pencitraan belaka. Dari yang tadinya tidak baik dipoles sedemikian rupa sehingga seolah-olah terlihat baik dan bijaksana. Dari yang tadinya berwarna hitam legam disulaplah warna itu, sehingga tampaklah putih, bersih dan bersinar.

Jenuh, masyarakat seakan sudah lelah dengan sandiwara semua itu. Waktu daging sapi mahal, ada yang menyarankan untuk beralih kosumsi keong sawah. Begitu pula ketika ada makanan kadaluarsa dan cacingan, ternyata ada yang lebih tega mengatakan bahwa itu banyak proteinnya.

Nasib, setiap persoalan serius yang dihadapi ratusan juta anak bangsa ini seakan-akan hanya menjadi bualan dan harus terjawab dengan linangan air mata. Alih-alih semua bilang dan memperjuangkan nasib rakyat, katanya, tapi pada akhirnya rakyatlah yang jadi kurban masuk dalam kubangan lumpur yang sangat hina.

Menengok banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa ini, disitulah rakyat semakin sedih ketika harus memilih dan membedakan mana warna hitam dan mana warna putih. Mereka juga semakin sulit membedakan mana keong sawah dan mana daging sapi, mana cacing berprotein dan mana makanan bervitamin.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Menyebarkan Hoaks Satu Hal, Penegakan Hukum Berkeadilan Hal Lainnya

Pidana adalah pidana selama perbuatan itu dilarang, demikian juga dosa adalah dosa selama agama katakan demikian. Tak akan berubah maknanya hanya karena ada orang yang masih bebas-bebas saja melakukannya.

Kaum Khawarij Tak Kenal Perjanjian Damai

Namun, kedangkalan pemahaman kaum Khawarij membuat mereka menolak alasan tersebut. Pikiran mereka bebal. Bahkan, teladan dari Rasulullah pun tak digubris. Itulah mengapa, mereka tak kenal perjanjian damai, dengan sesama muslim sekalipun.

Intel Processor Impian Anda Bisa Menjadi Mimpi Buruk Anda

Perusahaan pembuat prosesor mikro (CPU, centra processing unit), intel, telah terbukti menjual prosesor-prosesor bermasalah sejak 2011. Permasalahan ini menyangkut celah keamanan yang berkaitan dengan cara CPU intel melakukan proses multithreading.

Diskusi FORPI Sleman: Pengusaha Sampah

Kalau pun pengusaha pengguna sampah terpilah mau membayar mahal, berarti produk yang diolah tinggi nilainya. Contoh nilai tambah yang besar adalah memanfaatkan sampah organik untuk budidaya Magot dan cacing tanah. Selain kandungan protein yang tinggi dari larva magot dan cacing yang didapat, juga tanah bekasnya bisa langsung dipakai sebagai media tanam. 

Sifat-sifat Kaum Khawarij, Dulu dan Sekarang

Terbukti, ketika delapan ribu pasukan yang menyempal dari Ali bin Abi Thalib diajak berdialog oleh Ibnu Abbas, empat ribu diantaranya bertobat. Artinya, pemahaman terhadap Al Quran memang dangkal, walau sudah hafal sekalipun, sehingga setelah diberi pemahaman, barulah mereka mengerti. Walau tidak semua.

Awal Munculnya Khawarij

'Aisyah kemudian bertanya kepada Abdullah bin Syaddad, apakah kemudian mereka melanggarnya. Abdullah bin Syaddad mengiyakan. Tidak lama setelahnya, mereka menyabotase jalan, menumpahkan darah dan menghalalkan ahli dzimmah.

Diskusi FORPI Sleman: Pengusaha Sampah

Kalau pun pengusaha pengguna sampah terpilah mau membayar mahal, berarti produk yang diolah tinggi nilainya. Contoh nilai tambah yang besar adalah memanfaatkan sampah organik untuk budidaya Magot dan cacing tanah. Selain kandungan protein yang tinggi dari larva magot dan cacing yang didapat, juga tanah bekasnya bisa langsung dipakai sebagai media tanam. 

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

TERPOPULER

Intel Processor Impian Anda Bisa Menjadi Mimpi Buruk Anda

Perusahaan pembuat prosesor mikro (CPU, centra processing unit), intel, telah terbukti menjual prosesor-prosesor bermasalah sejak 2011. Permasalahan ini menyangkut celah keamanan yang berkaitan dengan cara CPU intel melakukan proses multithreading.

Kaum Khawarij Tak Kenal Perjanjian Damai

Namun, kedangkalan pemahaman kaum Khawarij membuat mereka menolak alasan tersebut. Pikiran mereka bebal. Bahkan, teladan dari Rasulullah pun tak digubris. Itulah mengapa, mereka tak kenal perjanjian damai, dengan sesama muslim sekalipun.

Diskusi FORPI Sleman: Pengusaha Sampah

Kalau pun pengusaha pengguna sampah terpilah mau membayar mahal, berarti produk yang diolah tinggi nilainya. Contoh nilai tambah yang besar adalah memanfaatkan sampah organik untuk budidaya Magot dan cacing tanah. Selain kandungan protein yang tinggi dari larva magot dan cacing yang didapat, juga tanah bekasnya bisa langsung dipakai sebagai media tanam. 

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...