WARGASERUJI – Orang-orang yang dibinasakan Allah tidak mengetahui azab datang melainkan secara tiba-tiba dan dalam keadaan lengah. Hal itu disebabkan mereka mengabaikan apa yang telah disampaikan rasul-Nya.
وَكَمْ مِنْ قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا فَجَاءَهَا بَأْسُنَا بَيَاتًا أَوْ هُمْ قَائِلُونَ
Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami menimpa (penduduknya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari. (QS. Al A’raf: 4)
Saat azab datang, mereka baru tersadar bahwa perkataan rasul itu benar. Namun, terlambat. Sehingga, yang keluar hanyalah penyesalan telah berbuat zalim.
فَمَا كَانَ دَعْوَاهُمْ إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا إِلَّا أَنْ قَالُوا إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ
Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim.” (QS. Al A’raf: 5)
Akan bertambah-tambah lagi penyesalan mereka, saat di akhirat mereka dan juga para rasul ditanyai. Akan terlihat apa yang telah mereka perbuat terhadap para rasul terdahulu.
فَلَنَسْأَلَنَّ الَّذِينَ أُرْسِلَ إِلَيْهِمْ وَلَنَسْأَلَنَّ الْمُرْسَلِينَ
Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami), (QS. Al A’raf: 6)
فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيْهِمْ بِعِلْمٍ وَمَا كُنَّا غَائِبِينَ
maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedangkan (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka). (QS. Al A’raf: 7)
Itulah keadaan orang-orang yang dibinasakan, pada saat datangnya azab maupun ketika nanti ditanya di akhirat. Semoga menjadi pelajaran bagi orang-orang yang ingat.
