close

Follow SERUJI

69,151FansSuka
396PengikutMengikuti
7,038PengikutMengikuti
661PelangganBerlangganan

Jokowi Heran dan Presiden Rasa Raja

Dalam sebuah pemberitaan, Jokowi merasa heran mengapa unjuk rasa selalu mengungkit keburukan pemerintah. Mengapa tak sebaliknya, yaitu unjuk rasa yang memberi apresiasi kinerja pemerintah. Bahkan Jokowi menyebut-nyebut alotnya negosiasi dengan Freeport dan keberhasilan mengambil alih Blok Rokan.

“Ingin didemo tapi mendukung gitu lho. Mendukung agar Freeport diambil oleh pemerintah. Mahakam sudah diambil 100 persen, tapi pada diam. Padahal, saya tunggu-tunggu tapi pada diam,” ujar Presiden Jokowi saat pidato di Gor Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu (3/11).

Ungkapan Jokowi dalam pidato itu jelas menginginkan sebuah apresiasi atas jasa yang telah dilakukan. Dengan demikian kehormatan diukur dari seberapa banyak pujian yang diterima, bukan seberapa loyalitas pengabdiannya.

Raja, dihormati karena kedudukan kekuasaannya. Ia tak perlu mengabdi, bahkan rakyatnya yang harus mengabdi. Karena kehormatan diletakkan pada kedudukan, otomatis pujian (baca: apresiasi) selalu melekat ditujukan kepada “baginda” dan “yang mulia”. Perilaku raja kemudian menjadi identik sebagai meminta sanjungan.

Presiden itu pelayan rakyat, seharusnya. Kalau mau pakai paradigma demokrasi, ya kekuasaan rakyat. Apresiasi rakyat hanya dengan memilih mempekerjakan kembali di periode selanjutnya, jika memuaskan. Jika mengecewakan, ganti dengan orang lain. Sesederhana itu.

Simpulannya, “Presiden Rasa Raja”. Kalau di Indonesia. Bukan semua salah Jokowi juga, karena hampir semua pejabat merata seperti itu. Feodal.

Dalam konsep Islam, kekuasaan adalah milik Allah yang dititipkan ke penguasa di muka bumi. Oleh karenanya, wajib dipertanggungjawabkan di akhirat. Sultan sekalipun, murni pengabdian kepada Tuhan. Contoh: Nabi Daud dan Nabi Sulaiman, dua raja kaum Bani Israil yang seluruh hidupnya murni mengabdi padaNya.

Adapun “jasa” sebagai pemimpin yang berhasil, tidak diperkenankan menerima pujian, karena segala puji milikNya semata. Bukankah atas takdirNya semua hal terjadi?

Bahkan ada salah satu perbuatan yang dibenci olehNya, yaitu menyebut-nyebut jasa diri sendiri, termasuk sedekah sekalipun, yang kemudian menyakitkan hati si penerima manfaatkan . “Merasa berjasa” harus dihilangkan dari pikiran. Sebaliknya, “merasa bersalah” perlu dinaikkan sensitivitasnya.

Pejabat di Jepang, banyak yang tak sungkan mundur. Padahal, bukan karena unjuk rasa. Sekedar merasa gagal atas janji yang diucapkan atau karena di luar harapan, walau banyak jasa sekalipun.

Para pemimpin Jepang, ternyata menganut prinsip kepemimpinan yang sesuai dengan Islam dari segi “adab” nya. Sedangkan di Indonesia, silakan nilai sendiri.

Pemimpin itu mengabdi sepenuhnya, jika ala Jepang. Kehormatan atas loyalitas lebih tinggi daripada kedudukan. Kalau Indonesia? Contoh presidennya saja.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

27 KOMENTAR

  1. Dlm suatu prtndingan ( Sepakbola) yg penting GOL KEMENANGAN (hasil) untk apa koar2 susah pyh dg sgl strategi tp hasil AHIR TK ADA,
    PUBLIK ITU MAUNYA Freeport sdh menjd milik NEGARA
    BUKAN PEPESAN KOSONG
    Bkn janji kampnye yg tk ad ditepti

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Erwin Arnada Bagi Tips Membuat Film Berkelas, Akber Bali 84 Diserbu Millenial

BADUNG, WARGASERUJI –  Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Bali kembali mengadakan kelas berbagi ilmu gratis tanpa berbayar untuk masyarakat di Bali. Kelas Akademi Berbagi Bali...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Perkuat Pembelajaran Aktif di Kampus, Tanoto Foundation Latih Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

JAMBI, WARGASERUJI – Setelah melatih lebih dari 1.145 pendidik SD/MI dan SMP/MTs, Tanoto Foundation kali ini melatih pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi),...

Umat Butuh Sistem Yang Sehat

WARGASERUJI - Menjadi hal asing bagi umat muslim, pristiwa yang terjadi pada 3 Maret 1924M. Sebuah tragedi besar yang membalik penuh tatanan hidup umat Islam....

Komunitas Alumni NHI 02 Resmi Dikukuhkan oleh BPN

Melalui SK yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Satgas BPN, Toto Utomo Budi Santoso kepada Ketua Umumnya Hidayat Hasan, Komunitas Alumni NHI 02 resmi menjadi bagian dari Satgas BPN Prabowo Sandi.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Pertanggungjawaban Jokowi-JK terhadap Janji-janji Kampanye 2014

Janji-janji pada saat kampanye Capres dan Cawapres pasti ada. Sejak Pilpres Langsung yang telah kita laksanakan sebanyak 3 kali, yang paling kita ingat adalah...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...