Follow SERUJI

96,205FansSuka
396PengikutMengikuti
6,748PengikutMengikuti
670PelangganBerlangganan

El Clasico: Partai Allah vs Partai Setan

Jangan baper dulu. Kenapa? karena baper itu melelahkan. Serius lho. Bagaimana tidak melelahkan kalau kita mencoba menginterpretasi terlalu dalam tentang suatu hal tanpa didukung data yang luas. Walhasil menguras emosi, terlebih jika hal itu sifatnya ego threat. Percayalah, baper itu melelahkan!

Kalau tentang El Clasico, bagi penggemar sepakbola, khususnya Liga Spanyol, pasti sudah pada familiar, istilah itu merujuk pada pertandingan antara dua klub sepakbola terbesar dan terkaya di Spanyol, yaitu Real Madrid dan Barcelona. Pertandingan yang sarat gengsi, karena melibatkan “pertarungan” identitas kebangsaan dan nuansa politis lainnya, selain tentunya karena kedua klub tersebut adalah klub yang sarat prestasi dan punya sejarah gemilang. Diksi el clasico pun sering diadopsi penggunaanya, di luar konteks persepakbolaan Liga Spanyol, misalnyael clasico di Indonesia antara Persija vs Persib atau Persebaya vs PSM. Pengadopsian sebuah diksi adalah hal yang lumrah dan sah-sah saja. Untuk dramatisasi misalnya, ataupun karena memang adanya persamaan makna dan sifat yang melekat pada diksi tersebut.

Salah satu el clasico tertua, terklasik, ter-vintage di muka bumi ini adalah pertarungan antara partai Allah melawan partai setan. Kebenaran dan kejahatan adalah dua pihak yang takkan mungkin berdamai, takkan pernah tercapai resolusi damai dalam pertikaian antar keduanya. Sejak awal zaman hingga nanti berakhirnya zaman. Kebenaran adalah jalannya Allah azza wa jalla, sedangkan kejahatan adalah metode setan laknatullah ‘alaih. Siapapun dan apapun yang melazimi metode-metode setan maka menjadi bagian darinya, menjadi musuh Allah, dan takkan pernah mendapati kemenangan yang hqq (hakiki).

Maka sebuah keniscayaan sepanjang umur peradaban manusia akan ditemui pertikaian ini. Pertikaian antara dua kelompok atau golongan, hizbullah melawan hizbussyaithan. Mereka yang senantiasa tunduk patuh taat pada risalah-risalah kenabian, yang senantiasa meyakini kebenaran ayat-ayat ilahiah, tampil membela dan memperjuangkan kebenaran, maka mereka itulah yang disebut hizbullah.

“Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha pada Allah. Mereka itulah hizbullah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah yang akan memperoleh kemenangan.” – QS. Al Mujaadilah: 22

Adapun mereka yang senantiasa tampil mendebati kebenaran, menyeru pada yang mungkar dan berusaha menghalangi pada yang ma’ruf, mengibarkan bendera permusuhan kepada hizbullah, mencela aturan-aturan Allah dan yang menjalankannya, menebarkan kesesatan dan kejahatan di muka bumi ini, maka mereka itulahhizbussyaitan.

“Setan telah menguasai mereka dan menjadikan mereka lupa kepada Allah, mereka itulah hizbussyaitan.Ketahuilah, sesungguhnyahizbussyaitan adalah golongan yanh merugi.” – QS. Al Mujaadilah: 19

Berdasar penggunaan diksi hizbullah dan hizbussyaitan yang ada dalam Al Qur’an, penjelasan terkait adalah tentang sifat atau karakteristik yang ada pada masing-masing. Penjelasan yang ada tidak melakukan pembatasan pada satu bentuk model tertentu. Sehingga bisa dipahami bagi yang beriman pada Allah dan kitabNya, bahwa sampai akhir zaman hizbullah dan hizbussyaitan akan muncul dalam beragam bentuk, bisa tampil sebagai perorangan, kelompok, bahkan dalam jenis kelompok yang keanggotaannya lebih luas, besar, dan banyak. Cukuplah untuk kita beriman, tak perlu baperan.

Dalam bahasa Arab, hizb berarti kumpulan. Dalam kamus Al-Munawwir, hizb berasal dari kata hizbun, yang diartikan sebagai partai, kelompok, golongan, jenis, wirid, bagian, dan senjata. Adapun hizb secara istilah juga biasa diterjemahkan sebagai partai, itulah mengapa partai-partai di negara berbahasa Arab, menggunakan diksihizb, misalnya hizbul hurriyah wal ‘adalahdi Mesir, hizbul al ‘adalah wal bina’ di Libya, hizbul ‘adalah wal tanmiyah di Maroko, atau hizb jabhah al amal al islami di Jordania. Kekayaan arti dan makna dalam kosakata bahasa Arab memiliki maksud tertentu, sehingga menjadi bahasa yang digunakan dalam Al Qur’an. Kekayaan itu membuat konteksnya akan selalu relevan dengan masa kekinian, tidak terhalangi oleh sempit dan terbatasnya arti makna. Kandungan makna dari diksi-diksi yang digunakan dalam Al Qur’an senantiasa kekinian atau sesuai dengan jaman now. Begitulah salah satu cara Allah menepati janji untuk menjaga keotentikan dan kebenaran Al Qur’an.

Dalam konteks bernegara kita di Nusantara, dasar negara kita yaitu Pancasila, mengakui nilai-nilai Ketuhanan menjadi salah satu sendi kehidupan bernegara. Sehingga upaya-upaya untuk memisahkan nilai-nilai ketuhanan dalam bentuk-bentuk kehidupan bernegara kita, adalah mencoreng serta mencederai keutuhan nilai Pancasila. Konteks dan pertikaian el clasico antara hizbullah danhizbussyaitan pasti akan kita temui dalam kehidupan keseharian kita, dalam kehidupan bernegara kita. Maka sebagai umat yang memilih beriman kepada Al Qur’an, memilih meyakini Al Qur’an sebagai panduan yang mengatur segala seluk beluk kehidupan kita, diksi-diksi seperti hizbullah dan hizbussyaitan bukanlah menjadi sesuatu yang mengherankan. Tugas kita adalah mempelajari kandungan dari penjelasan tentang hizbullah dan hizbussyaitan, dengan harapan bisa mengenali yang mana individu, kelompok, golongan, partai yang berkarakteristik hizbullah dan mana yang hizbussyaitan, untuk kemudian menentukan pilihan akan membersamai yang mana, “Partai” Allah (hizbullah) ataukah “Partai” Setan (hizbussyaitan). Itu tentunya menjadi el clasico tersendiri dalam diri kita masing-masing. Wallahu a’lam.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Enam Tingkat Kewajiban Terhadap Alquran

Enam tingkat kewajiban terhadap Al Quran adalah mulai dari mengimani, membaca (tilawah), memahami, beramal, mengajarkan, dan terakhir membela ketika Al Quran diserang

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hal ini Wajib Dilakukan Pengendara Bila Mendengar Sirine Ambulance

Share menarik dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri berupa fliyer himbauan pada pengendara di jalan raya ketika mendengar sirine ambulance di belakang kendaraan kita....

Siapa di Belakang Jokowi, dan di Belakang Prabowo?

Kalau pilih calon presiden di 2019, apa yang ada dibenak pembaca budiman? Memilih orangnya, atau orang-orang di belakangnya? Dua-duanya, sih, tidak salah. Siapa di...

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...