SCROLL KE ATAS UNTUK MEMBACA

Aku Gelisah Dengan Maraknya Penolakan Silaturohim Sesama Anak Bangsa, Apakah Pak Presiden Juga Gelisah?

Aku Gelisah Dengan Maraknya Penolakan Silaturohim Sesama Anak Bangsa, Apakah Pak Presiden Juga Gelisah?

Bagaimana bisa di negara yang katanya demokratis ini bisa marak aksi tolak kehadiran sesama anak bangsa di suatu daerah?

Bagaimana bisa di negara yang katanya negara hukum ini bisa terlihat bebasnya aksi penolakan pada sesama anak bangsa tanpa ada tindakan hukum bagi pelakunya?

Bagaimana bisa negara yang berdiri diatas kearifan para pejuang, yang para raja-raja pun mengorbankan kekuasaannya demi lahirnya NKRI, bisa tampak aksi penolakan pada sesama anak bangsa?

Fahri Hamzah, Ahmad Dhani, Neno warisman,Ratna Sarumpaet, Ustadz Abdul Shomad, ustadz Felix siauw adalah tokoh-tokoh ternama yang pernah mengalami tindakan penolakan oleh sekelompok masa yang tidak bisa toleransi pada perbedaan pendapat. Belum lama ini juga ada teman memposting berita adanya penolakan pemuda Dayak pada tokoh HTI yang akan berkunjung ke wilayahnya.

Tidak adanya tindakan hukum dari aparat hukum kepada para pelaku penolakan sejumlah anak bangsa tersebut akan menimbulkan rasa tidak adil di hati masyarakat yang merasa terdholimi. Sehingga berpotensi mereka melakukan tindakan balas dendam.

Dan aksi balas dendam tersebut sudah terjadi, contohnya adanya penolakan kesultanan Siak pada ketua GP Ansor di bumi melayu dengan alasan karena ketua GP Ansor tersebut telah mmbiarkan persekusi pada ulama oleh ormas mereka di tanah jawa.

Wahai para punggawa negeri ini khususnya kepada bapak Presiden, kepada siapa kami rakyat yang ingin persatuan bangsa ini tidak terkoyak mengadu atas musibah persatuan yang sedang melanda negeri ini selain kepada Bapak?

Wahai bapak presiden, lakukan tindakan yang adil agar bibit-bibit perpecahan sesama anak bangsa tidak semakin subur. Saya saja sebagai rakyat jelata sangat gelisah dengan kondisi ini, tentu pak presiden selaku pucuk pimpinan negara jauh lebih gelisah daripada saya. Ayolah Pak, segera bertindak atasi ini dengan adil dan bijaksana!

Jangan sampai saya harus mengadu pada kelelawar seperti dalam lagu Gelisah Kantata Takwa dibawah ini, hehe

Anak muda diujung jalan
Petik gitar jilati malam
Mata merah hatinya berdarah
Sebab apa tiada yang mau tahu

Pada kelelawar ia mengadu
Pada lampu lampu jalan sandarkan angan
Pada nada nada lontarkan marah
Pada alam raya ia berterus terang
Aku gelisah

Orang tua diremang remang
Cari teman hamburkan uang
Senyum ramah tak ada dirumah
Sebab apa tiada yang mau tahu

Pada kelelawar ia mengadu
Pada lampu lampu jalan sandarkan angan
Pada nada nada lontarkan marah
Pada alam raya ia berterus terang
Aku gelisah
Aku gelisah

Gelisah jiwa bagai prahara
Orang muda orang tua
Penuh amarah membabi buta

Gelisah hidup penjara dunia
Penjara dunia
Padang gelisah panas membara
Hutan gelisah memagar hidup
Gelisah langit muntahkan badai

Kebimbangan lahirkan gelisah
Jiwa gelisah bagai halilintar
Aku gelisah
Aku gelisah

Orang orang saling bertengkar
Untuk apa bukan soal lagi
Keserakahan sudah menjadi nabi
Kekuasaan adalah jalan keluar

Pada kelelawar ia mengadu
Pada lampu lampu jalan sandarkan angan
Pada nada nada lontarkan marah
Pada alam raya ia berterus terang
Aku gelisah
Aku gelisah

Orang muda penuh luka
Terkoyak nasib tertikam gelisah
Membalik hidup menerkam nasib

Gelisah badan gelisah tidur
Lingkaran gelisah lingkaran setan
Menggelinding menggelinding
Datang dan pergi
Memagar hidup

Adakah orang tidak gelisah
Gelisah gelisah dunia gelisah
Aku gelisah
Aku gelisah
Aku gelisah

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Artikel Lain

TERPOPULER