close
Ingin Menulis di WARGA SERUJI? Klik disini

Geliat Wakafprenuer Witjaksono Siap Suntik Modal Milyaran

Seorang pebisnis muda Witjaksono  ingin mencetak banyak CEO dengan perusahaan publik alias Tbk berbasis wakaf. Inilah semangat Wakafprenuer yang kreatif.

Alhamdulillah alumni UNDIP ini sudah sepakat dan dengan tekad bulat ingin membuat suatu perubahan. Yakni perubahan mendasar dari  sebuah konsep bisnis, perubahan mendasar dari sebuah pembelajaran dan perubahan mendasar dari sebuah gerakan pembentukan ekonomi bersama.

Dengan bekal pengalaman yang dimilikinya Witjaksono yang sudah melahirkan dua perusahaan Tbk yakin bisa kolaborasi bersama dalam sebuah perusahaan dengan konsep korporasi.

Loading...

Ia yakin bahwa ilmu itu akan bermanfaat jika berbagi dan dimanfaatkan bersama.

Karena kalau bergerak bersama itu lebih kuat dibandingkan bergerak sendiri dengan ego sendiri.

Lagi pula kalau kita saling terikat akan memberikan rasa persaudaraan yang lebih kuat.

Dengan niat baik dan dengan pola yang baik, insyaAllah akan menciptakan hasil yang baik melalui lima langkah penting.

Pertama, Witjaksono akan memandu membangun sebuah perusahaan.

Kedua, dirinya akan memandu mengembangkan perusahaan tersebut.

Ketiga, akan dipandu menjadikan perusahaan ini menjadi perusahaan publik alias Terbuka (Tbk)

Keempat, juga akan dipandu memilih CEO (Management) terbaik untuk perusahaan tersebut.

Kelima,  inilah yang terpenting yakni dia akan suntikan modal hingga 1 Milyar ke perusahaan ini.

Dengan gerakan ” Millionways” tim Witjaksono akan berpikir bersama, membuat pola bersama, menjalankan perusahaan bersama dan memonitor bisnis bersama. Dan yang paling penting adalah sepuluh persen saham dari perusahaan yang terbentuk akan diwakafkan.

Gerakan Wakafprenuer ini dimulai dari MILLION WAYS Business Gathering yang digagas Witjaksono pada Agustus 2018. Kita mengapresiasi langkah literasi, kreasi dan konversi gerakan Wakafprenuer seperti ini

Semoga makin bertambah banyak  Wakafprenuer seperti mas Witjaksono ini.

Langganan berita lewat Telegram
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Imam Nur Azishttp://bwi.or.id
Komisioner BWI (Badan Wakaf Indonesia) periode 2017-2020. Aktivis socioprenuer dan wakafprenuer.
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Loading...

TANGGAPAN TERBANYAK

TERPOPULER