BWI dan BI Canangkan Gerakan Indonesia Sadar Wakaf

BWI dan BI Canangkan Gerakan Indonesia Sadar Wakaf

Momentum 12 Desember 2018 di Surabaya lalu menjadi saksi lahirnya Gerakan Indonesia Sadar Wakaf.

National Waqf Caring Day adalah sub tema acara yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Wakaf Produktif (FWP) dan UNIDA GONTOR dalam agenda  Rutin International Sharia Economic Festival (ISEF) ke 5 yang diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 11 s.d 15 Desember 2018.

Dalam sambutannya ketua Badan Pelaksana BWI, Prof Dr Ir Muhammad Nuh menyampaikan : ” bahwa kita harus bisa membangun ekosistem wakaf dengan menghidupkan kembali engine perubahan melalui literasi perwakafan yang lebih inovatif.

Sementara itu Bapak Fuad Nasar selaku Direktur pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI juga menguatkan dalam sambutannya “sebagai Islamic social fan, Inovasi wakaf tidak boleh lepas dari aturan Undang Undang dan  aturan syariah, sehingga tetap pada jalur Maqosid Syariah dan semangat dari gerakan wakaf .”

Alhamdulillah acara tersebut berjalan lancar dan menjadi momentum baru utk kemajuan perwakafan di Indonesia melalui empat Inovasi.

Pertama, Inovasi Penghimpunan Wakaf melalui Platform Digital seperti Wakaf Hasanah (BNI-Syariah)- Ammana Fintek Syariah & Kitawakaf.com

Kedua adalah inovasi Pengelolaan Wakaf melalui Waqf Link Sukuk di tahap 1 dan Sukuk Link Wakaf di tahap 2

Ketiga, inovasi Tata Kelola Wakaf melalui Waqf Core Principle

Keempat yakni inovasi SDM Nazhir melalui ICAST

Kita masih memerlukan dukungan dari para pelaku wakaf untuk implementasi dari seluruh inovasi tersebut. Tidak bisa dipungkiri kedepan PSAK 112 mengenai Wakaf juga menjadi concern kita semua Para pelaku wakaf untuk Nazhir yg Accountable, SKKNI Nazhir yg sedang di susun Kemenag juga menjadi concern kita utk Nazhir yg Profesional.

Tantangan Wakaf saat ini tidak hanya Output tapi Outcome, yaitu Terhimpun – Terkelola – Tersalurkan yang terukur impact dalam pengentasan kemiskinannya melalui SROI (Social Return On Investment) tambah Nanda, selaku wakil ketua FWP (Forum Wakaf Produktif) yang juga salah satu pembicara pada acara sharing session yang dipandu oleh moderator Bobby P. manulang (Ketua FWP) . Antusiasme peserta muncul dengan berbagai pertanyaan seputar perwakafan dan pembagian doorprize dari pendukung acara seperti BNI syariah dan kitawakaf.com

Hadir pula dalam kesempatan itu Lembaga Nazhir, yayasan Dompet Dhuafa,  Wakaf Al Azhar,  Yayasan Wakaf Bani Umar, Rumah Wakaf,  Wakaf MUI,  Wakaf Daruttauhid,  Wakaf Mandiri Amal Insani,  Wakaf Yakesma,  Wakaf Hikmah Tsania Purwokerto,  PPPA Darul Qur’an, Keluarga Besar Wakaf Gontor, Yayasan Bangun Nurani Bangsa (Menara 165) Dan Global Wakaf.

Kita berharap semoga seluruh rangkaian acara ISEF di Surabaya lalu menjadi momentum kebangkitan wakaf di Indonesia.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Cara Mudah Redakan Sakit Gigi dengan Terapi Sujok

Sakit gigi sering datang tiba-tiba dan sangat mengganggu. Kalau posisi jauh dari fasilitas layanan kesehatan atau dalam perjalanan misalnya, sering harus menahan nyeri yang menyebabkan aktifitas terganggu. Sebenarnya ada cara mudah redakan sakit gigi dengan terapi SuJok yang bisa dilakukan sebagai langkah darurat.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Kudis, Penyakit Kulit Klasik yang Masih Mengusik

Kudis yang dalam bahasa medis disebut scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit yang bernama  Sarcoptes Scabeiei varian Hominis. Kudis bisa...

Neymar Oziel, Bocah 2.5 Tahun Lihai Bermain Bola

Kotawaringin Barat - Pepatah mengatakan buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Kalimat itu akan lebih tepat disematkan pada bocah umur 2.5 tahun dengan nama...

Perasaan Hati dan Ukuran Cinta

Rasa cinta yang mendalam itu sering kali tidak dapat diungkapkan oleh kata-kata, kecuali hanya sebagian kecil saja, namun jika cinta sudah melekat di dalam...
close