close

Follow SERUJI

53,147FansSuka
396PengikutMengikuti
7,070PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Geliat Wakafprenuer Witjaksono Siap Suntik Modal Milyaran

Seorang pebisnis muda Witjaksono  ingin mencetak banyak CEO dengan perusahaan publik alias Tbk berbasis wakaf. Inilah semangat Wakafprenuer yang kreatif.

Alhamdulillah alumni UNDIP ini sudah sepakat dan dengan tekad bulat ingin membuat suatu perubahan. Yakni perubahan mendasar dari  sebuah konsep bisnis, perubahan mendasar dari sebuah pembelajaran dan perubahan mendasar dari sebuah gerakan pembentukan ekonomi bersama.

Dengan bekal pengalaman yang dimilikinya Witjaksono yang sudah melahirkan dua perusahaan Tbk yakin bisa kolaborasi bersama dalam sebuah perusahaan dengan konsep korporasi.

Ia yakin bahwa ilmu itu akan bermanfaat jika berbagi dan dimanfaatkan bersama.

Karena kalau bergerak bersama itu lebih kuat dibandingkan bergerak sendiri dengan ego sendiri.

Lagi pula kalau kita saling terikat akan memberikan rasa persaudaraan yang lebih kuat.

Dengan niat baik dan dengan pola yang baik, insyaAllah akan menciptakan hasil yang baik melalui lima langkah penting.

Pertama, Witjaksono akan memandu membangun sebuah perusahaan.

Kedua, dirinya akan memandu mengembangkan perusahaan tersebut.

Ketiga, akan dipandu menjadikan perusahaan ini menjadi perusahaan publik alias Terbuka (Tbk)

Keempat, juga akan dipandu memilih CEO (Management) terbaik untuk perusahaan tersebut.

Kelima,  inilah yang terpenting yakni dia akan suntikan modal hingga 1 Milyar ke perusahaan ini.

Dengan gerakan ” Millionways” tim Witjaksono akan berpikir bersama, membuat pola bersama, menjalankan perusahaan bersama dan memonitor bisnis bersama. Dan yang paling penting adalah sepuluh persen saham dari perusahaan yang terbentuk akan diwakafkan.

Gerakan Wakafprenuer ini dimulai dari MILLION WAYS Business Gathering yang digagas Witjaksono pada Agustus 2018. Kita mengapresiasi langkah literasi, kreasi dan konversi gerakan Wakafprenuer seperti ini

Semoga makin bertambah banyak  Wakafprenuer seperti mas Witjaksono ini.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Imam Nur Azishttp://bwi.or.id
Komisioner BWI (Badan Wakaf Indonesia) periode 2017-2020. Aktivis socioprenuer dan wakafprenuer.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Rawat Nenek Ubud, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Berbagi Kebahagiaan

Di usia senjanya, Ni Wayan Lepug (85 tahun) Asal Ubud, Kabupaten Gianyar harus hidup sebatang kara tanpa ditemani oleh keluarganya

Macan Padi dan Pilot Keren Prabowo-Sandiaga Lanjut Ngluruk Jatim

Kegiatan Ngluruk Jatim yang dilakukan oleh dua kelompok relawan militan paslon 02 yaitu Macan Padi Indonesia dan Pilot Keren Prabowo Sandiaga, dilanjut sampai ke...

Tak Hanya Teori, “Aksi Indonesia Muda” Peduli Masyarakat Eks Kusta di Kampung Dangko

Projek sosial yang dilakukan AIM kali ini berupa projek pemberdayaan perempuan dalam bentuk pelatihan pembuatan keset kaki.

‘Macan Padi’ dan ‘Pilot Keren Prabowo-Sandi’ Putihkan Lamongan

etelah sebelumnya meramaikan Kota Madiun, kali ini kelompok relawan Prabowo-Sandiaga, 'Macan Padi' dan 'Pilot Keren Prabowo-Sandi' hadir di Kota Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

Yusril Ihza Mahendra dan Lukah

WARGASERUJI - Lukah sebuah alat penangkap ikan tradisional yang sering digunakan  penduduk pedalaman dalam menangkap ikan di sungai.  Lukah yang terbuat dari rotan dipasang...

Sekuel Kedua Film The Power of Love, “Hayya the Movie” Shooting di 212 Mart

JAKARTA, WARGASERUJI - Film dengan latar belakang Aksi 212 berjudul 'The Power of Love' sempat booming dan jadi salah satu film lokal yang paling...

TERPOPULER

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ketika Kata “Akal Sehat” Menangis di Kamus, di Musim Pilpres

- Catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan Yang Sepaham. Oleh: Denny JA Di era pemilu presiden, banyak hal didangkalkan. Termasuk makna akal sehat, yang kini seolah...