close

Follow SERUJI

53,147FansSuka
396PengikutMengikuti
7,070PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Puisi Sukmawati Tuai Kontroversi, Gusti Kadran : Dia Hanya Menuruti Perasaannya Saja

Kotawaringin Barat – Puisi Sukmawati Soekarnoputri dengan judul “Ibu Indonesia” yang dibacakan dalam acara 29 Tahun “Anne Avantie Berkarya” di Indonesia Fashion Week menuai kontroversi dan kecaman banyak pihak. Pasalnya, puisi tersebut dianggap menista agama Islam karena menyinggung azhan sebagai panggilan ibadah shalat lebih merdu suara kidung atau nyanyian.

Disamping mendapat sorotan publik, puisi Sukmawati juga banyak dilaporkan oleh sejumlah Ormas Islam kepada pihak berwajib. Karena syair pada puisi tersebut dinilai melecehkan dan menistakan agama Islam. Sehingga kecaman pun datang bertubi-tubi kepadanya.

Menanggapi hal itu, tokoh agama Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Gusti Kadran angkat bicara. Ia menilai puisi Sukmawati adalah wujud perasaannya yang diungkapkan dengan kata-kata.

“Puisi yang dibaca merupakan cerminan perasaan dia saja. Harusnya kalau membuat puisi itu harus dikaji lebih mendalam agar tidak ada yang tersakiti,” ucapnya kepada sejumlah awak media usai acara pembentukan forum kerukunan pemuda Kobar, Sabtu (7/4/2018) siang, di kediamannya jalan A. Yani gg. Lele Kelurahan Baru Pangkalan Bun.

Gusti Kadran juga menyayangkan terhadap puisi yang dibuat oleh Sukmawati. Karena, imbuhnya, Sukmawati adalah tokoh wanita yang merupakan putri dari sang proklamator yakni Presiden Republik Indonesia pertama kali.

“Ibu Sukmawati ini kan seorang tokoh wanita. Harusnya lebih berhati-hati dalam menulis dan membaca puisinya. Apalagi itu di ranah publik,” ujarnya.

Meski demikian, sambung dia, ia menghimbau kepada masyarakat Kobar hendaknya menyerahkan semua itu kepada pihak terkait yang sudah menangani persoalan tersebut. Ia juga berharap agar polemik itu tidak berkepanjangan sehingga tidak mengganggu keamanan Nasional.

“Kita ambil hikmahnya saja, agar hal serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang,” pungkasnya.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah

YANG LAGI PRO-KONTRA

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Rawat Nenek Ubud, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Berbagi Kebahagiaan

Di usia senjanya, Ni Wayan Lepug (85 tahun) Asal Ubud, Kabupaten Gianyar harus hidup sebatang kara tanpa ditemani oleh keluarganya

Macan Padi dan Pilot Keren Prabowo-Sandiaga Lanjut Ngluruk Jatim

Kegiatan Ngluruk Jatim yang dilakukan oleh dua kelompok relawan militan paslon 02 yaitu Macan Padi Indonesia dan Pilot Keren Prabowo Sandiaga, dilanjut sampai ke...

Tak Hanya Teori, “Aksi Indonesia Muda” Peduli Masyarakat Eks Kusta di Kampung Dangko

Projek sosial yang dilakukan AIM kali ini berupa projek pemberdayaan perempuan dalam bentuk pelatihan pembuatan keset kaki.

‘Macan Padi’ dan ‘Pilot Keren Prabowo-Sandi’ Putihkan Lamongan

etelah sebelumnya meramaikan Kota Madiun, kali ini kelompok relawan Prabowo-Sandiaga, 'Macan Padi' dan 'Pilot Keren Prabowo-Sandi' hadir di Kota Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

Yusril Ihza Mahendra dan Lukah

WARGASERUJI - Lukah sebuah alat penangkap ikan tradisional yang sering digunakan  penduduk pedalaman dalam menangkap ikan di sungai.  Lukah yang terbuat dari rotan dipasang...

Sekuel Kedua Film The Power of Love, “Hayya the Movie” Shooting di 212 Mart

JAKARTA, WARGASERUJI - Film dengan latar belakang Aksi 212 berjudul 'The Power of Love' sempat booming dan jadi salah satu film lokal yang paling...

TERPOPULER

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ketika Kata “Akal Sehat” Menangis di Kamus, di Musim Pilpres

- Catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan Yang Sepaham. Oleh: Denny JA Di era pemilu presiden, banyak hal didangkalkan. Termasuk makna akal sehat, yang kini seolah...