WARGASERUJI –Â Merasa dikhianati dengan benar-benar dikhianati jelas berbeda. Merasa dikhianati belum tentu benar-benar dikhianati. Sedang yang benar-benar dikhianati belum tentu juga sakit hati bahkan tidak peduli. Terus, bagaimana nasib orang yang merasa dikhianati di masa depan?
Kalau tak segera memaafkan, orang yang merasa dikhianati akan menimbun dendam dalam hati. Jelas hanya mengundang penyakit. Atau hanya akan muncul pertengkaran di kemudian hari.
Lebih gawat lagi kalau menjadi kegemaran. Gemar merasa. Sedikit-sedikit sakit hati. Padahal belum tentu juga benar-benar dikhianati. Paling salah paham saja.
Selain dendam, orang yang merasa dikhianati juga bisa trauma dan mudah curiga. Efeknya, akan mudah sekali berprasangka buruk, yang jadi sumber perasaan dikhianati juga. Akhirnya, jadi orang yang paling sengsara karena merasa seluruh orang di dunia telah mengkhianatinya.
Jika masih ada orang terdekat yang setia, orang yang mudah merasa dikhianati bisa berangsur-angsur berubah. Ada muncul kepercayaan, kemudian melupakan trauma dikhianati. Tapi, jika tidak, bisa-bisa putus asa hingga berniat bunuh diri.
Salah satu faktor mengapa orang merasa dikhianati, padahal orang lain tidak melakukannya, adalah kesalahpahaman. Orang itu bukan batu yang tak bisa berubah ditelan zaman. Ketika seseorang berubah, sedangkan orang lain mengharapkan agar tidak berubah, rasa dikhianati bisa muncul. Rasa yang sebetulnya tidak perlu.
Tipe orang yang mudah merasa dikhianati biasanya kaku dalam memegang prinsip. Dirinya juga kurang toleran terhadap prinsip orang lain. Padahal, perubahan prinsip hidup itu selalu ada dalam perjalanan kehidupan.
Orang yang benar-benar dikhianati bisa saja lebih mudah memaafkan. Prosesnya mungkin lama, tapi jika diusahakan bisa membuat dirinya ikhlas dengan apa yang menimpanya. Rata-rata, orang yang benar-benar dikhianati lebih selamat hidupnya. Bahkan, orang-orang yang berkhianat biasanya celaka.
Itulah bedanya, nasib orang yang merasa dikhianati dengan orang yang benar-benar dikhianati. Kalau ingin jadi orang yang beruntung, pilihlah menjadi orang-orang yang benar-benar dikhianati daripada merasa dikhianati. Setuju?
