WARGASERUJI – Artikel persuasi itu artikel untuk “membujuk” pembaca. Cocok dipakai sebagai penarik pelanggan, atau mempengaruhi orang untuk melakukan sesuatu. Berikut ini hal-hal yang sebaiknya diperhatikan sehingga gampang menulis artikel persuasi.
Berorientasi Manfaat
Sebaiknya di awal tulisan sudah disebut manfaat bila pembaca mau melakukan saran-saran dari penulis. Selain untuk menarik agar tetap membaca, juga sebagai panduan bagi penulis agar tidak melebar topiknya.
Tidak harus eksplisit. Bisa menggunakan kalimat seperti contoh dalam berikut: “Anda akan rasakan setelah beberapa hari dilakukan!”
Pengalaman atau Testimoni
Orang-orang selalu minta bukti. Karena itu, cerita tentang pengalaman atau testimoni sangat mudah merasuk dalam pikiran pembaca.
Setelah itu, mudah membujuk pembaca untuk melakukan atau menerima tawaran penulis, atau setidaknya menambah minat.
Fakta Ilmiah
Selain pengalaman dan testimoni, fakta-fakta ilmiah yang diketengahkan juga sangat mudah mempengaruhi keyakinan pembaca. Oleh karena itu, sebaiknya ada kajian ilmiah yang terkait dengan tulisan. Bisa dalam bentuk kutipan atau secara implisit disebutkan.
Masuk Akal
Tulisan persuasi menggunakan logika sederhana yang mudah dicerna masyarakat luas. Kata-kata yang bisa digunakan seperti: “Kalau begini maka harus begitu”, dan sebagainya.
Fakta, pengalaman dan testimoni diuraikan secara logis sesuai pemahaman khalayak. Hindari membuat kontroversi atau pro-kontra, apalagi kritik.
Kalau dalam dunia pendidikan, tekniknya bisa dikatakan “masuk ke dunia mereka, kemudian bawa masuk ke dunia yang baru”. Menyesuaikan dengan logika pembaca agar tidak ada penolakan karena perbedaan pendapat.
—
Begitulah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar gampang menulis artikel persuasi. Barangkali pembaca ingin menambahkan atau menanggapi, silakan jangan segan menuliskannya.
