WARGASERUJI – Artikel argumentasi atau opini adalah artikel yang bertujuan mengemukakan suatu pendapat atas permasalahan yang terjadi. Berikut ini cara jitu menulis artikel argumentasi atau opini sehingga mampu menarik perhatian pembaca.
Sudut Pandang Unik
Argumentasi yang disampaikan akan diperhatikan bila menggunakan sudut pandang yang unik. Misal, tentang pembubaran lokalisasi dari sudut pandang pekerja seks.
Karena sifatnya yang unik, maka tentu saja spesifik dan sempit. Argumentasinya diuraikan secara lebih dalam berdasar fakta-fakta terkait yang hanya diketahui melalui investigasi khusus dari sudut pandang tertentu aja.
Masalah Banyak Orang
Artikel argumentasi opini akan dibaca bila sudah menjadi masalah bagi banyak orang. Apalagi, berbagai tindakan dari yang berwenang tidak juga mendatangkan penyelesaian yang memuaskan.
Oleh karena terkait dengan urusan orang banyak, maka sasaran opini banyak ditujukan kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sehingga, opini sering dimaknai sebagai kritik.
Menjabarkan Masalah
Orang pasti sebal jika menemui kusutnya masalah. Ketika artikel opini dimulai dengan menjabarkan masalah, pembaca sudah mulai tertarik. Padahal, belum sampai kepada solusinya.
Apalagi jika penjabarannya dilakukan secara logis, sehingga mulai mempengaruhi pembaca. Tahap ini bisa saja mulai mengarahkan pembaca agar nanti menyetujui pendapat penulis.
Misal, penulis hanya menjabarkan masalah di bagian tertentu saja sehingga solusi yang cocok hanyalah dari pendapat penulis. Namun, bagi pembaca kritis, akan dilihat hanya sebagai sebuah sudut pandang sehingga hanya menambah wawasan tanpa perlu menyetujui solusinya.
Logika yang Mudah Dicerna
Biasanya yang mudah diterima awam adalah logika sederhana seperti sebab dan akibat. Kalau pun menemui alur logika yang panjang dan berbelit, bisa dipecah menjadi beberapa bagian. Bisa pula menjadi langkah-langkah solusi.
Contoh alur logika yang panjang seperti: A sehingga B sehingga C sehingga D. Bisa ditulis dengan tahapan solusi A, kemudian solusi B, solusi C dan seterusnya.
Mungkin karena ditujukan mempengaruhi pembaca, sehingga tulisan dibuat dengan logika sederhana. Akibatnya, solusi yang ditawarkan tidak bisa menyelesaikan masalah secara menyeluruh. Namun, begitulah sifat tulisan argumentasi atau opini.
Kata Ahli
Dari beberapa hal yang telah dibahas, akan terlihat bahwa untuk menulis artikel argumentasi yang jitu diperlukan kemampuan memahami masalah sekaligus membuat argumen yang tepat. Kemampuan ini hanya dimiliki oleh ahli atau pakar.
Kalau bukan ahli, bisa dengan menyertakan pendapat ahli dalam membangun argumen. Namun sebaiknya tidak terlalu sering, karena pembaca akan menganggap penulis kurang kapasitasnya.
Oleh karena itu, gunakan sudut pandang sempit sesuai keahlian. Dengan itu, penulis membatasi hanya dialah yang paling menguasai.
Contohnya, ketika penulis sudah melakukan investigasi ke orang-orang yang terlibat, sehingga dirinya satu-satunya yang mengetahui dari sudut pandang tertentu.
—
Demikian cara jitu menulis artikel argumentasi atau opini. Bagi yang sudah pakar dalam bidang tertentu, tinggal menuliskan apa yang ada dibenaknya sesuai kepakarannya. Jika belum, berusahalah menjadi pakar.
