SCROLL KE ATAS UNTUK MEMBACA

Keadilan Azab Atas Penduduk Negeri

Keadilan Azab Atas Penduduk Negeri

WARGASERUJI – Ketika azab datang menimpa suatu negeri, orang mengira penduduk negeri itu dianiaya. Padahal, Allah sedang menegakkan keadilan azab atas mereka. Tak satupun yang dianiaya.

ذَلِكَ أَنْ لَمْ يَكُنْ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا غَافِلُونَ

Yang demikian itu adalah karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedangkan penduduknya dalam keadaan lengah. (Al-An’am: 131)

Keadilan azab itu ada di dua tempat. Pertama, karena sebelumnya telah memberi kesempatan kepada penduduk negeri untuk memilih.

Azab Allah hanya datang setelah diutus seorang rasul dari kalangan mereka. Rasul Allah itu membawa kabar gembira dan peringatan akan adanya kehidupan akhirat.

Penduduk negeri diberi pilihan mau mengikuti rasul Allah atau tidak. Jika tidak mau, maka diancam dengan azab. Jadi, nantinya tidak akan ada yang merasa tidak adil. Adanya, penyesalan.

Kedua, keadilan azab pada saat dan setelah terjadinya.

Orang yang diazab setara dengan perbuatannya. Semakin buruk,  maka semakin berat azabnya.

Orang-orang yang diazab nanti dibangkitkan dan kemudian dibalas sesuai dengan kadar perbuatannya. Semakin besar dosanya, semakin besar pula siksaannya.

وَلِكُلٍّ دَرَجَاتٌ مِمَّا عَمِلُوا

Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. (Al-An’am: 132)

Walau mereka disiksa, tidak ada yang merasa dianiaya atau dizalimi. Hanya sesal yang muncul, mengapa dahulu mendustakan para rasul.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Artikel Lain

TERPOPULER