Kotawaringin Barat – Jalan sepanjang 8 kilo meter dengan lebar 20 meter pembangunannya digeber guna mempersiapkan pemekaran desa. Pelebaran dan pembuatan jalan poros baru di tengah-tengah wilayah dukuh Terminal Kelurahan Pangkut Arut Utara Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah atas inisiatif Darsani Bin Alfius Mahi bersama sejumlah warga yang perduli.
“Pembangunan ini murni dari kami (warga) dan dibantu oleh Perusahaan Astra. Ini merupakan keinginan kami sebagai putra daerah (Dayak) agar daerah kami bisa maju seperti daerah lainnya,” papar Darsani saat ditemui awak media di kediamannya, Jum’at (20/7/2018).

Ia menceritakan, awalnya banyak yang acuh dan mentertawakan atas gagasan membuat jalan poros saling menyambung satu diantara jalan yang lain. Namun seiring berjalannya waktu masyarakan mulai melirik satu persatu karena tidak lama lagi jalanan tersebut akan terlihat indah di tengah-tengah desa.
“Konseptornya saya sendiri, tapi prakteknya minta bantuan sama warga yang peduli. Tujuannya hanya satu, Arut Utara ini agar lebih maju,” ujarnya.
Menurut keterangan Darsani, program tersebut sudah digodok puluhan tahun yang lalu. Ia bahkan memulainya dari menyediakan listrik (disel) untuk keperluan warga juga meyediakan tanah untuk pasar yang sudah dihibahkan kepada pemerintah daerah.
“Meskipun pemerintah belum ada tindakan. Namun kami sudah mulai duluan. Dan saya yakin, tidak lama lagi Pangkut akan menjadi kota, mohon doanya saja,” pungkas dia.
Semua ini, sambung Darsani, atas kiprah PT. Astra yang benar-benar peduli atas kemajuan Arut Utara. Karena tanpa adanya kerjasama yang baik maka tujuan yang mulia itu akan sulit diwujudkan.
“Mewakili semua warga, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Perusahaan Astra. Karena jika proyek ini diuangkan, maka nilainya sudah bermilyard-milyard,” pungkasnya.
