Kotawaringin Barat – Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka ke 57 Kwarcab Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah tanggal 14 Agustus yang di gelar di Bumi Perkemahan Desa Sungai Melawen Kecamatan Pangkalan Lada. Upacara HUT Pramuka ke 57 kali ini dirangkai dengan Kegiatan Kemah Besar di Kecamatan Pangkalan Lada yang digelar sejak tanggal 12 lalu.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah selaku Inspektur Upacara (Irup) mengatakan kegiatan kepramukaan ini bisa memupuk kecintaan terhadap Negara sekaligus sebagai wadah mencetak generasi penerus yang berkualitas. Pramuka diharapkan Bupati memiliki sumbangsih terhadap pendidikan generasi bangsa sehingga kedepan generasi yang ada sekarang ini bisa bersaing. Momen HUT Pramuka ini juga sekaligus menyongsong HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sehingga harapannya bisa mengokohkan rasa kebangsaan dan kecintaan kepada Negara. Hal ini juga sesuai dengan tema bahwa Pramuka adalah benteng NKRI.
”Generasi penerus jangan bosa untuk berjuang memerangi kebodohan, kemiskinan atau memerangi narkoba yang sudah jelas dapat merusak generasi bangsa,”kata Nurhidayah.
Pada momen ini, Bupati juga mengapresiasi penyelenggaraan kemah besar tersebut, atas kerja keras panitia dan stackholder terkait lainnya hasilnya patut diapresiasi. Semangatnya juga luar biasa karena semua Kecamatan mengirimkan perwakilannya. Bupati sendiri juga mengaku aka terus mensuport kegiatan yang arahnya untuk memajukan masyarakat. kedepan harapannya kemah besar bisa lebih meriah lagi.
Usai apel HUT Pramuka, Bupati menyempatkan diri untuk menyambangi peserta kemah ke sejumlah tenda. Tidak sedikit peserta kemah meminta untuk berfoto bersama dengan orang nomor satu di Kobar tersebut. Bupati perempuan pertama di Kobar ini juga sempat menyampaikan pesan bahwa menghadapi tahun politik, yang suasana cenderung panas maka Pramuka diharapkan bisa menjadi pelopor untuk membuat suasana daerah menjadi damai dan tenang. Pramuka diminta tidak terlibat dalam politik praktis. Meskipun memiliki hak, tetapi harapannya pramuka bisa menjadi perekat hubungan antar masyarakat.
Momen HUT Pramuka ini, warga Desa Sungai Melawen selaku tuan rumah juga turut berpartisipasi dengan menampilkan kesenian daerah, baik kuda lumping maupun kesenian barongsai. Tidak ketinggalan juga, para usaha kecil menengah, ekonomi kreatif juga tampil pada acara tersebut. sekedar diketahui, peserta kemah besar ini secara keseluruhan mencapai 1.200 orang. Sementara tenda yang didirikan peserta sebanyak 87. Pada kesempatan ini juga dihadiri legislative, kemudian Forum komunikasi pimpinan daerah serta sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).
