Kotawaringin Barat – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdiri dari beragam suku, agama dan budaya sehingga persatuan dan kesatuan wajib dipertahankan dan perbedaan tidak perlu dipertentangkan. Adanya keberagaman di masyarakat justru membuat bangsa kuat dengan berpegang teguh pada Pancasila.

Demi mendorong rasa Nasionalisme yang tinggi, jelang HUT RI ke 73 Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Minggu (5/8) menggelar Event Harmoni Indonesia 2018 bersama TNI, SKPD, Ormas dan seluruh elemen masyarakat di area Car Free Day taman kota Bundaran Pancasila Pangkalan Bun.
“Kegiatan menjelang Hari Ulang Tahun RI ini bertujuan memberikan dorongan dan menumbuhkan kembali rasa persaudaraan dan persatuan khususnya untuk masyarakat Kobar. Agar semuanya menjadi satu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Kapolres Kobar, AKBP Arie Sandy Z kepada sejumlah awak media.

Untuk itulah, Kapolres mengajak seluruh pihak untuk menjaga harmonisasi dan perdamaian dengan tidak terpancing untuk melakukan hal-hal yang mengancam keutuhan bangsa dan negara. Apalagi bangsa Indonesia tengah menatap tahun politik dengan akan digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Pemilu Legislatif (Pileg), dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar saling menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban khususnya di Kabupaten Kobar,” tegasnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Kobar secara menyeluruh agar segera memasang Bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia.
“Polri, TNI dan juga Pemda menghimbau agar masyarakat memasang Bendera Merah Putih, disetiap rumah dan disetiap kantor. Ini semua menandakan sebagai rasa kebangsaan dan rasa Indonesia,” pungkasnya.
