Kalimantan Tengah – Anggota DPD RI, H. Muhammad Rakhman, Selasa (14/8) menyambangi sedikitnya 324 jamaah haji asal tiga Kabupaten, yakni Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah (Kalteng). Selain itu pula, para jamaah yang tergabung dalam kloter 10 BDJ Embarkasi Banjarmasin itu, juga semuanya mendapatkan bingkisan kurma.

Dalam kunjungannya, pria ganteng dan murah senyum asal Kabupaten Kotawaringin Barat itu ternyata menerima banyak masukan dari para jamaah haji. Seperti yang disampaikan Said Muhammad Nuch Huddawie, Ketua Kloter asal Kabupaten Lamandau, ia menjelaskan masih ada beberapa item yang perlu ditambah dan dibenahi. Diantaranya adalah mengenai fasilitas transportasi yang masih kurang, pembimbing ibadah yang kurang maximal dan kelengkapan pelayanan dapur.
“Bus sholawat penuh, mesin cuci kurang memadai, makanan harus ada variatif, Televisi yang menyiarkan dari Indonesia dan juga kebersihan alas tempat tidur,” harap Said, Selasa (14/8).
Said juga menyampaikan ucapan terima kepada Rakhman yang telah hadir serta mau menerima usulan dari para jamaah haji khususnya dari Kalimantan Tengah yang bertempat di hotel nomor 102 bersebelahan dengan kantor Daerah Kerja Mekkah di Syisah.
“H. Rahkman itu sebagai DPD RI utusan dari Kalimantan Tengah. Saya kira usulan ini sangatlah tepat,” imbuhnya.
Sementara itu, melalui telepon sellulernya Rakhman menyampaikan akan mengakomodir usulan dari jamaah haji itu.
“Semua masukan kami tampung, ini wujud kepedulian kita (Pemerintah) dalam melayani jamaah haji asal Indonesia. Harapan kita semoga kedepan semakin baik lagi,” ucapnya.
Ia mengakui, sebagai senator utusan dari Kalimantan Tengah, dirinya berhak menyampaikan masukan yang bersumber dari jamaah kepada penyelenggara. Hal itu, kata dia, atas dasar keinginan memberikan pelayanan terbaik sesuai aturan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Indonesia.
“Saya kira semuanya menghendaki yang terbaik. Pastinya semua sudah disiapkan, meski demikian kekurangan itu nanti akan dievalusi demi kebaikan bersama,” jelas Rakhman.
Pelayanan dari Pemerintah, sambung dia, dari tahun ke tahun semakin membaik. Tahun lalu, atas saran DPD RI, semula bus yang digunakan jamaah haji asal Indonesia keluaran tahun tua, namun sekarang sudah menggunakan armada baru.
Diakhir penyampaiannya, Rakhman memberikan pesan kepada jamaah agar menjaga kesehatan dan banyak istirahat terutama mengurangi bepergian jauh. Apalagi ke masjidil haram, karena tanggal 16 bus sholawat yang mengantarkan jamaah ke masjidil haram sudah dihentikan.
“Inti dari ibadah haji adalah ke arafah tgl 9 zulhijjah nanti. Semoga kita semua menjadi haji yang mabrur. Aamiin,” pungkasnya.
