Kotawaringin Barat – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Jum’at malam (25/5) mengelar acara buka puasa bersama Badan Otonom Nahdlatul Ulama. Acara yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Arut Selatan (Arsel) tersebut bertujuan agar sinergitas antra BNNK dan NU bisa berjalan bersama-sama dalam memerangi serta menanggulangi Narkoba atau sejenisnya.

Kegiatan yang bertajuk “Desiminasi Informasi P4GN Melalui Sosialisasi dan Penyuluhan” tersebut mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar ikut berperan aktif dalam menerima dan memberikan informasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kepala BNNK Kobar, AKBP I Wayan Korna, dalam pidatonya mengatakan pihaknya menggandeng Banom NU beserta jajarannya agar bersama-sama mencegah dan menangkal beredarnya Narkotika dan sejenisnya. Ia juga menjelaskan dampak yang ditimbulkan bahan terlarang tersebut bisa mengakibatkan rusaknya generasi bangsa Indonesia.
“Dampak Narkoba sangat negatif, akan merusak akalnya si pemakai, ia berperilaku labil, menjadi pemarah dan sebagianya. Secara ekonomi punya duit berapa saja akan habis karena selalu ingin mengkonsumsi narkoba karena kecanduan. Dan juga bisa mengalami gangguan kejiwaan,” jelas I Wayan Korna dihadapan sejumlah petinggi Ansor dan Banser juga ratusan warga Nahdliyin lainnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kobar, Abdul Sahel mengatakan jika Ansor beserta pasukannya Banser siap menjadi garda terdepan dalam memerangi Narkoba.
“Kita prihatin, karena Provinsi Kalteng masuk urutan ke-19 soal Narkoba. Maka kami sangat mendukung BNNK dalam memerangi Narkoba,” ujar Abdul Sahel kepada awak media.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BNNK beserta jajarannya yang telah mengundang dan menjalin kerjasama dengan PC NU dan Banomnya yakni GP Ansor, Banser, Muslimat dan Fatayat. Sehingga dengan kerjasama tersebut diharapkan kedepan Kota Manis Pangkalan Bun bersih dari Narkoba.
Ungkapan yang sama juga disampaikan A. Rozikin Z, Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasarkorcab) Banser Kobar. Ia menilai, BNNK adalah tonggak penyelamatan gerenasi muda dari barang haram yang bisa membuat hancurnya sebuah negara.
“Kiprah BNNK wajib didukung, demi menyelamatkan bangsa dan negara,” tegasnya.
Dalam memerangi Narkoba, sambung Rozikin, NU sudah membentuk Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar). Funsinya pencegahan, edukasi serta pelatihan sosial terhadap para pemuda. Dan juga, lanjut dia, koordinasi dengan pihak berwajib dalam kegiatan konseling, rehabilitasi dan juga dalam memberikan bimbingan.
