Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Anak Tokoh Dayak Kenakan Pakaian Adat Jawa

Kotawaringin Barat – Acara Pelepasan dan Perpisahan TK Tunas Rimba Pangkalan Bun dengan mengusung tema keberagaman, tampaknya semakin melekatkan tradisi yang berbeda ragam, suku dan budaya. Gabriel Alexander putra dari Wendy Suewarno, tokoh Suku Dayak Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, lebih memilih pakaian adat Suku Jawa untuk dikenakan dalam kegiatan tersebut.

“Tujuannya agar anak usia dini mengenal ragam budaya dan Kebhinekaan,” ucap Wendy tokoh Dewan Adat Dayak (DAD) Kobar, Sabtu (12/5).

Sebagai orang tua siswa sekaligus tokoh Dayak, Wendy sengaja memilih pakaian adat Jawa untuk dikenakan buah hatinya. Hal itu dilakukan semata-mata hanya menginginkan kelak putranya menjadi manusia yang bisa menyayangi sesama anak bangsa.

“Mengenalkan Budaya Nusantara  sekaligus menanamkan semangat Bhineka Tunggal ika dan persatuan sesama anak bangsa sejak dini,” imbuhnya.

Acara yang dilaksanakan di Aula Bappeda jalan HM. Rafi’i tersebut juga menampilkan banyak ragam budaya. Salah satunya adalah pakaian adat yang dikenakan oleh Gabriel, ia menampilkan kesenian dari Pulau Jawa yaitu Kuda Lumping.

Selain daripada itu, dalam acara perpisahan tersebut setiap anak juga diajarakan dan dikenalkan keaneka ragaman seni Budaya Nusantara. Mulai dari pengenalan jenis pakaian adat suatu daerah, budaya bahkan jenis dan nama keseniannya.

“Sebagai orang tua siswa kami berharap acara seperti ini digalakkan terus menerus. Tujuannya agar anak usia dini sudah mengerti bahwa Indonesia itu terdiri dari banyak suku dan budaya namun bersatu padu dalam satu bingkai Kebhinekaan, persatuan dan kerukunan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kerukunan Pemuda (FKKP) Kobar, Muhammad Sulthon menyampaikan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, kegiatan itu bisa mengangkat dan menanamkan budaya dan adat istiadat kepada para tunas generasi muda penerus bangsa.

“Indonesia adalah sebuah negara yang dibangun dari keberagaman Suku, Agama, Budaya, RAS, dan sebagainya. Oleh karena itu wajib bagi kita untuk selalu menjaganya, khususnya mengenalkan pada anak sejak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda Indonesia tumbuh dari anak usia dini, maka harus dikenalkan dengan ragam budaya yang ada di Indonesia. Supaya mereka tahu, bahwa Negara Indonesia memiki kekayaan budaya yang tidak ternilai harganya.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Suhud Mas'ud
Dewan Pengawas Executiv YATARIS GP Ansor Kotawaringin Barat Pengurus FKUB Pemerhati Budaya Daerah

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...