close

Follow SERUJI

69,151FansSuka
396PengikutMengikuti
7,038PengikutMengikuti
661PelangganBerlangganan

Liburan ke Desa Wisata Penglipuran, Menikmati Kehidupan Warga Asli Bali dari Dekat

Bangli (Bali) – Dua buah Bus bernomor Polisi AB dan K nampak baru tiba di pelataran parkir obyek destinasi Desa Wisata Penglipuran,Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.

Rombongan wisatawan lokal ini berbondong-bondong turun untuk bergegas mengunjungi Desa Wisata Penglipuran. Desa Wisata Penglipuran merupakan obyek wisata di Bali yang mulai dikenal oleh masyarakata dunia karena masih menjaga tradisi dan kearifan lokal kebudayaan mereka. Desa Wisata Penglipuran begitu unik karena rumah-rumah didesa ini hampir sama. Selain itu juga Desa Wisata Penglipuran juga ramah lingkungan karena penduduk rata-rata memilih berjalan kaki untuk berkunjung ke tetangga satu ke tetangga lainnya. Seluruh rumah-rumah warga disana memiliki pintu gerbang yang disebu Angkul-Angkul. Bila berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran wisatawan akan mendapatkan ketenangan dan kedamaian. Kebisingan suara dan polusi udara tidak akan kita temui disini.

Mengunjungi Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli dapat ditempuh jalur darat selama kurang lebih 50 menit. Suasana asri dan sejuk menyapa pengunjung yang baru tiba disana. Desa Wisata Penglipuran sangat cocok dijadikan pilihan lokasi pengambilan foto Prawedding. Pintu Gerbang Pura Penataran Desa Wisata Penglipuran disana banyak dijadikan titik foto pengambilan gambar pra wedding. Terbukti pada saat berkunjung kesana (31/12/2018) rombongan wisatawan asal negeri Tingkok bersama pasangannya mengambil foto pra wedding pwenikahan mereka disana. Harga tiket masuk ke Desa Wisatawan Penglipuran begitu terjangkau. Wisatawan dikenakan Rp 15.000 per orang.

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran tanpa membawa buah tangan untuk keluarga tercinta di rumah. Karena di Desa Penglipuran belum ada Pusat Oleh-Oleh modern yang dikelola. Maka untuk memanjakan wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung, warga disana secara swadaya membuka lapak oleh-oleh disetiap rumahnya. Ada yang menjual kain endek, baju adat madya ke Pura, kain pantai, tas seni terbuat dari rotan, topi khas bali, lukisan alam Bali, dan gantungan kunci. Warga di Desa Wisata Penglipuran pun menjual minuman herbal bernama Loloh cemcem. Minuman herbal ini terbuat dari bahan daun loloh cencem yang bermanfaat untuk penderita batuk dan influenza.

Warga masyarakat di Desa Wisata Penglipuran sangat bersahabat, murah senyum dan ramah ke wisatawan. Saat musim hujan di Bulan Desember 2018, saat cuaca tidak bersahabat dan turun hujat lebat, warga menawarkan rumah mereka untuk dijadikan tempat berteduh. Di Dalam rumah warga terdapat gamelan khas Bali yang bisa dimainkan oleh wisatawan. Disekitar Desa Wisata Penglipuran terdapat kumpulan Hutan Bambu yang bisa diabadikan salah satu titik berswafoto. Hiasan penjor (red : sarana upacara dalam ajaran Agama Hindu) masih terpasang dengan indah disepanjang rumah-rumah warga Desa Wisata Penglipuran. Bila belum pernah berkunjung kesini, aplikasi google maps dari ponsel Android dapat menuntun wisatawan untuk sampai ke lokasi dengan tepat. Pakaian Adat Bali dapat disewa wisatawan untuk mengabadikan keindahan pemandangan di Desa Wisata Penglipuran. Jadi, tak ada salahnya apabila liburan di Bali untuk mampir berwisata desa yang pada tahun 2016 mendapat penghargaan The Travellers Choice Destinations dari TripAdvsior.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
HERDIAN ARMANDHANI
BLOGGER, JOURNALIST, TRAVELLER

YANG LAGI PRO-KONTRA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Erwin Arnada Bagi Tips Membuat Film Berkelas, Akber Bali 84 Diserbu Millenial

BADUNG, WARGASERUJI –  Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Bali kembali mengadakan kelas berbagi ilmu gratis tanpa berbayar untuk masyarakat di Bali. Kelas Akademi Berbagi Bali...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Perkuat Pembelajaran Aktif di Kampus, Tanoto Foundation Latih Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

JAMBI, WARGASERUJI – Setelah melatih lebih dari 1.145 pendidik SD/MI dan SMP/MTs, Tanoto Foundation kali ini melatih pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi),...

Umat Butuh Sistem Yang Sehat

WARGASERUJI - Menjadi hal asing bagi umat muslim, pristiwa yang terjadi pada 3 Maret 1924M. Sebuah tragedi besar yang membalik penuh tatanan hidup umat Islam....

Komunitas Alumni NHI 02 Resmi Dikukuhkan oleh BPN

Melalui SK yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Satgas BPN, Toto Utomo Budi Santoso kepada Ketua Umumnya Hidayat Hasan, Komunitas Alumni NHI 02 resmi menjadi bagian dari Satgas BPN Prabowo Sandi.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Pertanggungjawaban Jokowi-JK terhadap Janji-janji Kampanye 2014

Janji-janji pada saat kampanye Capres dan Cawapres pasti ada. Sejak Pilpres Langsung yang telah kita laksanakan sebanyak 3 kali, yang paling kita ingat adalah...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...