Rangkul 50 Napi Lapas Tabanan, Komunitas Pemuda Al Fath Adakan Buka Puasa

Rangkul 50 Napi Lapas Tabanan, Komunitas Pemuda Al Fath Adakan Buka Puasa

TABANAN, BALI, WARGASERUJI – Stigma negatif mengenai warga binaan di lembaga permasyarakatan tidak menyurutkan langkah Komunitas Pemuda Al Fath untuk berbagi. Komunitas yang beranggotakan pemuda muslim yang sudah berhijrah di jalan dakwah ini mengadakan kegiatan buka puasa bersama.

Kegiatan buka puasa bersama dilakukan di Lembaga Permasyarakatan II B Jalan Gunung Agung No 21  Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan pada hari Sabtu (11/5). Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Kasih”.

Setidaknya dalam buka puasa bersama ini mengajak 50 warga binaan muslim disana untuk bersama-sama menyantap hidangan berbuka puasa yang telah disediakan penyelenggara. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberi motivasi dan semangat para warga binaan muslim di Lapas Tabanan yang tidak bisa berkumpul bersama keluarga mereka di Bulan Suci Ramadhan.

Ustadz Nasrudin ditunjuk oleh Komunitas Pemuda Al Fath untuk memberikan tausiah kepada warga binaan. Warga binaan yang hadir di Aula Lapas mengenakan busana muslim dan hijab bagi penghuni lapas wanita.

Kegiatan buka puasa bersama warga binaan di Lapas Tabanan merupakan program kerja komunitas Al fath di Bulan Ramadhan. Selain buka puasa bersama warga binaan, mereka juga akan mengadakan pembagian 50 parcel  lebaran untuk kaum dhuafa dan fakir miskin se-Kabupaten Tabanan dan buka puasa bersama dengan penyandang tuna netra  di PSBN Mahatmiya Tabanan.

Ditemui di lokasi kegiatan, Ketua Komunitas Pemuda Al Fath, Kiky Rizkyansyah mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama di Lapas mendapatkan respon positif dari Kalapas.

“Alhamdulillah kegiatan kami mendapatkan respon positif dari pihak lapas. Jarang sekali ada lembaga atau organisasi yang mau bersilaturahmi ke Lapas Tabanan. Apalagi di momen Bulan Ramadhan, dimana para napi muslim di Lapas Tabanan melaksanakan ibadah puasa tanpa berkumpul bersama keluarga yang mereka cintai,” pungkasnya. HAD

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Menonton Film Wide Awake, Kim Myung Min

Film Wide Awake adalah film asal Korea yang rilis pada tahun 2007 dan dibintangi oleh Kim Myung Min. Film ini bercerita tentang seorang bocah...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Whatsapp Seminar Memanfaatkan Setting Akses Grup

Tidak banyak yang tahu, kalau grup Whatsapp sekarang bisa diseting agar hanya admin yang boleh kirim pesan di grup. Caranya pun mudah. Sebagai admin,...

Kudis, Penyakit Kulit Klasik yang Masih Mengusik

Kudis yang dalam bahasa medis disebut scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit yang bernama  Sarcoptes Scabeiei varian Hominis. Kudis bisa...

Tumpangsari Melon dan Semangka Sangat Menguntungkan

Pangkalan Bun - Petani melon dan semangka Desa Pasir Panjang RT 04 Arut Selatan Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, merasa diuntungkan dengan teori barunya....
close