Komunitas Mata Kita Bali Adakan Takjil On The Road

Komunitas Mata Kita Bali Adakan Takjil On The Road

DENPASAR, WARGASERUJI – Menembus kemacetan dan asap kendaraan yang pekat di perempatan Jalan Dewi Sartika- Jalan Sudirman, sekelompok anak muda membagikan hidangan takjil bagi pengendara kendaraan roda empat dan dua, sore (17/5/2019). Mereka tidak saja membagikan hidangan takjil ke pengendara muslim saja melainkan untuk seluruh pengendara yang berlalu lalang di jalan utama Kota Denpasar ini.

Anak muda ini tergabung dalam Komunitas Mata Kita Regional Bali. Komunitas ini merupakan komunitas perkumpulan pecinta tayangan Mata Najwa yang dipandu oleh Najwa Shihab disalah satu stasiun televisi swasta di Indonesia.

Acara pembagian takjil ini mereka sebut dengan Takjil On The Road. Kegiatan ini baru digagas seminggu yang lalu usai mengadakan buka puasa bersama di Panti Asuhan Tunas Bangsa di Jalan Seraya Denpasar. Sebanyak 100 paket hidangan takjil mereka persiapkan dan dibungkus rapi dengan merchandise menarik dari pihak Mata Najwa berupa gantungan name tag nama dan gantungan kunci eklusif.

Selain membagikan hidangan takjil di jalanan, Komunitas Mata Kita juga membagikan hidangan takjil kepada buruh bangunan, petugas kebesihan, pengemudi jasa kendaraan online, dan anak-anak sekolah yang baru pulang sekolah di sore hari. Meskipun relawan Komunitas Mata Kita hanya sedikit karena ada beberapa anggota yang berhalangan hadir, namun tidak mengurangi semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Vina Adelina salah satu relawan Komunitas Mata Kita mengatakan bahwa kegiatan Takjil On The Road salah satu kegiatan sosial yang bisa menambah pahala kebaikan di Bulan Suci Ramadhan.

“Bagus sekali kegiatan ini, kita dapat berbagi pahala kebaikan kepada masyarakat di Kota Denpasar dengan berbagi hidangan takjil tidak hanya untuk umat muslim melainkan umat beragama lainnya,” tuturnya. HAD

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Kudis, Penyakit Kulit Klasik yang Masih Mengusik

Kudis yang dalam bahasa medis disebut scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit yang bernama  Sarcoptes Scabeiei varian Hominis. Kudis bisa...

PR, Hak atau Kewajiban?

PR, istilah yang sangat familier di telinga anak sekolah. Familiernya sebagai beban, seperti "kewajiban". Sering pula ada hukuman bila tidak mengerjakan, atau hal lain...

Rahasia Terapi Sujok Sehingga Mudah Dipelajari

Prof. Park Jae Woo membuat cara agar orang-orang lebih mudah melakukan terapi sendiri, sehingga menciptakan sistem baru yang menjadi rahasia terapi SuJok.

Jejak Panglima Utar Kumai Mengusir Belanda

Kotawaringin Barat - Sang Proklamator Presiden RI pertama Ir. Suekarno mengatakan jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah). Kalimat tersebut menjadi semboyan yang diucapkan oleh para...

Surat Tuhan Kepada Manusia Modern: Pulsar

WARGASERUJI - Al Quran adalah "surat-surat" Tuhan kepada manusia. Diturunkan empat belas abad yang lalu melalui utusan-Nya. Utuh hingga saat ini. Salah satu "surat"...
close