SCROLL KE ATAS UNTUK MEMBACA

Rambu-rambu Memahami dan Mengamalkan Al Quran

Rambu-rambu Memahami dan Mengamalkan Al Quran

WARGASERUJI – Salah satu kewajiban manusia terhadap Al Quran adalah memahaminya, karena di dalamnya terdapat petunjuk hidup. Tanpa memahami, tentu tidak akan mengetahui petunjukNya. Setelah memahami, kemudian mengamalkan sebagai konsekuensi keimanan kepada Al Quran yang banyak berisi perintah dan larangan, tentu dengan rambu-rambu agar tidak sembarangan dalam melaksanakannya.

Rambu-rambu Memahami Al Quran

Beberapa rambu-rambu yang perlu diperhatikan ketika mencoba memahami isi Al Quran adalah sebagai berikut ini:

Pertama,  seseorang bisa memahami Al Quran karena Allah yang memasukkan dalam hatinya. Oleh karena itu, jangan terburu-buru mempelajarinya dengan maksud hendak menguasainya.

لا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ

إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ

فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ

ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ

Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur’an karena hendak cepat-cepat (menguasai) nya.

Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya.

(QS. Qiyamah 16-19)

Kedua, perhatikan benar-benar, tidak hanya sekedar lewat. Perhatian yang sungguh-sungguh dengan tanda terbuka hatinya tanpa penolakan.

فَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an ataukah hati mereka terkunci? (QS. Muhammad: 24)

Ketiga, gunakan akal pikiran untuk memahami Al Quran.

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (QS An-Nahl: 44)

Keempat, rujuklah penafsiran para ulama yang mendapatkan ilmu dan penjelasan dari generasi terbaik, yaitu Nabi dan para sahabatnya.

Rambu-rambu Mengamalkan Al Quran

Adapun rambu-rambu ketika akan mengamalkan isi Al Quran, adalah sebagai berikut:

Pertama, pahami atau pelajari sebelum beramal, agar terhindar dari perbuatan mengada-ada yang dibenci Allah.

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al Isra’:36)

Kedua, yakini bahwa semua perintah dan larangan Allah pasti bisa dilakukan setiap manusia. Allah tidak akan membebani di luar kemampuan manusia.

وَلا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّ وَهُمْ لا يُظْلَمُونَ

Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya (QS. Al Mu’minun: 62)

Ketiga, sadari bahwa mengamalkan isi Al Quran merupakan inti dari ajaran Islam.

وَهَذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Dan Al Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat, (QS Al An’am 155)

Memahami atau berilmu dan kemudian mengamalkan adalah satu rangkaian keimanan, seperti dalam banyak ayat yang merangkai keimanan dan amal salih dalam satu kalimat. Setelah memahami, wajib mengamalkan, dan sebaliknya sebelum mengamalkan wajib memahami terlebih dahulu.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

Artikel Lain

TERPOPULER