close

Follow SERUJI

69,151FansSuka
396PengikutMengikuti
7,038PengikutMengikuti
661PelangganBerlangganan

Blunder PSI Lagi: Hate Speech Dibalik Award Lebay

PSI blunder lagi. Entah apa yang ada di pikiran mereka. Menetapkan Award kepada Prabowo, Sandiaga dan Andi Arief dan disebarluaskan itu sama dengan membuat pernyataan berkekuatan hukum, padahal tak ada proses hukum yang berjalan atas ketiga orang itu.

Beritanya, di sini: PSI Beri Kebohongan Award untuk Prabowo, Sandiaga dan Andi Arief

Tindakan partai ini, bisa disebut sebagai ujaran kebencian, apalagi sengaja disebarluaskan melalui media. Apakah mereka tidak belajar dari kasus Arswendo tempo dulu?

Sebagai partai politik, taat hukum adalah hal yang utama. Berkali-kali PSI melakukan blunder seperti menolak perda syariah bahkan sampai memecat caleg yang mendukung perda tersebut. Padahal, jelas-jelas konstitusi negara melindungi hak menjalankan syariat agama masing-masing.

Apakah PSI sedang cari perhatian publik? Pemilih mana yang akan disasar? Apakah tindakan mereka cukup produktif untuk mendongkrak elektabilitas capres yang diusung?

TKN Jokowi-Makruf pasti gusar dengan partai ini, karena tindakan lebay (baca: berlebihan) kepada pihak BPN akan menjerumuskan elektabilitas petahana semakin rendah dan dalam. Award yang dibuat-buat hanya mencerminkan keras kepala dan ego, serasa hanya merekalah malaikat. Yang lain, setan.

Tak heran, jika ada dari pihak TKN ingin PSI dikeluarkan saja. Mungkin dianggap hanya menumpang tenar, atau bahkan dianggap sekedar merebut konstituen partai sekoalisi.

Dari pihak BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi ringan. Ia menganggap apa yang dilakukan PSI tak perlu diseriusi. Sebut saja sedang cari perhatian.

Sedangkan partai Demokrat, bersikap sedikit berbeda dengan menyatakan mempersiapkan langkah hukum. Beritanya ada di sini:

Buang Kebohongan Award PSI ke Tong Sampah, Demokrat Siapkan Langkah Hukum

Apa yang dilakukan PSI benar-benar menghancurkan diri sendiri. Mencabut Award sama saja menyatakan diri sangat ceroboh atas hukum yang berlaku. Tidak dicabut, tuntutan hukum menanti. Dua-duanya, membuat para calon pemilih alergi.

TKN, tentu tak akan dengan ringan hati membela, karena sudah terlalu banyak blunder PSI menggerus Jokowi.

Selamat tinggal PSI.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

38 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Erwin Arnada Bagi Tips Membuat Film Berkelas, Akber Bali 84 Diserbu Millenial

BADUNG, WARGASERUJI –  Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Bali kembali mengadakan kelas berbagi ilmu gratis tanpa berbayar untuk masyarakat di Bali. Kelas Akademi Berbagi Bali...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Perkuat Pembelajaran Aktif di Kampus, Tanoto Foundation Latih Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

JAMBI, WARGASERUJI – Setelah melatih lebih dari 1.145 pendidik SD/MI dan SMP/MTs, Tanoto Foundation kali ini melatih pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi),...

Umat Butuh Sistem Yang Sehat

WARGASERUJI - Menjadi hal asing bagi umat muslim, pristiwa yang terjadi pada 3 Maret 1924M. Sebuah tragedi besar yang membalik penuh tatanan hidup umat Islam....

Komunitas Alumni NHI 02 Resmi Dikukuhkan oleh BPN

Melalui SK yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Satgas BPN, Toto Utomo Budi Santoso kepada Ketua Umumnya Hidayat Hasan, Komunitas Alumni NHI 02 resmi menjadi bagian dari Satgas BPN Prabowo Sandi.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Pertanggungjawaban Jokowi-JK terhadap Janji-janji Kampanye 2014

Janji-janji pada saat kampanye Capres dan Cawapres pasti ada. Sejak Pilpres Langsung yang telah kita laksanakan sebanyak 3 kali, yang paling kita ingat adalah...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...