Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Motivasi Menyesatkan Calon Penulis

WARGASERUJI – Ternyata, ada motivasi yang membuat calon penulis tak juga mampu menghasilkan tulisan. Sebut saja, motivasi menyesatkan.

Motivasi Ingin Jadi Penulis Hebat

Sangat mungkin, seseorang termotivasi untuk menulis karena melihat orang lain berhasil menjadi penulis hebat. Namun, motivasi ini menjebak banyak orang, dan hanya meloloskan sedikit orang. Maka, motivasi ini bisa dikategorikan “menyesatkan”. Pakai tanda kutip, karena tidak absolut.

Penulis hebat selalu melewati masa yang tidak sebentar. Produk tulisannya pasti tidak langsung spektakuler. Masa-masa ini yang sering tak dianggap calon penulis. Sebelum tulisannya diselesaikan, sudah berhenti di tengah jalan karena merasa tidak sempurna, sudah buru-buru dibandingkan dengan hasil para penulis berpengalaman. Akhirnya, selamanya tak pernah menghasilkan tulisan.

Hanya sedikit orang yang bisa melewatinya, dan sangat besar kemungkinannya karena paham ada proses panjang yang harus dilalui. Jadi, motivasi seperti ini sebaiknya ditinggalkan kalau tidak bisa bersikap sabar.

Namun, masih mending punya motivasi, daripada sama sekali tak berminat menulis. Nama penyakitnya sudah terkenal di seluruh dunia: penyakit malas.

Masih mending lagi, daripada sudah ketok palu mati bahwa dirinya tak bisa menulis. Orang-orang ini bisa dianggap telah menghina ciptaan Tuhan, meremehkan pemberian spektakuler: kekuatan pikiran.

Motivasi Ingin Mengubah Keadaan

Motivasi lain yang juga “menyesatkan” sehingga calon penulis tak segera menghasilkan produk tulisan adalah ingin mengubah keadaan dengan tulisannya. Entah nasibnya sendiri, atau ingin agar orang lain mengikuti apa yang ia pikirkan.

Ketika sudah setengah jalan dalam mengerjakan sebuah tulisan, muncul banyak pertimbangan. Saking banyaknya, sampai bingung mana yang akan dipilih. Selalu takut kalau tulisannya tidak berdampak apa-apa terhadap nasibnya.

Sedangkan jika terlalu berharap agar orang mau mengikuti pemikirannya, akan membuatnya selalu ragu atas tulisannya sendiri. Ia akan mencoba membuat tulisan sesempurna mungkin.

Mana ada tulisan sempurna? Pastilah ada salah.

Kalaupun kemudian berhasil membuat sebuah tulisan, amat sangat rawan jatuh kembali dan tak pernah mau lagi menulis. Kapan? Ketika tulisannya dibaca orang dan dicaci. Apa tidak tahu, manusia itu tukang cela?

—–000——

Jadi, mungkin sampai sekarang si calon penulis tidak juga berhasil membuat tulisan karena motivasi menyesatkan di atas. Kalau begitu, ganti. Silakan tunggu tulisan yang akan datang berjudul: “Motivasi Penulis Paling Manjur”, yang semoga segera bisa ditulis.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Muhammad Hanif Priatama
Penulis bebas yang bebas menulis untuk belajar menjadi manusia sesungguh-sungguhnya. https://t.me/sobatbersih

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.