close

Follow SERUJI

69,151FansSuka
396PengikutMengikuti
7,038PengikutMengikuti
661PelangganBerlangganan

APEM MILENIAL ONLINE

Warganet lagi heboh dengan kasus Vanesa,  artis yang diduga terlibat dalam prostitusi on line dan terciduk di sebuah hotel di Surabaya.

Rupanya karena pernah foto bareng salah satu pasangan capres yang sedang naik elektabilitasnya , ada pihak yang berusaha menggoreng jadi isu.

Sayangnya gorengan ini berakibat pada munculnya tandingan yang menyusuri IG  Vannesa yang ternyata pernah berpose sebagai yang mengaku paling Pancasila.

Saya baru tersadar dan tergerak menulis  ini, karena sahabat saya yang paham dengan Pancasila Profesor Suteki,  pengajar mata kuliah Pancasila mengunggahnya di group yang saya ikuti.

Judulnya sangat sederhana , hanya tentang ‘ Apem ‘ . makanan ringan yang sangat familier bagi ras etnis  Jawa Tengah dan Jogjakarta yang tidak ada arti lain.

Agak lebih saru  kalau di TV Lokal Surabaya disebutnya dengan ‘ apem gondrong ‘, dan tulisan Profesor Suteki menggelitik karena dihubungankan dengan mata kuliah yang dulu diampunya.

Begini uraiannya..

Dalam tradisi jawa, kita pasti mengenal kue yang satu ini. ‘apem’. Kue yang terbuat dari tepung beras yang didiamkan semalam dengan mencampurkan telur, santan, gula dan tape serta sedikit garam ke dalam adonan hingga akhirnya dipanggang dengan cetakan berbentuk bulat pipih.

Taruhlah anda ingin membuat  75 buah apem, maka bahannya adalah sbb:

1 kg tepung beras (saya pakai rose brand)

1/4 kg tepung terigu

750 gr gula pasir

1/2 kg tape singkong

1 bungkus fermipan

1,5 liter santan hangat

Ada referensi yang menyatakan bahwa apem itu tidak asli Indonesia. Ada beberapa daerah, negara yang memiliki kesamaan jenis makanan ini, dengan sedikit  ‘Variasi Bentuk’,  tapi hakikatnya sama, ya  ‘apem’.

Beberapa sinonim ‘apem’ :

1. Apem.

Di Daerah Istimewa Jogjakarta,  Apem biasa hadir pada upacara Tinggalan Dalem yang berupa Ambengan. Ambengan ini terdiri dari bermacam-macam makanan dan salah satunya Apem. Apem disini bermakna kemantapan hati Sri Paduka Paku Alam dalam menyembah Tuhan Yang Maha Esa dan memelihara untuk keselamatan negara dan rakyatnya

2. Dosa.

Jika dilihat sekilas bentuknya memang seperti crepes, tetapi rasanya sama dengan Apem yang ada di Jawa. Dan Dosa sendiri telah ada sejak abad keenam sebelum masehi. Di Malaysia dan Singapura, kue ini dikenal dengan nama thosai.

3. Selanjutnya adalah Appam.

Ada 7 macam Appam yang bisa ditemui. Salah satunya adalah Appam yang sama dengan Apem. Di Tamil, Appam ini digunakan untuk persembahan dalam upacara Hindu, yaitu persembahan untuk Dewa Ganesha.

Lalu apa gerangan ‘ Apem Milenial’ ?

Apem, juga dikonotasikan dengan ‘kehormatan’ seorang wanita dan pernah dianalogikan sama dengan ‘Bando’ di Bukit Tinggi ketika Hakim  Bismar  Siregar R mengadili ‘Kasus Penipuan’, yang dilakukan oleh seorang pemuda.

Pemuda ini dengan bujuk rayunya telah memperdaya si gadis untuk menyerahkan ‘apem’-nya untuk dinikmati oleh pemuda ini, tetapi pemuda ini kemudian ‘cidera janji’ untuk bertanggung jawab.

Pembicaraan tentang jenis apem dan kenikmatannya dan sekaligus ‘perdagangannya’ tidak dapat dipungkiri telah melegenda,  Dari zaman bahula hingga zaman milenial.

Di zaman milenial ini harganya tidak tanggung-tanggung. Mulai dari 25 juta hingga 100 juta sekali ‘ Celup’.  Heran sekali, apa istimewanya hingga ‘harga, tarifnya’ mencapai ratusan juta?

Apakah siempunya telah mengemasnya sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan ‘Ekonomi Kreatif? Itukah ‘Apem  Milenial’,  yang telah menjalani ‘Proses  Disrupsi’, .dan serba  ‘on line’.

Ah, sudahlah..

Lebih baik menikmati ‘apem’ sebenar apem dari pada membayangkan ‘Apem Milenial’ , toh saya ini termasuk penganut aliran kebathinan, artinya cuma bisa ‘mbathin’ saja terhadap keinginan-keinginan.

Berapa tahun saya harus sisihkan uang 100 juta agar bisa menikmati  ‘Apel’,  eh salah..’Apem  Milenial’,  yang  telah mengalami bifurkasi makna itu?  Cukup dibathin, tidak perlu dirancang, apalagi yang  nganeh-anehi.

Yang pasti, apel milenial tidak sesuai dengan Pancasila. Wah, apa hubungannya?

#AKUPANCASILA

#AKUSUKAAPEMBUKANMILENIAL

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
mharishttp://Traveloketour.com
Seorang hamba yg kurang istighfar dan suatu masa terdelet.Sedang berupaya agar tetap ada, melampaui zamannya seperti dicontohkan sahabat dan aulia, saat ini mukim di Semarang.

YANG LAGI PRO-KONTRA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Erwin Arnada Bagi Tips Membuat Film Berkelas, Akber Bali 84 Diserbu Millenial

BADUNG, WARGASERUJI –  Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Bali kembali mengadakan kelas berbagi ilmu gratis tanpa berbayar untuk masyarakat di Bali. Kelas Akademi Berbagi Bali...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Perkuat Pembelajaran Aktif di Kampus, Tanoto Foundation Latih Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

JAMBI, WARGASERUJI – Setelah melatih lebih dari 1.145 pendidik SD/MI dan SMP/MTs, Tanoto Foundation kali ini melatih pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi),...

Umat Butuh Sistem Yang Sehat

WARGASERUJI - Menjadi hal asing bagi umat muslim, pristiwa yang terjadi pada 3 Maret 1924M. Sebuah tragedi besar yang membalik penuh tatanan hidup umat Islam....

Komunitas Alumni NHI 02 Resmi Dikukuhkan oleh BPN

Melalui SK yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Satgas BPN, Toto Utomo Budi Santoso kepada Ketua Umumnya Hidayat Hasan, Komunitas Alumni NHI 02 resmi menjadi bagian dari Satgas BPN Prabowo Sandi.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Pertanggungjawaban Jokowi-JK terhadap Janji-janji Kampanye 2014

Janji-janji pada saat kampanye Capres dan Cawapres pasti ada. Sejak Pilpres Langsung yang telah kita laksanakan sebanyak 3 kali, yang paling kita ingat adalah...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...