Follow SERUJI

96,205FansSuka
396PengikutMengikuti
6,748PengikutMengikuti
670PelangganBerlangganan

Muhammadiyah Jateng Selenggarakan Ta’aruf Cagub – Cawagub Jateng

 

Pada hari Sabtu  31 Maret 2018 bertempat di Kantor Pimpinan Wilayah (PWM) Muhammadiyah Jawa Tengah , telah diselenggarakan ta’aruf dengan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah.

Acara dihadiri oleh Pasangan No. 1 sebagai petahana  Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Gubernur Taj Yasin. Pasangan Calon Gubernur No.2 Sudirman Said.Calon Wakil Gubernur  pasangan Sudirman Sadi dating beserta istrinya karena Calon Wakil Gubernur  Ida Fauziah yang berasal dari PKB berhalangan  hadir.

Acara dihadiri seluruh 35  Pimpinan Daerah Muhammadiyah  (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiah (PDA) serta organisasi otonom seluruh Jawa Tengah.

Format acara tidak ada debat antara kandidat dengan urutan sesi pertama jam 09.00 – 12.00 Paslon 1 Ganjar Pranowo – Taj Yassin diberi kesempatan  menyampaikan program dan gagasannya dan diadakan sesi Tanya jawab.

Pada sesi ke 2 jam 13.00 – 16.00 giliran Paslon No. 2 Sudirman Said diberikan kesempatan menyampaikan program dan strategi pemenangannya ditambah sesi Tanya jawab.

Ketua PWM Jawa Tengah M. Tafsier menyatakan acara diselenggarakan untuk “ Mengedukasi Warga Muhammadiyah agar memilih secara cerdas dan rasional.”Secara kelembagaan Muhammadiyah netral karena memberikan rasa keadilan pada semua .”Namun ketika di bilik suara, Warga Muhammadiyah kan tidak bisa netral.”katanya lebih lanjut.

Peserta menyambut antusias presentasi dari kedua pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.Sayangnya acara sedikit molor karena Paslon nomor 1 Ganjar Pranowo – Taj Yassin terlambat hadir sehingga sesi yang digunakan jauh lebih singkat.

Pada sesi tanya jawab Paslon nomor 2 Sudirman Said, peserta dari PDM Pemalang dan PDM Kebumen  menanyakan kesungguhan Sudirman Said untuk meraih kemenangan dan strateginya menghadapi DPRD padahal  Sudirman Said bukan berasal dari partai.Hal ini ditanyakan agar  tata kelola pemerintah ‘bersih’ dari korupsi yang sudah tersemat dalam diri Sudirman Said bias dipertahankan tidak berujung di tahanan.

Peserta lain ada yang menanyakan kasus ‘Papa Minta Saham’ yang heboh karena keberanian Pak Dirman membongkar perilaku korup anggota DPR  yang sekarang sedang menjalani sidang kasus E-KTP.

Akibat keberanian Pak Dirman , Sudirman Said termasuk yang terdampak akibat rekomendasi partai yang tidak suka dengan dirinya.Bersamaan dengan Anies Baswedan sebagai Mendikbud.

Dalam salah satu jawaban Sudirman Said, disampaikan bagaimana sampai terpilih Menteri ESDM. Rekomendasi KPK-lah  belakangan diketahui ,akibat sudah tidak ada lagi calon yang jujur untuk memberantas mafia di Pertamina,Petral, PLN dan lain-lain yang menghantar pada kursi menteri meski hanya  2 tahun.

” Alhamdulillah bisa bertahan selama itu, karena sebetulnya targetnya hanya 4 bulan mengingat resiko yang dihadapi .” karena hanya butuh ketulusan Presiden untuk membersihkan mafia yang sudah menjadi budaya, katanya.

Pada kesempatan ta’aruf tersebut kedua paslon cagub- cawagub mendapatkan seragam Muhammadiyah dan langsung dipakai oleh masing-masing paslon.Sudirman Said bahkan sudah menjadi anggota Muhammadiyah dan memilik KTM yang diserahkan Ketua PWM M  Tafsier saat itu juga.

Menurut M Tafsier Warga Muhammadiyah sudah cukup cerdas menentukan pilihannya.Secara berseloroh beliau mengamini Ibu Taqiyah Mustman Wakil Ketua PW Aisyiah Jateng yang menyatakan “ Bahwa perempuan Jateng harus dikembalikan sesuai kodratnya.Kalau Saya, perempuan akan memilih perempuan” yang disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Salah satu peserta bahkan berbisik “Kita tradisikan Gubernur Jateng satu periode saja “ujarnya.

 

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
mharishttp://Traveloketour.com
Seorang hamba yg kurang istighfar dan suatu masa terdelet.Sedang berupaya agar tetap ada, melampaui zamannya seperti dicontohkan sahabat dan aulia, saat ini mukim di Semarang.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Enam Tingkat Kewajiban Terhadap Alquran

Enam tingkat kewajiban terhadap Al Quran adalah mulai dari mengimani, membaca (tilawah), memahami, beramal, mengajarkan, dan terakhir membela ketika Al Quran diserang

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hal ini Wajib Dilakukan Pengendara Bila Mendengar Sirine Ambulance

Share menarik dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri berupa fliyer himbauan pada pengendara di jalan raya ketika mendengar sirine ambulance di belakang kendaraan kita....

Siapa di Belakang Jokowi, dan di Belakang Prabowo?

Kalau pilih calon presiden di 2019, apa yang ada dibenak pembaca budiman? Memilih orangnya, atau orang-orang di belakangnya? Dua-duanya, sih, tidak salah. Siapa di...

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...