Follow SERUJI

96,205FansSuka
396PengikutMengikuti
6,748PengikutMengikuti
670PelangganBerlangganan

Laode Muhammad Syarif Raih Penghargaan Australian Alumni of the Year 2018

Australian Alumni Gala Dinner 2018 digelar di Dian Ballroom, Rafles Hotel Jakarta, Sabtu malam, 21 April 2018. Acara yang diinisasi oleh Kedubes Australia tersebut dihadiri oleh tak kurang 1000 alumni Australia dari seluruh penjuru Nusantara sebagai bagian dari jejaring Australia global alumni. Pada acara tersebut diserahkan penghargaan kepada empat alumni yang telah membuktikan pencapaian serta peran pentingnya bagi masyarakat.

Penghargaan Alumni of the Year Award tahun 2018 diberikan kepada Laode Muhammad Syarif, Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi. Laode meraih Master in Law dari the Queensland University of  Technology (QUT), Brisbane, tahun 2001, dan meraih PhD pada bidang hukum di the University of  Sydney tahun 2006. Penghargaan kepada Laode diberikan karena perannya besarnya sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia serta berbagai aktivitas akademisnya dalam mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkannya di Australia.

Laode Muhammad Syarif menerima penghargaan Alumni of the Year 2018

Sedangkan untuk kategori Innovation and Entrepreneurship Award, penghargaan diberikan kepada Andi Zain, seorang pendiri dan managing director Kejora Ventures, sebuah perusahaan start up accelerator dan investor serta pembentuk perusahaan berbasis teknologi. Untuk kategori Outstanding Young Alumni Award, penghargaan diberikan kepada Hermina Manlea, seorang pengajar di Universitas Timor yang menginisiasi pembuatan film bertema Nasionalisme di wilayah perbatasan.

Sedangkan untuk kategori  Promoting Women’s Empowerment Award, penghargaan jatuh kepada Alfonsa Horeng. Penghargaan yang diberikan tepat di Hari Kartini ini diterima wanita NTT yang telah menginisiasi pelestarian tenun ikat Maumere. Ia telah membina lebih dari 800 penenun ikat tradisional yang menggunakan bahan-bahan alami, dimana produknya telah diperkenalkan di 30-an negara.

Booth “Neng Koala” di acara Australian Alumni Gala Dinner 2018

Pada kesempatan tersebut diumumkan juga Alumni Grant Scheme, sebuah pembiayaan sampai dengan 100 juta rupiah bagi karya-karya inovatif para alumni Australia di berbagai bidang.  Beberapa program yang telah mendapatkan grant dipamerkan pada pintu masuk acara Gala Dinner tersebut.  Salah satunya adalah Neng Koala, yaitu kumpulan wanita yang menuliskan pengalamannya selama menempuh studi di Australia. Pengalaman tersebut dibukukan dan disebarluaskan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya pendidikan, terutama bagi kaum wanita.

Penyanyi Raisa mendukung Neng Koala project

Penampilan Raisa dalam Australian Alumni Gala Dinner 2018

Gala Dinner alumni Australia kali ini dihibur oleh Raisa yang membawakan lima buah lagu hitsnya. Juga diadakan lomba foto kenangan terindah selama di Australia, yang pemenangnya mendapatkan tiket pergi-pulang, Jakarta – Sydney/Melbourne/Brisbane oleh maskapai penerbangan Australia, Qantas. Dalam acara yang mencoba menumbuhkan jejaring alumni Australia di seluruh dunia tersebut nampak para alumni antusias mengabadikan the best selfie/wefie untuk mereka share ke berbagai sosial media.

Para alumni Australia antusias ber-wefie

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Nico Andriantohttps://pt.slideshare.net/NicoAndrianto
Traveller, pengamat, penikmat, pembelajar, penginfo berbagai realitas sosial, ekonomi, budaya, kebijakan publik, dan teknologi.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Enam Tingkat Kewajiban Terhadap Alquran

Enam tingkat kewajiban terhadap Al Quran adalah mulai dari mengimani, membaca (tilawah), memahami, beramal, mengajarkan, dan terakhir membela ketika Al Quran diserang

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hal ini Wajib Dilakukan Pengendara Bila Mendengar Sirine Ambulance

Share menarik dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri berupa fliyer himbauan pada pengendara di jalan raya ketika mendengar sirine ambulance di belakang kendaraan kita....

Siapa di Belakang Jokowi, dan di Belakang Prabowo?

Kalau pilih calon presiden di 2019, apa yang ada dibenak pembaca budiman? Memilih orangnya, atau orang-orang di belakangnya? Dua-duanya, sih, tidak salah. Siapa di...

Jangan Fitnah Ulama!

WARGASERUJI - Akun Twitter pribadi salah seorang anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dibajak pada malam, Sabtu (13/4). Hal itu...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...