Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Peluang Ekonomi Kerakyatan di Era Revolusi Industri 4.0

Kedatangan DR. H.M Zainul Majdi, MA atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Bajang, menjadi magnet bagi civitas akademika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Jumat siang (27/4), ruang Auditorium Pasca Sarjana PENS dipenuhi dosen, laboran, karyawan dan mahasiswanya. Tidak kurang dari 500 peserta memenuhi gedung 12 lantai ini.

Tuan Guru, begitu panggilan akrabnya, didaulat menjadi nara sumber kuliah umum dengan tema, “Peluang Ekonomi Kerakyatan di Era Revolusi Industri 4.0”.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengawali kuliah umumnya dengan memperkenalkan diri sebutan namanya. Karena sebelumnya saat moderator memperkenalkannya Tuan Guru Bajang (TGB), sempat memastikan julukan tersebut.

TGB menjelaskan, bahwa Tuan Guru merupakan sebutan bagi orang Lombok kepada tokoh agama. Sedangkan, Bajang artinya muda. “Tuan Guru biasanya untuk tokoh agama yang diberikan masyarakat. Bajang, kebetulan pada waktu itu saya yang paling muda untuk sebutan Tuan Guru, kisaran umur 25 tahun”.

Kapasitas diri dan kepemimpinannya teruji dengan dua kali menjabat sebagai gubernur NTB. Saat berbicara tentang teknologi pun, lulusan S1 sampai S3 di Al Azhar Kairo sangat memahaminya.

Pandangan beliau yang “bukan teknokrat” terhadap Industri 4.0 sungguh memukau civitas akademika PENS. Runtut dan sangat lengkap menjelaskan revolusi industri, mulai revolusi pertama, kedua, ketiga sampai yang terakhir keempat.

Ekonomi kerakyatan sebagai benteng ketahanan ekonomi harus didukung dan dilindungi oleh pemerintah. Sesuai amanat konstitusi, memajukam kesejahteran umum untuk membangun ekonomi yang kuat.

“Agar ekonomi kuat, 95% ekonomi mikro harus berbasis kerakyatan, aktifitas kerakyatan. Perlu regulasi, adanya keberpihakan berupa kebijakan” paparnya.

Ada beberapa catatan penting dari materi dan diskusi tanya jawab yang dihimpun sebagai tips sukses TGB untuk meraih peluang ekonomi kerakyatan di era revolusi industri keempat ini.

Pertama, tingkatkan kualitas diri dan komunitas. Kedua, sebarkan aura optimisme. Ketiga, jaga dan kokohkan selalu etika. keempat visi global dengan jaringan yang kuat dan terakhir regulasi yang mendukung.

Akhir acara tepuk tangan yang bergemuruh mengakhiri presentasinya. Saat TGB turun dari panggung, para peserta berebutan minta foto bareng.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Firman Arifinhttp://firman-its.com
Dosen dan praktisi di bidang IT yang juga aktif berorganisasi. Selain di Seruji, aktif juga di Yayasan Pengembangan SDM IPTEK sebagai sekretaris dan sebagai humas di Pengurus Wilayah Ikatan Dai Indonesia (PW IKADI) Jawa Timur .

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...