Follow SERUJI

94,949FansSuka
396PengikutMengikuti
6,616PengikutMengikuti
729PelangganBerlangganan

Intel Bukan Lawan AMD Generasi Terbaru

WARGASERUJI – Prosesor tertinggi dari Intel untuk mainstream desktop adalah Intel Core i9 9900K dengan 8 core dan 16 threads. Keluarga prosesor ini mempunyai permasalah sekuritas yang membuatnya tidak aman. Prosesor Intel ini masih bukan lawan AMD generasi baru, AMD Ryzen R9 3950X.

Dalam even E3 yang sedang berlangsung, AMD baru saja meluncurkan prosesor mainstream desktop dengan core count tertinggi: AMD Ryzen R9 3950X dengan 16 core dan 32 thread dengan maximum boost clock 4.7 Ghz  dengan harga dipatok US$750.

AMD Ryzen R9 3950X
AMD Ryzen R9 3950X

Ini membuat AMD memiliki keunggulan teknologi yang tidak bisa dikejar oleh intel dalam waktu dekat, yaitu prosesor dengan teknologi litografi 7nm, prosesor dengan 16 core, dan prosesor dengan 16 core dengan TDP 105W, dengan harga dibawah US$1000.

AMD dalam event yang sama juga meluncurkan Radeon RX5700XT dan Radon RX5700, dua GPU high-end dari keluarga arsitektur GPU “Navi”.

AMD Radeon 5700 XT
AMD Radeon 5700 XT

AMD Radeon 5700
AMD Radeon 5700

Radeon RX 5700XT mengalahkan lawannya dari nVidia, yaitu GeForce RTX2070 dalam salah satu benchmark yang ditunjukkan oleh AMD.

Image may contain: 1 person

Sedangkan adiknya, Radeon RX 5700, mempunyai performa yang melebihi lawannya dari nVidia, yaitu GeForce RTX2060

Image may contain: text

Kedua GPU ini juga membawa fitur pemanis gambar dengan Radeon FidelityFX yang akan mempertajam gambar dengan tidak mengurangi performa secara berlebihan. Fitur lainnya adalah pengurang input lag yang meningkatkan performa gameplay secara tajam.

Image may contain: text

nVidia masih memiliki keunggulan berupa RayTracing cores yang diusung dalam seri GPU RTX yang mampu menampilkan ray tracing secara real time, tetapi mengurangi performa game secara signifikan.

RX 5700X akan dibandrol dengan harga US$449, dan RX 5700 akan dibandrol dengan harga US$379.

Banderol Harga AMD Radeon 5700
Banderol Harga AMD Radeon 5700

 

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Eko Prasetyo
Pekerja Teknis dan pemerhati dunia Suka video game dan mengkhayal

YANG LAGI PRO-KONTRA

Lawan Negara, Kapitalis Apa Mau Kehilangan?

Sifat kapitalis itu berkuasa dengan modal. Oleh karena itu selalu dicari cara agar modal bertambah. Kata halusnya, "value" harus selalu naik. Sehingga, kapitalis tak mau kehilangan apapun, tanpa ganti yang sepadan atau lebih tinggi. Termasuk, ketika "melawan" negara.

Poligami Itu Berat, Kami Saja

adi, dua syarat agar bisa adil itu perlu dipenuhi. Karena tidak sembarang orang bisa, "poligami itu berat, kami saja". Tentu, niat utama juga harus benar, yaitu niat berbagi. Bukan niat mencari nikmat di atas penderitaan para istri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mencari Tuhan yang Mana Lagi?

Perbedaan dalam beragama seringkali berpangkal kepada perbedaan siapa yang dituhankan. Orang-orang musyrik menuhankan Allah, namun juga menuhankan selain Allah. Maka, Islam mempertanyakan kepada manusia, mencari tuhan yang mana lagi kalau bukan Sang Pencipta Alam, Tuhan segala sesuatu.

Penguasa Itu Ujian Bagi Umat Manusia

Orang yang berkecimpung di dunia politik selalu melihat penguasa sebagai sebuah posisi yang diperebutkan. Sebaiknya, melihat penguasa itu sebagai ujian bagi umat manusia.

Mana Agama yang Benar?

Jawabannya sederhana sebenarnya. Agama sesuai petunjuk dari Tuhan, itu jawabannya. Agama wahyu. Bukan sekedar agama yang berasal dari hasil pikir manusia.

Ada Niat Baik Tuhan Kepada Manusia

Untuk apa manusia diciptakan? Untuk beribadah kepada Allah. Namun, bukan dalam status "diperas" seperti budak. Manusia yang "lolos uji" itu hendak diberi karunia. Ada niat baik Tuhan kepada manusia. 

Agama yang Benar Itu Satu

Agama itu asalnya satu dari Tuhan yang satu. Pemahaman yang sesat selalu mengarah agar manusia menganggap agama yang benar itu tidak satu.

Ini Jalan yang Lurus

Setelah ayat-ayat sebelumnya menjelaskan kesesatan kaum musyrikin dalam mengharamkan dan menghalalkan sesuatu, maka kemudian ayat-ayat berikutnya tentang halal dan haram berdasarkan wahyu Allah. Itulah jalan yang lurus, yaitu mengikuti perintah Allah dengan tidak mengikuti perintah-perintah selain Allah.

Diskusi FORPI Sleman: Pengusaha Sampah

Kalau pun pengusaha pengguna sampah terpilah mau membayar mahal, berarti produk yang diolah tinggi nilainya. Contoh nilai tambah yang besar adalah memanfaatkan sampah organik untuk budidaya Magot dan cacing tanah. Selain kandungan protein yang tinggi dari larva magot dan cacing yang didapat, juga tanah bekasnya bisa langsung dipakai sebagai media tanam. 

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Mana Agama yang Benar?

Jawabannya sederhana sebenarnya. Agama sesuai petunjuk dari Tuhan, itu jawabannya. Agama wahyu. Bukan sekedar agama yang berasal dari hasil pikir manusia.

Pokok-pokok Haram: Musyrik, Durhaka, Keji dan Membunuh

Tuhan mengharamkan manusia untuk berlaku syirik, durhaka kepada orang tua, berlaku keji serta membunuh jiwa tanpa hak. Itulah pokok-pokok haram. Hal ini diungkapkan dalam ayat setelah beberapa ayat sebelumnya menjelaskan panjang lebar perilaku kaum musyrikin yang suka mengharamkan tanpa dasar.

Ustadz Cilik Wildan, Ternyata Baru Klas 6 SD Muhammadiyah Plus Salatiga

Ketika membaca pengumuman Hari Bermuhammadiyah yang rutin diselenggarakan oleh PDM Kota Semarang  dengan menghadirkan  penceramah Ustadz Cilik Wildan, dalam hati saya bertanya,  Apakah sudah...