Daun Buatan Penghasil Energi Alternatif

Daun Buatan Penghasil Energi Alternatif

WARGASERUJI – Ahli kimia Amerika, Daniel G. Nocera dan rekan-rekannya, berhasil mengembangkan teknologi yang menggunakan cahaya matahari untuk mengubah air menjadi gas hidrogen dan oksigen. Teknologi ini mirip dengan fotosintesi pada daun, sehingga bisa disebut daun buatan atau tiruan.

Daun tiruan terusun dari perangkat berbasis silikon yang mampu mengubah energi matahari untuk memecah hidrogen dan oksigen dalam air. Proses ini tidak meninggalkan polutan apapun sehingga sangat bersih bagi lingkungan.

Untuk bisa digunakan secara massal, masih perlu penelitian tingkat lanjut untuk meningkatkan efisiensinya. Komponen dasarnya berupa chip silikon yang dilapisi katalis kimia.

Prosesnya, ketika berada di bejana terbuka, energi matahari digunakan membelah molekul air dan melepaskan ikatan proton dan elektron. Proton dan elektron ditangkap pada chip dan direkombinasi untuk membentuk gas hidrogen.

Gas hidrogen yang terbentuk adalah sumber energi yang dapat disimpan. Gas hidrogen yang ringan menjadi pilihan utama penyimpanan karena mudah dipindah-pindahkan.

Namun, perkembangan penelitian ini selanjutnya belum diketahui. Padahal, jika daun buatan ini bisa diproduksi masal, manusia sudah tidak bergantung ke energi fosil yang semakin lama semakin susut.

Sedangkan memanfaatkan cahaya matahari menjadi energi itu sendiri sudah banyak dilakukan, bahkan dengan cara yang mirip menggunakan sel surya. Bedanya, sel surya langsung mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.

Sedangkan mesin yang berbahan bakar hidrogen sampai saat ini belum mencapai tingkat yang diinginkan agar bisa digunkan secara massal. Jadi, daun buatan masih perlu menunggu cukup lama untuk menjadi pilihan energi alternatif masa depan.

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Perasaan Hati dan Ukuran Cinta

Rasa cinta yang mendalam itu sering kali tidak dapat diungkapkan oleh kata-kata, kecuali hanya sebagian kecil saja, namun jika cinta sudah melekat di dalam...

Jaringan Irigasi Kota Magelang, Karya Teknologi Peninggalan Belanda

Magelang , Sebentar lagi berulang tahun .11 April  907 ditetapkan sebagai  Hari Jadi Kota Magelang  dan sekarang menginjak tahun ke 1.111.Sungguh usia yang sudah...

Mengenal Pendidikan Vokasi ; Trend Pendidikan Masa Depan

Pendidikan adalah bekal masa depan yang paling utama. Tanpa pendidikan,  orang sulit meraih masa depan yang baik. Sayangnya kebanyakan orang menganggap remeh dengan pendidikannya,...
close