Wasiat Nabi Muhammad SAW

Wasiat Nabi Muhammad SAW

Shahabat Abu Dzar RA bercerita saat bertemu Nabi Muhammad SAW bahwa beliau berkata kepada Rasulullah SAW

Abu Dzar : Ya Rasulallah, berwasiatlah kepadaku.

Rasul SAW: Aku berwasiat kepadamu, bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya ia adalah inti dari segala urusanmu.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW: Hendaklah engkau membaca Alquran dan berdzikir kepada Allah, karena hal itu akan menjadi cahayamu langit dan di bumi.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Jangan banyak tertawa, karena dapat mematikan hati dan memadamkan cahaya wajah.

Adu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Hendaklah senantiasa engkau berjuang (untuk agama), karena termasuk kesalihan umatku.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Hendaklah lebih banyak diam kecuali untuk kebaikan, karena hal itu dapat mencegahmua dari godaan syetan, dan dapat membantu mempermudah urusan agamamu.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Tengoklah kepada orang yang lebih miskin darimu, dan jangan melihat orang yang lebih kaya, karena yang demikian itu lebih tepat untuk menjaga dari rasa ingkar terhadap nikmat Allah yang diberikan kepadamu.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Sambunglah silaturrahim dengan kerabatmu, sekalipun mereka yang memutuskannya.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Jangan takut dicacimaki oleh para pencela, selagi engkau di jalan Allah.

Abu Dzar : Ya Rasulallah, tambahlah.

Rasul SAW : Hendaklah engkau mencintai untuk orang lain, seperti engkau mencintai untuk dirmu sendiri.

Kemudian Nabi SAW menepuk dadaku dan bersabda : Wahai Abu Dzar, tidak ada akal yang paling sempurna kecuali untuk berpikir, tidak ada yang lebih wara` (zuhud) dibanding menjahui keharaman, dan tidak ada perbuatan yang lebih baik daripada berakhlaq yang sangat mulia.

(HR. ATTHABARANI)

Tulisan ini tanggung jawab penulisnya. Isi di luar tanggung jawab Redaksi. Pengaduan: redaksi@seruji.co.id

Artikel Lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Kelebihan Sambung Pucuk

Sambung pucuk memiliki beberapa kelebihan, penggabungan antara kelebihan dengan pembiakan secara generatif dan vegetatif.

Orang Bohong Yang Bertobat vs Orang Bohong Yang Keterusan

Menjaga kejujuran sangatlan penting, sedangkan memelihara kebohongan adalah perbuatan jahat yang akan menghancurkan diri sendiri. Orang yang berbohong lantas bertobat dengan cara mengakui kebohongannya dan...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...
close