Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Wasiat Amal Yang Dapat Meninggikan Derajat

Sayyidina Ibnu Umar RA mengungkapkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Carilah oleh kalian derajat yang tinggi di sisi Allah, yakni dengan cara bersikap penyantun terhadap orang yang tidak mengetahui tentang dirimu, dan memberi kepada orang yang tidak pernah memberi kepadamu”. (HR. ‘Addi).

Santun maupun menyantuni terhadap orang yang belum dikenal apalagi mengenal, tentu sebuah sikap yang bisa dikatakan mudah tapi sulit dan sulit tapi mudah untuk diamalkan.

Prakteknya, jika ada orang asing yang berjumpa di satu tempat duduk bersama, maka ditemui dan diajak berbincang dengan cara yang terbaik, lantas disantuni dengan suatu pemberian yang sekira dapat menggembirakan orang asing tersebut. Kejadian yang semacam ini, mungkin mudah untuk diamalkan saat hatinya dibuka oleh Allah.

Namun mencari kesempatan untuk menemukan situasi seperti ini, bukanlah sesuatu yang mudah, bahkan cukup sulit untuk didapati, apalagi jika orang asing tersebut berperilaku dengan sikap yang kurang terpuji, maka umumnya hati seseorang itu akan menolaknya secara otomatis, padahal di situlah sebenarnya lahan pahala yang bisa digali.

Yaitu berusaha bagaimana caranya agar orang asing tersebut bisa takluk hatinya hingga dapat menjalin silaturrahim dengan dirinya secara baik.

Demikian juga memupuk sifat kedermawanan kepada semua orang tanpa pandang bulu, termasuk sikap yang mudah tapi sulit dan sulit tapi mudah untuk diamalkan. Kebiasaan baik seseorang yang telah melatih diri untuk senang bersedekah, akan memudahkan dirinya tidak pandang bulu kepada siapa saja saat menyalurkan sedekahnya.

Berbeda dengan orang yang kurang terbiasa bersedekah kepada semua orang, maka umumnya ia cenderung akan memilih kepada orang-orang tertentu saja untuk menyalurkan sedekahnya. Seperti lebih senang mememberi orang dikenalnya saja, tertutama kepada pihak yang sekira dapat memberi kemanfaatan balik bagi dirinya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mengapa Rasulullah SAW perintah agar seseorang yang ingin mencari derajat tinggi di sisi Allah SWT itu, tidak pandang bulu saat menebar kebaikan terhadap setiap orang yang ditemuinya, khususnya kepada kalangan yang seiman dan seagama?

Karena penampilan dhahir yang tampak pada orang lain itu tidak dapat dijadikan standar ukuran kebaikan atau keburukan seseorang, kecuali jika penampilannya itu benar-benar bertentangan dengan ajaran syariat Islam, misalnya secara valid melihat orang lain sedang menyembah tuhan selain Allah.

Berbeda dengan kondisi dimana ia bermasyarakat dan bergaul luas dengan kalangan umat Islam lainnya, maka memasang sikap husnuddhan terhadap orang-orang yang ditemuinya itu jauh lebih mulia dan dapat menambah derajat yang tinggi, terutama jika mengamalkan wasiat Rasululah SAW di atas.

Sayyidina Sahal bin Sa’ad As-Sa’idi RA mengatakan, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya ada orang beramal dengan amalan ahli surga sepanjang penglihatan orang banyak, tetapi sebenarnya dia ahli neraka. Ada pula orang yang beramal dengan amalan ahli neraka dalam pandangan manusia, namun sebenarnya dia ahli surga.” (HR. Muslim).

Rasulullah SAW juga berpesan agar umat Islam tetap optimis dalam mencari tambahan pundi-pundi pahala, demi memudahkan dirinya mendapat tiket kebahagiaan bagi kehidupan kelak di akhirat.

Sayyidina Abu Dzar RA mengatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah engkau pandang ringan perbuatan baik sekalipun kecil, walaupun hanya menunjukkan muka manis ketika engkau bertemu dengan saudaramu (sesama muslim).” (HR. Muslim)

Sayyidina Anas bin Malik RA berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesunggunnya Allah SWT tidak mengurangi kebaikan orang-orang mukimin, dan kebaikan itu akan diberi upah di dunia serta pahala di akhirat. Adapun kebaikan yang dikerjakan oleh orang kafir, balasannya hanya berupa rezeki di dunia saja. Di akhirat kelak, tidak ada pahala dari kebaikannya.” (HR. Muslim).

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...