close

Follow SERUJI

69,151FansSuka
396PengikutMengikuti
7,038PengikutMengikuti
661PelangganBerlangganan

Sinkretisme Membahayakan Aqidah Islam

Sinkretisme adalaha paham yang gerakannya berupa upaya mempersatukan agama-agama yang ada di dunia. Ensiklopedia Britannica menyebutkan bahwa  Religious syncretism is the fusion of diverse religious beliefs and practices (paham sinkretisme adalah penyatuan beberapa ajaran agama yang berbeda).

Upaya yang dilakukan penganut sinkretisme adalah selalu mecari titik temu dari perbedaan-perbedaan ajaran yang ada pada setiap agama. Baik pebedaan yang menyangkut prinsip dasar berakidah maupun yang bersifat Furu` (khilafiyah amaliyah) atau perbedaan cara pengalaman suatu ajaran dalam bermazhab. 

Gerakan ini memberikan pemahaman bahwa pada dasarnya semua agama adalah sama. Semua agama mengajakan kepada kebaikan dan melarang kejahatan, dan lebih menjunjung tinggi ikatan kemanusiaan dari pada kebersamaan umat se agama. 

Mereka bergerak di hampir semua sektor kehidupan, baik politik, ekonomi, kebudayaan maupun agama. Tujuan mereka adalah menjadikan dunia sebagai suatu wadah besar dengan keyakinan yang sama yaitu kemanusiaan.

Cara pendekataan yang dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung, disadari maupun tidak disadari, adalah dengan menanamkan keragu-raguan kepada setiap penganut agama terhadap ajaran agama yang mereka anut.

Mereka mengajak penganut agama tersebut untuk mengosongkan pikiran sebelum menerima paham baru yang dihasilkan dari penyatuan ajaran agama-agama sesuai dengan pemahaman mereka. Yaitu menukil beberapa ajaran dari tiap-tiap agama yang berbeda yang dianggap baik, dan bisa mempersatukan umat beragama seluruh dunia dalam satu wadah.

Gerakan yang berlandaskan sinkretisme ini sudah sejak lama berkembang. Ruang lingkupnya terkadang hanya terbatas pada pemersatuan agama-agama Samawiyah, tetapi ada juga yang secara menyeluruh, termasuk upaya mempersatukan sekte-sekte yang berkembang dalam setiap agama.

Sebagai contoh adalah pendapat dua orang tokoh, yaitu Ibnu Sab`in dan Ibnu Hud at-Talmasani yang mengatakan bahwa orang yang paling mulia adalah yang mengajak semua umat beragama bersatu secara menyeluruh dalam satu wadah. Apabila sudah terjalin persatuan di antara umat beragama, maka seorang itu bebas mengamalkan ajaran Islam, Nasrani, maupun Yahudi dalam waktu yang bersamaan. 

Dewasa ini, sinkretisme di indonesia mulai dimarakkan oleh tokoh-tokoh Jaringan Islam Liberal serta mereka yang selalu mengatasnamakan dirinya sebagai kelompok Islam moderat. Sehingga sering dijumpai ada ormas Islam yang besar maupun yang baru berkembang, lantas mengadakan acara-acara keislaman dengan melibatkan non muslim untuk adil didalamnya. 

Biasanya mereka mengatasnamakan kemanusiaan atau kebangsaan maupun yang semisalnya. Tentu saja gerakan ini mendapat repons positif dari orang-orang kafir, terlebih sebagai warga minoritas mereka merasa diuntungkan. 

Ironisnya, umat Islam terlena dan lupa serta kurang mawas diri dan tidak mau belajar dari kenyataan dan beberapa peritiwa yang berkembang di dunia, bahwa umat islam sering mengalami penindasan dan tindakan diskriminatif tatkala mereka hidup sebagai warga minoritas di suatu negara yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani, Yahudi, Hindu dan lain sebagainya.

Pada akhir abad ke-18, Jamaluddin al-Afghani ikut menyemarakkan gerakan penyatuan agama-agama samawiyah. Dalam bukunya al-Amal al-Kamilah halaman 69 ia mengatakan, Sesungguhnya tiga agama yaitu Yahudi, Nasrani dan Islam mempunyai dasar dan tujuan yang sama. Apabila salah satu di antara ketiganya punya kekurangan di dalam penerapan ajaran kebaikan, dapat disempurnakan oleh yang lainnya. Kerena itu saya berharap agar penganut tiga agama tersebut bersatu padu.

Dalam kaitan itu seorang pendeta Inggris bernama Ishaq Taylor menyambut baik ide tersebut. Bahkan ia berusaha untuk mengadakan pendekatan antaragama guna menemukan suatu ajaran yang bisa mempersatukan umat Islam dan Nasrani.

Mereka berkeyakinan bahwa pada hakikatnya tiga agama samawi yang ada di dunia ini, tersimpul pada huruf M yang merupakan akronim dari masuniyah (istilah lain dari sinkretisme). Mereka menyebut Yahudi dengan Musawiyah, Nasrani dengan Masihiyah dan Islam dengan Muhammadiyah, yang semuanya diawwalai dengan huruf M dan terhimpun dalam simpul huruf M, yaitu Masuniyah tadi. 

Di Mesir, pada tahun 1919 M terjadi upaya penyatuan Islam dan Nasrani dibawah pimpinan Sa`ad Zaghlul, hingga terjadi pula pembauran lambang persatuan.

Pada kalangan modernis muslim yang tertipu dan ikut sibuk memarakkan gerakan sinkretisme ini, dapat disebutkan antara lain , 

1. Dr. Abdul Aziz Kamil mengatakan : Kami di Timur Tengah mengimami keesaan Allah, baik lewat satu agama maupun lewat agama lain. Saya katakan dengan tegas bahwa Islam, Nasrani, dan Yahudi adalah sama bahkan dalam pengertian trinitas Nasrani berakhir kepada keesaan Tuhan. Inilah yang dinamakan wilayah Tauhid (keesaan Tuhan). Hanya saja gambaran dan penafsiran secara filsafat yang berbeda  (Al-Islam wal Ashr, karangan Abdul Aziz Kamil).

2. Dr. Rifa`ah Thanthawi berpendapat bahwa tidak ada istilah Kafir dan Mukmin pada manusia. Yang ada hanyalah manusia modern dan prinitif (Ghazwun min ad-Dahkil hlm. 64. Dr. Muhammad Imarah). 

3. Dr. Hasan Hanafi dengan terang-terangan menyatakan bahwa hakikat agama itu tidak ada, yang ada hanyalah peninggalan kaum tertentu yang lahir dari zaman tertentu sehingga memungkinkan untuk berkembang di masa-masa tertentu atau masa berikutnya (at-Taurats wat Tajdid hlm. 22 karangan Hasan Hanafi).

Dr. Muhammad Imarah mempunyai pandangan bahwa gerakan ini adalah untuk menyatukan agama Ilahi (agama Samawi).

  • 53
    Shares
Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Erwin Arnada Bagi Tips Membuat Film Berkelas, Akber Bali 84 Diserbu Millenial

BADUNG, WARGASERUJI –  Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Bali kembali mengadakan kelas berbagi ilmu gratis tanpa berbayar untuk masyarakat di Bali. Kelas Akademi Berbagi Bali...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Perkuat Pembelajaran Aktif di Kampus, Tanoto Foundation Latih Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

JAMBI, WARGASERUJI – Setelah melatih lebih dari 1.145 pendidik SD/MI dan SMP/MTs, Tanoto Foundation kali ini melatih pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi),...

Umat Butuh Sistem Yang Sehat

WARGASERUJI - Menjadi hal asing bagi umat muslim, pristiwa yang terjadi pada 3 Maret 1924M. Sebuah tragedi besar yang membalik penuh tatanan hidup umat Islam....

Komunitas Alumni NHI 02 Resmi Dikukuhkan oleh BPN

Melalui SK yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Satgas BPN, Toto Utomo Budi Santoso kepada Ketua Umumnya Hidayat Hasan, Komunitas Alumni NHI 02 resmi menjadi bagian dari Satgas BPN Prabowo Sandi.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Titiek Soeharto Hadiri Baksos Relawan 02 di Bogor

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat kelompok relawan pendukung paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi mengadakan Bakti Sosial di Kabupaten Bogor, Ahad (17/3). Kegiatan Bhkati sosial...

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Pertanggungjawaban Jokowi-JK terhadap Janji-janji Kampanye 2014

Janji-janji pada saat kampanye Capres dan Cawapres pasti ada. Sejak Pilpres Langsung yang telah kita laksanakan sebanyak 3 kali, yang paling kita ingat adalah...

Membuat Gula Merah dari Nira Batang Sawit

Ternyata batang kelapa sawit yang telah tumbang dapat diambil niranya untuk dijadikan gula merah, demikian menurut seorang anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Gerindra,...

Dibunuh di Masjid Selandia Baru, Cara Indah untuk Mati

WARGASERUJI - Ada ustadz di sebuah kampung, bertanya perasaan jamaah terhadap peristiwa dibunuhnya muslim di masjid di Selandia Baru. Jawabnya macam-macam. Ustadznya sendiri bilang,...