Follow SERUJI

96,291FansSuka
396PengikutMengikuti
6,765PengikutMengikuti
668PelangganBerlangganan

Kuasailah Informasi, Niscaya Engkau Akan Menguasai Dunia

“Kuasailah informasi, niscaya engkau akan menguasai dunia”. Itulah kunci kemenangan ke 5 dalam buku  “Saksikan bahwa aku Mencintai Islam” (10 Kunci Kemenangan Menyalakan Api Kejayaan Islam)” yang ditulis oleh Prof Laode M. Kamaluddin Ph.D, bersama Ahmad Mujib El-Shirazy, yang menunjukkan betapa pentingnya suatu informasi.

 

Siapa yang menguasai informasi, maka dia akan dapat mengontrol apa saja yang di inginkannya. Hal ini merupakan sebuah fakta yang tidak dapat dibantah dan memang seperti itulah kenyataannya.

 

Sejarah telah membuktikan bahwa informasi merupakan faktor yang paling penting untuk memenangkan sebuah pertempuran, untuk menguasai suatu daerah, mengendalikan dunia dan bahkan untuk menguasai dunia.

 

Dalam sejarah umat Islam, dicatat bahwa sebelum pembebasan bumi Andalusia oleh Musa bin Nushair dan Thariq bin Ziyad. Khalifah Al Walid bin Abdul Malik memerintahkan untuk mengirim pasukan pengintai terlebih dahulu untuk mencari informasi tentang bumi Andalusia.

 

Oleh karena itulah dikirim pasukan pengintai sebanyak 400 pasukan yang di pimpin oleh Tharif bin Malik ke bumi Andalusia. Dan akhirnya Islam dapat berjaya di bumi Andalusia

 

Begitu pula dengan jatuhnya kota Toledo di Andalusia, yang merupakan kota Muslim dengan pertahanan terkuat pada masanya. Toledo dapat diruntuhkan karena salah seorang musuh Islam mendapatkan informasi satu satunya cara agar Toledo bisa di lumpuhkan.

 

Pada saat ini, informasi merupakan sesuatu yang dapat diperoleh dengan mudah. Peristiwa yang terjadi suatu tempat, dapat diperoleh oleh siapa saja dan dimana saja, bahkan dari di negeri terjauh sekalipun. Hal ini dikarenakan begitu pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini.

 

Celakanya, kemudahan ini tidak serta merta membawa manfaat begitu saja. Namun, kemudahan ini justru dapat membawa dampak buruk yang bisa jadi amat berbahaya. Hal ini dikarenakan informasi sendiri merupakan sesuatu yang dapat membentuk pola pikir seseorang yang kemudian dapat berujung pada penentuan sikap.

 

Sumber informasi yang paling utama bagi masyarakat di zaman modern ini adalah media massa. Media massa bisa saja menyalurkan informasi melalui televisi, radio, internet, koran dan sebagainya. Melalui media massa, informasi akan di distribusikan kepada masyarakat.

 

Namun, penyajian informasi oleh media massa bisa saja menjadi propaganda yang kadang tidak kita sadari. Kebodohan media bisa membuat kebodohan terhadap masyarakat. Kesalahan media dapat menyebabkan tindakan sosial yang bisa saja berakhir tragis.

 

 Dan, untuk mengontrol informasi yang ada di masyarakat, hal yang harus dilakukan adalah mengusai media massa. Dan, siapa yang berkuasa atas media massa, maka informasi yang disampaikan akan selalu sesuai dengan keinginan penguasa tersebut.

 

Masalah ummat Islam hari ini adalah bahwa sebagian besar media massa di kuasai oleh musuh-musuh Islam. Sehingga ummat Islam selalu tersudutkan oleh informasi yang disampaikan oleh media. Bahkan bisa saja seorang muslim bisa merasa phobia kepada sesama saudara Muslimnya.

 

Sebagai contoh misalnya, ketika ada pemberitaan mengenai teroris, media-media yang benci terhadap Islam, baik di televisi, internet, surat kabar dan lain lain, pasti menunjukkan hal hal yang berbau Islam seakan-akan Islam identik dengan terorisme.

 

Misalnya disebutkan bahwa terduga teroris, adalah orang yang berjenggot, bercadar, rajin mengaji, rajin sholat dimasjid, memiliki buku fiqih dan lain sebagainya.

 

Bahkan diberbagai media massa di tertentu, ketika memberitakan hal-hal terkait terorisme, seringkali yang menjadi gambar atau foto dalam beritanya adalah perempuan yang berjilbab panjang, laki-laki yang berjenggot yang seakan-akan menunjukkan bahwa itu adalah Muslim taat yang identik dengan terorisme, meskipun sebenarnya orang-orang yang ada di foto tersebut tidak ada kaitannya dengan terorisme.

 

Bahkan karena media massa dan informasi yang disampaikannya, banyak pemimpin besar di dunia yang jatuh serta memiliki citra buruk di mata dunia.

 

Misalnya, invasi Amerika dan sekutu kepada Irak yang dimana Amerika dengan kekuatan media massa-nya di seluruh dunia ramai-ramai menuduh bahwa presiden Irak, Shaddam Husein, telah melakukan pembantaian terhadap warga negaranya sendiri, memiliki kaitan dengan teroris, serta memiliki senjata nuklir, yang kemudian dijadikan pembenaran oleh Amerika dan sekutunya yang seolah-olah berperan sebagai pahlawan untuk menggempur Irak.

 

Bahkan dunia pun cenderung mendukung aksi mereka karena terlanjur percaya pada media. Namun yang terjadi justru sebaliknya, senjata nuklir dan bukti fitnah lainnya tidak ditemukan, malah membawa kehancuran bagi Irak, menyebabkan penderitaan dan kekacauan hingga saat ini.

 

Bahkan kedamaian yang dijanjikan oleh Amerika dan sekutunya setelah kejatuhan Shaddam Husein tidaklah lebih dari sebuah fatamorgana.

 

Begitulah betapa informasi  telah menghancurkan kaum muslim dan meluluh lantakkan negeri-negeri Muslim saat ini. Sehingga menguasai informasi terutama media massa adalah sesuatu yang wajib dilakukan oleh kaum Muslimin agar bisa  memperoleh kejayaannya kembali.

 

Pada dasarnya informasi tidak terbatas pada berita yang terdapat pada media massa seperti koran, TV, radio, media online dan sebagainya. Informasi sebenarnya selalu ada disekitar kita. Hanya saja kita tidak begitu peduli, karena mungkin kita menganggap hal tersebut sebagai hal yang tidak penting.

  • 9
    Shares
Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
J Nasutionhttp://juliarnasution.blogspot.com
Bekerja di bidang IT(Programmer). Hidup nomaden. Semoga termasuk kedalam umat yg dirindukan Rasulullah.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Konsep Kampanye Konser Lebih Mencerminkan Keindonesiaan dibanding Konsep Kampanye Subuh Berjamamaah?

Saya bertanya lagi dalam hati, apakah konsep kampanye konser lebih mencerminkan keindonesiaan daripada konsep kampanye subuh berjamaah? Bukankah nyanyian juga merupakan ciri khas ibadah agama tertentu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...

Dukungan Sekaligus Nasehat Ust. Salim A Fillah Untuk Prabowo

WARGASERUJI - Ust. Salim A Fillah, ustadz penggiat masjid Jogokariyan yogyakarta melalui akun twitternya @salimafillah menyatakan dukungan kepada capres Prabowo Sandi, tapi bukan dukungan...

Derita Muslim Harus Diakhiri

Sementara di bumi Palestina tepatnya wilayah Gaza, kembali memanas. Serang militer Israel kembali dilakukan untuk mengepung Gaza. Sampai kapan derita umat Islam atas kekejian musuh-musuh Islam akan berakhir?

Mengapa Anakku Nakal?

WARGASERUJI - Secara sadar maupun tidak, sering kita menemui sebuah keluhan dari orang tua mengenai anak-anak mereka. Pertanyaan ‘Mengapa anakku nakal?’, ‘Mengapa anakku bermasalah?’...

Hipokrit HAM, Langgengkan Penjajahan

Di Tepi Barat hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Disisi lain, Israel juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Inilah Orasi Terbaik Prabowo versi Anis Matta

Dia mencatat ada ungkapan terbaik yang dilontarkan Prabowo pada orasinya pagi tadi di acara tersebut, yaitu saat Prabowo mengatakan, “Saya ingin mewakafkan sisa hidup saya untuk rakyat.”

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI - Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di...

Generasi Sehat Dambaan Umat

WARGASERUJI - Generasi muda adalah aset yang tiada tara nilainya. Generasi menjadi tonggak awal dalam penentu kebangkitan suatu bangsa. Jika kondisi generasi sakit maka...