Follow SERUJI

95,552FansSuka
396PengikutMengikuti
6,639PengikutMengikuti
714PelangganBerlangganan

Kebijakan Suatu Negeri Dalam Lingkaran PBB

WARGASERUJI – Tidak sah rasanya jika esensi suatu negeri tidak bergabung pada PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa). Keberadaan PBB diharapkan dapat menjadi pemersatu negeri-negari di dunia.

Tujuan utama keberadaan PBB adalah menjaga perdamaian dan keamanan dunia, memajukan dan mendorong hubungan persaudaraan antarbangsa melalui penghormatan hak asasi manusia, membina kerjasama internasional dalam pembangunan bidang ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan, menjadi pusat penyelarasan segala tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia, dan menyediakan bantuan kemanusiaan apabila terjadi kelaparan, bencana alam, dan konflik bersenjata.

Tetapi, ada hal yang membingungkan dari tindakan PBB terhadap negeri Brunai Darussalam. Ketika Brunai Darussalam membuat undang-undang hukuman mati bagi para pelaku zina, homoseksual, pemerkosaan, perzinaan, sodomi, perampokan, dan penghinaan atau pencemaran nama baik Nabi Muhammad SAW.  Hukuman cambuk di muka umum bagi pelaku aborsi dan amputasi tangan dan kaki untuk pelaku pencurian serta kriminalisasi yang mengekspos anak-anak muslim. PBB mengecam pemerintah Brunai Darussalam. PBB juga menyebut kebijakan ini kejam dan tidak manusiawi.

Kepala urusan HAM di PBB, Michelle Bachelet, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, mendesak pemerintah Brunei untuk menghentikan berlakunya KUHP baru yang “kejam” tersebut.

“Jika diterapkan, ini menandai kemunduran serius tentang perlindungan hak asasi manusia bagi rakyat Brunei,” kata Bachelet. (Merdeka.com).

Tentu hal ini menjadi pertanyaan yang harus dipecahkan dengan transparan. Hukuman yang diterapkan oleh pemerintah Brunai Darussalam adalah hukuman yang berasal dari keyakinan agama yaitu Islam. Dengan diterapkan hukuman mati, cambuk dan amputasi tangan diharapkan dapat menuntaskan permasalahan. Selain itu, diberlakukannya hukuman seperti ini dapat mencegah tindak kriminal.

Ketika menerapkan hukuman yang seolah terlihat kejam ini, pastinya pemerintah Brunai Darussalam telah mempertimbangkan dan melihat bahwa hukuman yang diterapkan selama ini belum mampu untuk menuntaskan masalah. Tetapi sungguh disayangkan peraturan semacam ini malah mendapat kecaman dengan alasan melanggar hak asasi manusia.

Telah menjadi kewajaran jika hal demikian terjadi. Karena PBB yang menjadi perkumpulan negeri-negeri dunia memegang asas sekulerisme yaitu memisahkan aturan agama dari kehidupan. Sehingga, jika ada suatu negeri yang  menerapkan aturan yang berasal dari agamanya, semaksimal mungkin akan dicegah dan harus kembali keasas utama yaitu sekulerisme. Pembuat hukum terkait tindak kriminal adalah manusia. Selain itu, tatkala negeri dalam PBB akan menerapkan hukum harus ada legalitas dari PBB.

Islam bukan saja agama yang mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya, tetapi Islam juga mempunyai aturan dalam sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan Islam dapat terlaksana jika ada institusi yang menerapkan sistem Islam. Khalifah adalah orang yang menjalankan institusi tersebut.

Pada masa setelah Rasulullah, kaum muslimin diayomi, dilindungi, & diurusi oleh Khalifah, diantaranya Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, serta Khalifah sesudahnya. Para Khalifah dalam menentukan kebijakan hukum terhadap rakyatnya mengacu kepada syariat Islam. Syariat Islam merupakan hukum dari Allah yang wajib untuk dilaksanakan oleh manusia.

Institusi Islam merupakan institusi yang mandiri tidak bergantung dengan negeri lain. Sehingga dalam mentukan kebijakan hukum tidak harus ada legalitas dari negeri lain. Dalam menerapkan hukum acuannya hanyalah syariat Islam. Karena diyakini dengan menerapkan sistem Islam akan memberikan keberkahan dalam hidup.

Allah mengetahui secara pasti apa yang tepat untuk makhluk Nya. Sehingga tidak ada hukum yang berasal dari Allah itu tidak manusiawi. Karena yang menciptakan manuaia adalah Allah. Secara sederhana dapat dianalogikan sebagaimana sebuah produk akan awet dan sesuai tujuan pembuatan apabila produk tersebut digunakan dan dirawat sesuai petunjuk produsennya.

Dengan demikian, harus dapat mewujudkan negeri yang  mandiri tidak bergantung kepada suatu ikatan negara. Sehingga dalam menyelesaikan urusan internal dapat mandiri. Kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan tidak harus ada persetujuan dari negeri-negeri lain. Hal demikian dapat terwujud tatkala sistem Islam terwujud.

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
Sri Lestari, ST
Wirausaha dan Pemerhati Sosial

YANG LAGI PRO-KONTRA

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Islam Menjaga Kepemilikan SDA

Penjajahan atas sumber daya alam Indonesia masih berlangsung. Ini ditandai dengan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) 59% masih dimiliki oleh Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Sinergi Magot dan Cacing Atasi Sampah Berbasis Komunitas

WARGASERUJI - Dalam sebuah diskusi, Henry Supranto menyebut bahwa dengan magot dan cacing, bisa menjadi solusi masalah sampah. Henry Supranto sendiri menciptakan alat...

Reaktor Cacing Solusi Atasi Sampah

Semua organik akan diurai cacing, sedangkan anorganik akan utuh. Reaktor cacing ternyata bisa berfungsi untuk memilah sampah. Hal ini mengatasi cara memilah kemasan yang tersusun atas organik dan anorganik, seperti kemasan minuman kotak, pembalut, dan popok bayi.

Lalat Magot Solusi Atasi Sampah

Henry Supranto mengklaim mampu mengolah sampah organik dengan cepat dengan lalat magot hingga lima belas ton dalam sebulan. Bahkan, dengan kondisi tertentu bisa mengolah satu ton sehari. 

Wacana Guru Impor Bukan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Pendidikan adalah suatu hal yang berharga bagi bangsa ini. Namun apa yang diwacanakan kepada rakyat dengan mendatangkan orang asing ke negeri sendiri, pada faktanya melukai  hati rakyat. Terutama kalangan guru. Terkhususnya tentulah guru honorer yang tidak dihargai dengan upah yang memadai.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi? Keduanya Saja!

Jika dihadapkan pada pilihan “NKRI Bersyariah atau Ruang Publik yang Manusiawi?”, seakan-akan kedua hal tersebut adalah hal yang bertentangan. Padahal jawaban yang paling membahagiakan adalah memilih kedua-duanya sekaligus

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

TERPOPULER

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Peran Ulama Menolak Segala Bentuk Penjajahan

Ulama menilai proyek OBOR sarat akan kepentingan politis dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi bangsa Indonesia khususnya dan kawasan Asia Tenggara umumnya. Selain bahaya jebakan hutang Tiongkok yang dikhawatirkan, juga upaya kolonialisasi Tiongkok melalui proyek tersebut.

Hikmah Dibalik Fitnah

WARGASERUJI - Menulis adalah menyimpan, menyimpan kenangan. Karena menulis adalah mewariskan, mewariskan sejarah. Maka jangan ada dusta di setiap huruf yang ditinggalkan. (eaaa) Apalagi...

Air Hujan untuk Air Minum Kesehatan

Sri Wahyuningsih sebagai penggerak komunitas yang diberi nama Banyu Bening, memberikan paparan tentang menggunakan air hujan untuk air minum kesehatan.

Gerakan Memanen Air Hujan

Ada 21 metode dalam memanen air hujan. Dari dua puluh metode itu, ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, yang dampaknya kecil. Adapun yang berdampak sedang, menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sisanya, skala luas dan menasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.