close

Follow SERUJI

53,147FansSuka
396PengikutMengikuti
7,070PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Jual Almamater Agama di Tahun Politik

Di tahun politik, tidak jarang paslon maupun caleg yang secara terang-terangan dan tidak segan-segan, bahkan nyaris tidak malu-malu lagi menawarkan gepokan uang agar masyarakat memilih dirinya. Karena itu, sudah berapa banyak diberitakan ada seorang calon yang jadi stress gara-gara sudah terlanjur mengeluarkan gepokan uang, namun tidak terpilih.

Belum lagi ada beberapa banner yang sengaja dipampang di beberapa sudut kampung, berisi semacam jargon unik sebagai sindiran adanya kebiasaan praktek money politik, “WARGA KAMPUNG INI MENERIMA SERANGAN FAJAR.”

Semua yang digambarkan di atas ini, tidak lain adalah praktek-praktek  kotor dalam dunia perpolitikan di negara Indonesia. Belum lagi apa yang sering terjadi dalam dunia ormas Islam saat berada di tahun politik, sudah berapa banyak oknum-oknum pengurus ormas yang sengaja menjual almamater ormas yang dipimpinnya kepada paslon dan caleg, yaitu dengan merengek-rengek cari sumbangan sambil pamer kekuatan jumlah anggota ormas yang diklaim dapat menyumbangkan suara jika diperintahkan.

Baik pihak yang menyogok dan yang menerima sogokan, hakikatnya bukanlah manusia yang beriman kepada Allah dan mengerti mana harta yang halal dan mana yang haram. Bahkan para pemain politik kotor ini, tampaknya tidak yakin bahwa Allahlah hakikatnya yang telah mengatur status harta halal mana yang semestinya boleh ambil oleh umat Islam.

Sy. Abu Hurairah RA berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memberikan kepada hamba-Nya apa yang sudah ditetapkan bagian rezeki untuk dirinya. Karena itu, berlaku baiklah kamu dalam mencari rezeki. Ambillah apa yang halal dan tinggalkanlah apa yang haram.” (HR. Abu Ya’la dengan sanad hasan. Pada awalnya hadist ini ada pada Al-Bukhari dan Muslim).

Ahli ibadah yang baik, tentu tidak akan mengorbankan dirinya untuk berebut harta haram di tahun politik, apalagi jika hanya karena syahwat politik kotor dari beberapa paslon dan caleg, hingga ia berani mengambil harta haram tanpa ada rasa malu dan takut sama sekali kepada Allah.

Sy. Abu Darda’ RA mengabarkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya rezeki itulah yang mengejar manusia, sebagaimana kematian mengejarnya.” (HR. Ibnu Hibban dan Bazaar). Semestinya nasehat Nabi Muhammad SAW inilah yang dijadikan pegangan, bahwa setiap orang itu jika selalu beribadah dan bekerja mencari harta yang halal, maka Allah yang akan memberi solusi bagi kebutuhannya, karena rezeki yang halal akan datang kepadanya atas izin Allah.

Sy. Abu Humaid As-Sa’idi RA mengabarkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Berlaku baiklah kalian dalam menuntut dunia, karena setiap orang telah dimudahkan untuk apa ia diciptakan di dunia ini.” (HR. Ibnu Majah).

Diriwayatkan oleh Sy. Hubbah dan Sy. Sawa, yang mana keduanya adalah anak dari Sy. Khalid, mereka bercerita bahwa suatu saat mereka mendatangi Nabi Muhammad SAW. ketika beliau SAW sedang memperbaiki sesuatu. Kemudian beliau SAW bersabda, “Janganlah kamu berputus asa dari rezeki, selama kamu dapat menggeleng-nggelengkan kepala. Manusia dilahirkan ibunya sebagai bayi merah tanpa selembar kain pun. Lalu Allah Azza wa Jalla memberinya rezeki.” (HR. Ahmad).

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Rawat Nenek Ubud, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Berbagi Kebahagiaan

Di usia senjanya, Ni Wayan Lepug (85 tahun) Asal Ubud, Kabupaten Gianyar harus hidup sebatang kara tanpa ditemani oleh keluarganya

Macan Padi dan Pilot Keren Prabowo-Sandiaga Lanjut Ngluruk Jatim

Kegiatan Ngluruk Jatim yang dilakukan oleh dua kelompok relawan militan paslon 02 yaitu Macan Padi Indonesia dan Pilot Keren Prabowo Sandiaga, dilanjut sampai ke...

Tak Hanya Teori, “Aksi Indonesia Muda” Peduli Masyarakat Eks Kusta di Kampung Dangko

Projek sosial yang dilakukan AIM kali ini berupa projek pemberdayaan perempuan dalam bentuk pelatihan pembuatan keset kaki.

‘Macan Padi’ dan ‘Pilot Keren Prabowo-Sandi’ Putihkan Lamongan

etelah sebelumnya meramaikan Kota Madiun, kali ini kelompok relawan Prabowo-Sandiaga, 'Macan Padi' dan 'Pilot Keren Prabowo-Sandi' hadir di Kota Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

Yusril Ihza Mahendra dan Lukah

WARGASERUJI - Lukah sebuah alat penangkap ikan tradisional yang sering digunakan  penduduk pedalaman dalam menangkap ikan di sungai.  Lukah yang terbuat dari rotan dipasang...

Sekuel Kedua Film The Power of Love, “Hayya the Movie” Shooting di 212 Mart

JAKARTA, WARGASERUJI - Film dengan latar belakang Aksi 212 berjudul 'The Power of Love' sempat booming dan jadi salah satu film lokal yang paling...

TERPOPULER

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ketika Kata “Akal Sehat” Menangis di Kamus, di Musim Pilpres

- Catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan Yang Sepaham. Oleh: Denny JA Di era pemilu presiden, banyak hal didangkalkan. Termasuk makna akal sehat, yang kini seolah...