Pemasangan iklan, hubungi kami di sini

Sharing Gangguan Setan, Sihir dan Penyakit Ain: Cara Cegah dan Atasi

Gangguan Setan, Sihir dan Penyakit Ain: Cara Cegah dan Atasi

Sharing Gangguan Setan, Sihir dan Penyakit Ain: Cara Cegah dan Atasi

Gangguan Setan, Sihir dan Penyakit Ain: Cara Cegah dan Atasi

WARGASERUJI – Dalam literatur Islam, terdapat cara cegah dan atasi gangguan setan, sihir dan penyakit ain. Salah satu yang sudah dikenal adalah metode rukyah. Berikut ini penjelasannya, beserta cara rukyah secara mandiri.

Untuk pencegahan, beberapa ayat Al Quran dari surat An Nahl memberi penjelasan.

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Apabila kamu membaca Al Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. [QS An-Nahl: 98]
إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya setan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. [QS An-Nahl: 99]
إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ
Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. [QS An-Nahl: 100]

Menurut ayat-ayat tersebut, tindakan pencegahan agar tidak diganggu setan:
1. Membaca Al Quran
2. Berdoa meminta perlindungan kepada Allah
3. Menguatkan Iman dan Tawakkal
4. Menjauhi dari perbuatan yang menempatkan setan sebagai pemimpin
5. Menjauhi perbuatan syirik


Adapun penanggulangan, menggunakan metode rukyah mandiri. Rukyah mandiri adalah dengan membaca ayat-ayat Al Quran untuk dirinya sendiri, yang langkahnya seperti diuraikan berikut ini.

  1. Buka telapak tangan, baca (boleh 3x) : Surat Al Fatihah, Ayat Kursi, Surat Al Kaafirun, Al Ikhlas, Surat Al Falaq, Surat An Naas
  2. Niatkan untuk: mendapat perlindungan dari Allah, mendapat pertolongan dari Allah untuk mengusir setan atau membuang penyakit ‘Ain, mendapat pertolongan dari Allah untuk membersihkan diri dari sihir.
  3. Tiup kedua telapak tangan, usap ke seluruh tubuh, mulai dari kepala sampai ujung kaki. Jika ada perasaan aneh seperti panas, merinding, dan mual, maka ulang-ulangi. Kalau perlu  minta bantuan beberapa orang muslim ikut melakukan hal di atas dan diusap ke tubuh yang bersangkutan. Ulangi sampai perasaan-perasaan tersebut hilang.
  4. Jika merasa akan kehilangan kesadaran (pingsan atau kesurupan), segera beristighfar dan meminta kekuatan kepada Allah.
  5. Selain ditiup di tangan (diusap), bisa dengan ditiup di air (untuk diminum, atau diusap ke seluruh tubuh sebelum mandi, atau untuk mencuci pakaian, atau untuk disemprotkan di tempat-tempat yang dirasa ada pengaruh sihir setan).
  6. Selain itu, bisa pula dibaca (tanpa ditiupkan) saat menutup ruangan, wadah makanan, dan lain-lain.
  7. Khusus bila terkena sihir, sebaiknya benda-benda atau tulisan jimat dan sihir dimusnahkan (bila ditemukan). Sihir juga bisa diobati dengan memakan tujuh buah kurma Ajwa.
  8. Khusus penyakit ‘ain, bersegeralah menyadari bahwa segala sesuatu atas kehendak Allah (dengan membaca Maa Sya Allah), agar terhindar bencana akibat hasad (dengki) orang lain melalui pandangan mata.

Demikianlah cara pencegahan dan penanggulangan gangguan setan, sihir dan penyakit ain. Semoga bermanfaat.


BACA JUGA

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

Ingin Jadi Penulis Warga, silahkan bergabung di sini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

YANG LAGI PRO-KONTRA

Pemakan Tanah Papua, Siapa?

Keluarga Besar Indonesia, sepertinya lebih enak diterima daripada "NKRI Harga Mati". Lebih humanis, merangkul. Antara hati dengan hati. Saling bantu, bukan berebut. Saling melindungi, bukan saling menguasai.

Referendum Papua, Mungkinkah?

Sambil menunggu keputusan Jokowi, lembaga saya, Sabang Merauke Circle, nasibnya diujung tanduk, karena Sabang dan Merauke mungkin saja hilang, tinggal Circle nya saja.

ARTIKEL TERBARU

Baper dan Islamphobia

Ketika masih di Taman Kanak-Kanak, anak-anak diajari tentang tiga kata sakti yang mampu meluluhkan hati manusia. Yaitu maaf, tolong, dan terima kasih. Akan tetapi dalam realitasnya, tiga kata ini tidak mudah diucapkan. Ada orang yang enggan mengatakan terima kasih padahal sudah dibantu oleh orang lainnya. Entah kenapa.

Kisah Nyata: Kaki Sendiri Diseterika

Tampak koreng berukuran kurang lebih 3x7 cm di punggung kaki kanan seorang bapak berumur 50 tahun. Sebuah luka koreng yang disebabkan oleh ulahnya sendiri. Tiga bulan yang lalu, lelaki setengah baya itu menyeterika kakinya sendiri dengan sengaja dan kesadaran penuh. Apa gerangan yang membuatnya nekat berbuat begitu?

PTSL Masih Bermasalah, Desa Sugihmukti Diduga Lakukan Pungli Pengurusan Sertifikat

Seperti pantauan penulis di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, program sertifikat murah ini dimanfaatkan oleh oknum aparat desa dengan cara memungut administrasi diluar ketentuan.

Hai Papua, Saya yang Monyet

Seberapa jauh soal monyet ini memerangkap alam bawah sadar kita? Mudah-mudahan cuma segelintir orang atau aparatur saja. Jika meluas, perlu edukasi anti rasisme di sekolah-sekolah. Jika segelintir, harus dibawa ke aparatur hukum. Semoga orang-orang Papua memaafkan kami. Setidaknya memaafkan saya yang non Papua. Mungkin saya lah monyet itu.

Indonesia dan Thailand Kembangkan Kerjasama Wakaf Produktif

Thailand sudah memiliki miniatur 'Kota Wakaf' yaitu pembangunan di atas tanah wakaf sebesar 500 hektare mencakupi pembangunan rumah sakit, town house, Islamic center, masjid agung, stadion, kampus Fatoni University, Asean Mall serta fasilitas pendukung lainnya

Senangnya Menang Lomba Menulis PWI, Walau Hanya Pemenang Harapan

Ada nomor tak dikenal masuk ke nomor WA saya. Bunyinya mengagetkan, karena hanya berisi link berita dan permintaan alamat dan nomor rekening. Ternyata, setelah di telusur, tercatat menjadi pemenang di lomba menulis PWI 2019! Senangnya, walau hanya pemenang harapan.

Referendum Papua, Mungkinkah?

Sambil menunggu keputusan Jokowi, lembaga saya, Sabang Merauke Circle, nasibnya diujung tanduk, karena Sabang dan Merauke mungkin saja hilang, tinggal Circle nya saja.

Diskusi FORPI Sleman: Pengusaha Sampah

Kalau pun pengusaha pengguna sampah terpilah mau membayar mahal, berarti produk yang diolah tinggi nilainya. Contoh nilai tambah yang besar adalah memanfaatkan sampah organik untuk budidaya Magot dan cacing tanah. Selain kandungan protein yang tinggi dari larva magot dan cacing yang didapat, juga tanah bekasnya bisa langsung dipakai sebagai media tanam. 

Kajian Ekonomis Reaktor Cacing

Reaktor cacing temuan Puji Heru Sulistiyono, berhasil meraih beberapa penghargaan dan apresiasi dari Gubernur DIY, Kalpataru dan CSR Pertamina TBBM Rewulu.

Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok Itu Realitas, Saatnya Tawarkan Gagasan Solusi

Ekonomi lesu dan daya belu turun, itu adalah realitas, tak perlu diperdebatkan.

TERPOPULER

Hai Papua, Saya yang Monyet

Seberapa jauh soal monyet ini memerangkap alam bawah sadar kita? Mudah-mudahan cuma segelintir orang atau aparatur saja. Jika meluas, perlu edukasi anti rasisme di sekolah-sekolah. Jika segelintir, harus dibawa ke aparatur hukum. Semoga orang-orang Papua memaafkan kami. Setidaknya memaafkan saya yang non Papua. Mungkin saya lah monyet itu.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Referendum Papua, Mungkinkah?

Sambil menunggu keputusan Jokowi, lembaga saya, Sabang Merauke Circle, nasibnya diujung tanduk, karena Sabang dan Merauke mungkin saja hilang, tinggal Circle nya saja.