close

Follow SERUJI

53,147FansSuka
396PengikutMengikuti
7,070PengikutMengikuti
643PelangganBerlangganan

Anda Sedang Marah ?

Dalam bergaul dengan orang lain, termasuk dengan anggota keluarga dan masyarakat, tentunya seringkali terjadi benturan-benturan, baik secara kejiwaan, bahkan terkadang mengarah kepada benturan fisik.

Ekspresi marah sangat bervariatif, adakalanya dengan cara meninggikan suara dengan membentak-bentak, ada juga yang spontanitas main tangan, atau merusak barang dengan membanting serta memecahkannya, dan bentuk lain pun masih banyak seperti berdiam diri tanpa mau berkomunikasi, maupun menangis dan lain sebagainya.

Pada dasarnya marah itu boleh bahkan baik, jika diperuntukkan untuk kepentingan agama. Namun jika marahnya itu hanya untuk melampiaskan hawa nafsu, maka menjadi hal yang negatif.

Ada satu resep yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk meredam api kemarahan, yaitu sebagaimana yang disabdakan :

`Marah itu datang dari setan, sedang setan itu berasal dari api, dan api hanya dapat dipadamkan dengan air. Karena itu apabila kalian marah cepat-cepatlah berwudhu` (HR. Abu Dawud)

Tentunya resep kehidupan ini sangat bermanfaat bagi umat Rasulullah SAW yang senentiasa meyakini kebenaran ajarannya.

Secara logika bisa ditangkap dengan jelas, siapapun orangnya jika sedang marah maka darahnya akan naik ke bagian kepala, sehingga kepalanya menjadi panas, bahkan seringkali tampak dari wajah dan mata orang yang sedang marah, berubah memerah jika sudah mencapai puncak kemarahan.

Nah, untuk mendinginkan temperatur kepala yang sedang memanas tersebut, maka perlu kiranya dibilas dengan air. Ibarat orang yang sakit panas maka perlu sekali kepalanya dikompres dengan air agar menjadi dingin.

Namun tata cara mendinginkan kepala dengan cara dibilas maupun dikompres, hanyalah dapat mendinginkan bagian fisik kepala semata, dan tidak dapat mendinginkan hati yang memicu panasnya kepala.

Sedangkan Rasulullah SAW mengajarkan resep berwudhu untuk mengantisipasi kemarahan yang berkepanjangan, karena amalan berwudhu itu dapat meredam semua rasa panas yang menyerang tubuh akibat api kemarahan.

Belum lagi setiap orang yang berwudhu maka disunnahkan untuk melakukan shalat sunnah dua rakaat lisyukril wudhu. Jika semua ajaran sunnah Rasulullah SAW ini diamalkan, maka sudah bisa dipastikan, semua kemarahan yang dialami oleh seseorang, akan reda dengan sendirinya berkat berwudhu dan shalat sunnah dua rakaat.

Percaya nggak … ?

Yaa coba sajalah … !

Loading...
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan tersebut, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.

YANG LAGI PRO-KONTRA

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan isi komentar anda
Masukan Nama Anda

TULISAN TERBARU

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Rawat Nenek Ubud, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Berbagi Kebahagiaan

Di usia senjanya, Ni Wayan Lepug (85 tahun) Asal Ubud, Kabupaten Gianyar harus hidup sebatang kara tanpa ditemani oleh keluarganya

Macan Padi dan Pilot Keren Prabowo-Sandiaga Lanjut Ngluruk Jatim

Kegiatan Ngluruk Jatim yang dilakukan oleh dua kelompok relawan militan paslon 02 yaitu Macan Padi Indonesia dan Pilot Keren Prabowo Sandiaga, dilanjut sampai ke...

Tak Hanya Teori, “Aksi Indonesia Muda” Peduli Masyarakat Eks Kusta di Kampung Dangko

Projek sosial yang dilakukan AIM kali ini berupa projek pemberdayaan perempuan dalam bentuk pelatihan pembuatan keset kaki.

‘Macan Padi’ dan ‘Pilot Keren Prabowo-Sandi’ Putihkan Lamongan

etelah sebelumnya meramaikan Kota Madiun, kali ini kelompok relawan Prabowo-Sandiaga, 'Macan Padi' dan 'Pilot Keren Prabowo-Sandi' hadir di Kota Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Dukungan Masyarakat ke Sekolah Bukan Hanya Dana dan Fisik

alah satu faktor penting dalam pengembangan pendidikan adalah dukungan masyarakat. Sejak diberlakukannya undang-undang nomor 20 tahun 2003 semua sekolah telah memiliki komite sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah.

Penahanan Ahmad Dhani, Ferry Koto: Saya ingin Komisi Yudisial Periksa Kasus ini

WARGASERUJI - Ferry Koto, pengamat pendidikan dan kebijakan publik di Surabaya, menginginkan agar komisi yudisial memeriksa hakim yang menangani kasus Ahmad Dhani. Pasalnya, menurutnya,...

Yusril Ihza Mahendra dan Lukah

WARGASERUJI - Lukah sebuah alat penangkap ikan tradisional yang sering digunakan  penduduk pedalaman dalam menangkap ikan di sungai.  Lukah yang terbuat dari rotan dipasang...

Sekuel Kedua Film The Power of Love, “Hayya the Movie” Shooting di 212 Mart

JAKARTA, WARGASERUJI - Film dengan latar belakang Aksi 212 berjudul 'The Power of Love' sempat booming dan jadi salah satu film lokal yang paling...

TERPOPULER

Ternyata Bukan Ekonomi Meroket, Tapi Neraca Perdagangan Terburuk Selama 12 Tahun

Pertumbuhan ekonomi tidak jadi meroket, malah neraca perdagangan terburuk selama 12 tahun terkahir.

MIUMI dan Safari Dakwah Ustadz Bachtiar Nasir

MIUMI mengajak muslimin muslimat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga arah perjuangan umat dan menjaga sinergi antara keislaman dan kebangsaan.

Pengobatan Alternatif Totok Punggung, Dilihat dari Sisi Medis

Pada umumnya, dokter segan membicarakan pengobatan alternatif. Hal ini disebabkan ilmu kedokteran merupakan disiplin ilmu yang dibangun berdasarkan logika-logika kedokteran yang berlaku di dunia...

Mengelola Kasih Tak Sampai Ala Rasulullah SAW

Jatuh cinta bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Beruntunglah bagi yang bisa menikah dengan pasangan jatuh hatinya. Namun,

Ketika Kata “Akal Sehat” Menangis di Kamus, di Musim Pilpres

- Catatan untuk Rocky Gerung dan Barisan Yang Sepaham. Oleh: Denny JA Di era pemilu presiden, banyak hal didangkalkan. Termasuk makna akal sehat, yang kini seolah...